alexametrics
27.2 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Pemain Lama Prostitusi Online Kena Razia

MALANG KOTA – Untuk kali kedua petugas gabungan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di siang hari. Setelah sebelumnya digelar 8 Juni lalu, kemarin siang (27/6) petugas dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali melakukannya di Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Hasilnya, empat perempuan dan dua laki-laki diamankan petugas. Dari total itu, tiga perempuan diduga melakukan praktik prostitusi online.

Sasaran pertama dari operasi yang dilaksanakan mulai pukul 13.30 itu adalah sebuah guest house dua lantai di Sawojajar. Setiba di lokasi, petugas gabungan langsung berpencar ke dua lantai. Hasilnya, dua perempuan berikut pasangannya langsung diamankan. Satu pasang di lantai dua diketahui merupakan pasangan kekasih yang masih berusia 20-an tahun.

Setelah setengah jam berada di penginapan itu, petugas langsung melanjutkan operasi ke rumah kos, yang masih satu jalan. Sekadar diketahui, rumah kos itu sebelumnya pernah dirazia Satpol PP pada 8 Maret lalu. Saat itu operasinya digelar pada malam hari. Hasilnya, petugas mendapati lokasi tersebut turut digunakan untuk praktik prostitusi online. Praktik itu pun kembali dilakukan kemarin siang.

Di sana, petugas mendapati dua perempuan sedang berkumpul dalam satu ruangan. Satu di antara sedang menyusui anaknya. Petugas pun juga mengetuk satu kamar, dan menemukan satu perempuan di sana. Dua kamar yang digunakan itu pun langsung digeledah petugas. Meski tidak menemukan barang bukti berupa alat kontrasepsi seperti kondom, petugas mendapat informasi bila dua perempuan yang berkumpul itu baru saja menerima tamu. Keduanya pun langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kota Malang.

Dalam operasi gabungan kemarin siang itu, sebenarnya petugas hendak menyasar dua penginapan dan warung yang diduga menjual minuman beralkohol (minol). Namun akhirnya urung dilakukan karena diduga informasi soal razia bocor. Dengan begitu, total ada empat perempuan yang diamankan oleh petugas. ”Satu itu sama pacarnya, tiga lainnya merupakan pelaku prostitusi online,” kata Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat.

Dua perempuan yang diamankan diketahui merupakan ”pemain” lama. Perempuan-perempuan asal Kabupaten Malang tersebut pernah diamankan pada bulan Maret 2022 lalu. Ketiganya pun mengakui perbuatannya saat diperiksa petugas. Setelah melewati proses pemeriksaan, mereka langsung dibawa ke shelter Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang. Dua yang masih dalam masa menyusui itu pun juga diberangkatkan ke sana bersama sang buah hati. (biy/by)

MALANG KOTA – Untuk kali kedua petugas gabungan menggelar operasi penyakit masyarakat (pekat) di siang hari. Setelah sebelumnya digelar 8 Juni lalu, kemarin siang (27/6) petugas dari Satpol PP, TNI, Polri, dan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) kembali melakukannya di Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.

Hasilnya, empat perempuan dan dua laki-laki diamankan petugas. Dari total itu, tiga perempuan diduga melakukan praktik prostitusi online.

Sasaran pertama dari operasi yang dilaksanakan mulai pukul 13.30 itu adalah sebuah guest house dua lantai di Sawojajar. Setiba di lokasi, petugas gabungan langsung berpencar ke dua lantai. Hasilnya, dua perempuan berikut pasangannya langsung diamankan. Satu pasang di lantai dua diketahui merupakan pasangan kekasih yang masih berusia 20-an tahun.

Setelah setengah jam berada di penginapan itu, petugas langsung melanjutkan operasi ke rumah kos, yang masih satu jalan. Sekadar diketahui, rumah kos itu sebelumnya pernah dirazia Satpol PP pada 8 Maret lalu. Saat itu operasinya digelar pada malam hari. Hasilnya, petugas mendapati lokasi tersebut turut digunakan untuk praktik prostitusi online. Praktik itu pun kembali dilakukan kemarin siang.

Di sana, petugas mendapati dua perempuan sedang berkumpul dalam satu ruangan. Satu di antara sedang menyusui anaknya. Petugas pun juga mengetuk satu kamar, dan menemukan satu perempuan di sana. Dua kamar yang digunakan itu pun langsung digeledah petugas. Meski tidak menemukan barang bukti berupa alat kontrasepsi seperti kondom, petugas mendapat informasi bila dua perempuan yang berkumpul itu baru saja menerima tamu. Keduanya pun langsung dibawa ke Mako Satpol PP Kota Malang.

Dalam operasi gabungan kemarin siang itu, sebenarnya petugas hendak menyasar dua penginapan dan warung yang diduga menjual minuman beralkohol (minol). Namun akhirnya urung dilakukan karena diduga informasi soal razia bocor. Dengan begitu, total ada empat perempuan yang diamankan oleh petugas. ”Satu itu sama pacarnya, tiga lainnya merupakan pelaku prostitusi online,” kata Kabid Ketenteraman dan Ketertiban Umum (KKU) Satpol PP Kota Malang Rahmat Hidayat.

Dua perempuan yang diamankan diketahui merupakan ”pemain” lama. Perempuan-perempuan asal Kabupaten Malang tersebut pernah diamankan pada bulan Maret 2022 lalu. Ketiganya pun mengakui perbuatannya saat diperiksa petugas. Setelah melewati proses pemeriksaan, mereka langsung dibawa ke shelter Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang. Dua yang masih dalam masa menyusui itu pun juga diberangkatkan ke sana bersama sang buah hati. (biy/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/