alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Penambahan Pasien Covid-19 Terus Berlanjut. Waspadai Tiga Klaster Ini!

MALANG KOTA – Selama sepekan terakhir, kasus aktif Covid-19 terus mengalami kenaikan. Per kemarin (28/1), setidaknya ada penambahan 36 pasien baru.Artinya, total kasus aktif yang ada di Kota Malang mencapai 205 orang.Penambahan tersebut masih dari tiga klaster penularan.Yakni keluarga, pelaku perjalanan, dan kondangan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr HusnulMuarif mengatakan bahwa penambahan tersebut memang masih dari hasil tracing atau pelacakan dari kasus sebelumnya.Meski demikian, potensi temuan klaster baru masih berpeluang terjadi.”Tiga klaster ini memang masih mendominasi dalam sepekan. Tapi juga fluktuatif, mengingat pihak-pihak yang kontak erat juga ada yang negatif,” katanya.

Mantan direktur RSUD Kota Malang itu mengaku tetap melakukan tracing terhadap minimal 15 orang yang terdata pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Rata-rata gejala yang dialami oleh para pasien tergolong ringan atau bahkan tanpa gejala (OTG).Mereka pun menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing dengan pengawasan tenaga kesehatan (nakes) puskesmas sekitar.

Dari beberapa kasus aktif yang terjadi bulan ini, Husnul menyebut status OTG sangat memudahkan pemantauan.Para pasien yang menjalani isoman seluruhnya telah tervaksin.Dampaknya, pasien memiliki kekebalan dan bisa sembuh lebih cepat.

Berbeda dengan kasus pada Agustus 2021 lalu, ketika jumlah kematian per hari bisa mencapai 40 orang. ”Di sini bisa kita lihat bahwa vaksinasi bisa menjadi salah satu upaya menekan risiko yang lebih fatal.  Kalau terpapar, sesegera mungkin lapor supaya memudahkan tracing ke depannya,” tandas pejabat eselon II-B Pemkot Malang itu. (adn/dre/fat)

MALANG KOTA – Selama sepekan terakhir, kasus aktif Covid-19 terus mengalami kenaikan. Per kemarin (28/1), setidaknya ada penambahan 36 pasien baru.Artinya, total kasus aktif yang ada di Kota Malang mencapai 205 orang.Penambahan tersebut masih dari tiga klaster penularan.Yakni keluarga, pelaku perjalanan, dan kondangan.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Malang dr HusnulMuarif mengatakan bahwa penambahan tersebut memang masih dari hasil tracing atau pelacakan dari kasus sebelumnya.Meski demikian, potensi temuan klaster baru masih berpeluang terjadi.”Tiga klaster ini memang masih mendominasi dalam sepekan. Tapi juga fluktuatif, mengingat pihak-pihak yang kontak erat juga ada yang negatif,” katanya.

Mantan direktur RSUD Kota Malang itu mengaku tetap melakukan tracing terhadap minimal 15 orang yang terdata pernah melakukan kontak erat dengan pasien Covid-19. Rata-rata gejala yang dialami oleh para pasien tergolong ringan atau bahkan tanpa gejala (OTG).Mereka pun menjalani isolasi mandiri (isoman) di rumah masing-masing dengan pengawasan tenaga kesehatan (nakes) puskesmas sekitar.

Dari beberapa kasus aktif yang terjadi bulan ini, Husnul menyebut status OTG sangat memudahkan pemantauan.Para pasien yang menjalani isoman seluruhnya telah tervaksin.Dampaknya, pasien memiliki kekebalan dan bisa sembuh lebih cepat.

Berbeda dengan kasus pada Agustus 2021 lalu, ketika jumlah kematian per hari bisa mencapai 40 orang. ”Di sini bisa kita lihat bahwa vaksinasi bisa menjadi salah satu upaya menekan risiko yang lebih fatal.  Kalau terpapar, sesegera mungkin lapor supaya memudahkan tracing ke depannya,” tandas pejabat eselon II-B Pemkot Malang itu. (adn/dre/fat)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/