alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Pejabatnya Ditangkap Gegara Narkoba, Sutiaji Lakukan Ini

MALANG KOTA – Pasca salah satu pejabatnya ditangkap, Wali Kota Malang Sutiaji bergerak cepat untuk mencegah kejadian serupa. Di sela-sela kegiatan kedinasan di Banda Aceh, Sutiaji menyebut telah berkomunikasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes narkoba kepada jajaran lingkungan Pemkot Malang, bahkan sebelum peristiwa penangkapan terjadi.

“Secara khusus, kami telah berkomunikasi dengan ketua BNN Kota Malang untuk segera dilakukan program pemeriksaan, khususnya jajaran lingkungan pemkot malang. Karena, ASN harus memberikan contoh yang baik dan kita sedang gencar-gencarnya memberantas narkoba,” terang dia.

Terkait pejabat berinisial AH yang saat ini menghadapi proses hukum, Sutiaji menyebut akan ada sanksi disiplin sesuai aturan dalam PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin ASN. Dalam peraturan tersebut, terdapat keterangan terkait bentuk pelanggaran disiplin mulai dari yang ringan, sedang hingga berat.

Untuk pelanggaran ringan, hukuman yang berikan berupa teguran tertulis. Jika yang dilakukan pelanggaran sedang, hikuman yang diberikan bisa penundaan gaji, penundaan kenaikan pangkat, hingga penurunan pangkat.
Namun jika pelanggaran berat, maka sanksi yang diberikan antaralain, penurunan pangkat, pemindahan dan penurunan pangkat, pembebasan jabatan, pemberhentian dengan hormat hingga pemberhentian tidak hormat.

“Kami hormati proses hukum yang berlaku,” tegas dia.

Sutiaji menyebut, pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh proses penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Secara tegas ia beserta jajaran Pemerintah Kota Malang berkomitmen untuk memberantas peredaran, penyebaran, dan penggunaan narkoba.

“Kami tegaskan itu komitmen kami dan saya telah mendukung langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum dalam penanganannya,” ujar Sutiaji dalam surat keterangan resminya, Senin (29/3).

Sebelumnya, AH bersama lima orang tersangka lain berhasil diringkus jajaran Satreskoba Polresta Malang Kota karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu. Kasus tersebut saat ini tengah dilimpahkan ke Polda Jatim untuk penanganan lebih lanjut.

Pewarta: Ubaidillah

MALANG KOTA – Pasca salah satu pejabatnya ditangkap, Wali Kota Malang Sutiaji bergerak cepat untuk mencegah kejadian serupa. Di sela-sela kegiatan kedinasan di Banda Aceh, Sutiaji menyebut telah berkomunikasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan tes narkoba kepada jajaran lingkungan Pemkot Malang, bahkan sebelum peristiwa penangkapan terjadi.

“Secara khusus, kami telah berkomunikasi dengan ketua BNN Kota Malang untuk segera dilakukan program pemeriksaan, khususnya jajaran lingkungan pemkot malang. Karena, ASN harus memberikan contoh yang baik dan kita sedang gencar-gencarnya memberantas narkoba,” terang dia.

Terkait pejabat berinisial AH yang saat ini menghadapi proses hukum, Sutiaji menyebut akan ada sanksi disiplin sesuai aturan dalam PP No 53 tahun 2010 tentang Disiplin ASN. Dalam peraturan tersebut, terdapat keterangan terkait bentuk pelanggaran disiplin mulai dari yang ringan, sedang hingga berat.

Untuk pelanggaran ringan, hukuman yang berikan berupa teguran tertulis. Jika yang dilakukan pelanggaran sedang, hikuman yang diberikan bisa penundaan gaji, penundaan kenaikan pangkat, hingga penurunan pangkat.
Namun jika pelanggaran berat, maka sanksi yang diberikan antaralain, penurunan pangkat, pemindahan dan penurunan pangkat, pembebasan jabatan, pemberhentian dengan hormat hingga pemberhentian tidak hormat.

“Kami hormati proses hukum yang berlaku,” tegas dia.

Sutiaji menyebut, pihaknya berkomitmen untuk mendukung penuh proses penegakan hukum yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Secara tegas ia beserta jajaran Pemerintah Kota Malang berkomitmen untuk memberantas peredaran, penyebaran, dan penggunaan narkoba.

“Kami tegaskan itu komitmen kami dan saya telah mendukung langkah-langkah yang dilakukan aparat penegak hukum dalam penanganannya,” ujar Sutiaji dalam surat keterangan resminya, Senin (29/3).

Sebelumnya, AH bersama lima orang tersangka lain berhasil diringkus jajaran Satreskoba Polresta Malang Kota karena kedapatan memiliki narkoba jenis sabu. Kasus tersebut saat ini tengah dilimpahkan ke Polda Jatim untuk penanganan lebih lanjut.

Pewarta: Ubaidillah

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/