alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Musnahkan BB Narkoba, Kajari Kota Malang Sebut Kasus Meningkat

MALANG KOTA – Ribuan barang bukti (BB) kasus narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang pagi ini (29/7). Dari jumlah kasus maupun barang bukti yang disita, diketahui ada peningkatan jumlah dibandingkan perkara tahun sebelumnya.

BB kasus narkoba yang dimusnahkan meliputi 22,459 gram ganja, 1,373 gram sabu-sabu, inex 566 butir dan pil koplo sebanyak 3,6 juta butir. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan ditimbun di lapangan samping Kejari. “Pemusnahan ini semua (kasus) yang sudah berkekuatan hukum tetap, baik dari Pengadilan Tinggi, Negeri, dan Mahkamah Agung,” terang Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa.

Seluruh BB tersebut untuk kasus yang ditangani sejak awal tahun 2021 saja. “Dari Januari sampai Juni, enam bulan,” tambahnya. Untuk jumlah kasus narkoba selama enam bulan tersebut meliputi sabu-sabu 98 perkara, ganja 42 perkara, inex tiga, dan koplo sebanyak 11 perkara.

Diakui Andi, dilihat dari jumlah kasus, ada peningkatan tren dibandingkan tahun sebelumnya. “Sekitar 10 persen lah, untuk pil ini tembus tiga juta,” beber Andi. Ia menduga bahwa peningkatan jumlah barang bukti ini didasarkan pada situasi pandemi. “PHK banyak terjadi, menyebabkan orang menjadi stres,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Umum BNN Kota Malang, Kompol Yudha Wirawan membenarkan soal peningkatan tersebut. Terlebih, pengiriman barang haram itu lewat jalur ekspedisi. “Iya, pakai paketan atau ekspedisi yang tidak terpengaruh pandemi ini,” ujarnya.

Bersamaan dengan barang bukti narkoba, kejaksaan juga memusnahkan barang bukti 40 kardus kosmetik palsu dari dua perkara, dan juga handphone serta timbangan narkoba sebanyak 117 buah.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – Ribuan barang bukti (BB) kasus narkoba dan penyalahgunaan obat-obatan dimusnahkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang pagi ini (29/7). Dari jumlah kasus maupun barang bukti yang disita, diketahui ada peningkatan jumlah dibandingkan perkara tahun sebelumnya.

BB kasus narkoba yang dimusnahkan meliputi 22,459 gram ganja, 1,373 gram sabu-sabu, inex 566 butir dan pil koplo sebanyak 3,6 juta butir. Pemusnahan dilakukan dengan cara dibakar dan ditimbun di lapangan samping Kejari. “Pemusnahan ini semua (kasus) yang sudah berkekuatan hukum tetap, baik dari Pengadilan Tinggi, Negeri, dan Mahkamah Agung,” terang Kajari Kota Malang Andi Darmawangsa.

Seluruh BB tersebut untuk kasus yang ditangani sejak awal tahun 2021 saja. “Dari Januari sampai Juni, enam bulan,” tambahnya. Untuk jumlah kasus narkoba selama enam bulan tersebut meliputi sabu-sabu 98 perkara, ganja 42 perkara, inex tiga, dan koplo sebanyak 11 perkara.

Diakui Andi, dilihat dari jumlah kasus, ada peningkatan tren dibandingkan tahun sebelumnya. “Sekitar 10 persen lah, untuk pil ini tembus tiga juta,” beber Andi. Ia menduga bahwa peningkatan jumlah barang bukti ini didasarkan pada situasi pandemi. “PHK banyak terjadi, menyebabkan orang menjadi stres,” ujarnya.

Sementara itu, Kasubbag Umum BNN Kota Malang, Kompol Yudha Wirawan membenarkan soal peningkatan tersebut. Terlebih, pengiriman barang haram itu lewat jalur ekspedisi. “Iya, pakai paketan atau ekspedisi yang tidak terpengaruh pandemi ini,” ujarnya.

Bersamaan dengan barang bukti narkoba, kejaksaan juga memusnahkan barang bukti 40 kardus kosmetik palsu dari dua perkara, dan juga handphone serta timbangan narkoba sebanyak 117 buah.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/