alexametrics
21 C
Malang
Wednesday, 10 August 2022

45 JAMAAH HAJI KHUSUS TIGA CAHAYA UTAMA MENUJU BAITULLAH

MALANG KOTA – Isak tangis mengiringi keberangkatan jamaah haji PT Tiga Cahaya Utama (TCU). Mereka meninggalkan sanak saudaranya untuk menjalankan ibadah haji. Meski begitu, momen keberangkatan calon jamaah haji merupakaan saat yang dinanti mereka yang merindukan Baitullah. Mereka diberangkatkan dari halaman Masjid An-Nur Polinema kemarin.

Direktur Utama PT TCU Abdul Qadir Usrie mengatakan pihaknya kali ini memberangkatkan 45 jamaah haji khusus. Sebelumnya PT TCU mendapat kuota sebanyak 81 jamaah. Namun calon jamaah haji berkurang karena ada batasan. ”Pertama, ada batasan umur. Kedua tidak bersama dengan orang tua atau tidak bersama dengan suami dan istri. Atau karena batasan kesehatan,” tuturnya.

Ia berpesan agar jamaah mengutamakan kebersamaan serta ibadah dengan optimal dan maksimal. Artinya bahwa ibadah harus nenyesuaikan dengan kesehatan para jamaah haji. Sebab, menurut informasi, saat ini suhu di Mekkah cukup panas. Sehingga akan mengurangi daya tahan tubuh para jamaah haji.

Manager Marketing PT TCU Hady Miqdad mengatakan terhitung mulai Maret hingga Mei pihaknya talah memberangkatkan enam kloter umrah, yakni sebanyak 100 lebih jamaah. ”Kalau pemberangkatan haji khusus ini pertama setelah pandemi. Masa tunggu jamaah haji yang berangkat kali ini selama 5 tahun. Karena ada pandemi, jadi 7 tahun masa tunggunya,” jelasnya.

Hady menambahkan bahwa haji khusus ini memiliki jangka waktu 29 hari. Ini berbeda dengan reguler, yaitu selama 40 hari. Sehingga, para jamaah haji dipastikan akan kembali 29 Juli mendatang. Fasilitas yang diberikan pun juga kelas VVIP. Di antaranya hotel bintang 5 di Makkah dan Madinah yang berdekatan dengan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, pemberangkatannya pun tanpa karantina.

”Jadi berangkat langsung dari Surabaya ke Jakarta dulu. Karena di Jakarta nanti ada 4 travel lain yang gabung dengan kami. Lalu ke Jeddah tanpa ada karantina di sana langsung melaksanakan ibadah umrah. Kemudian persiapan untuk tarwiyah ibadah haji,” jelasnya. (rof/dik)

MALANG KOTA – Isak tangis mengiringi keberangkatan jamaah haji PT Tiga Cahaya Utama (TCU). Mereka meninggalkan sanak saudaranya untuk menjalankan ibadah haji. Meski begitu, momen keberangkatan calon jamaah haji merupakaan saat yang dinanti mereka yang merindukan Baitullah. Mereka diberangkatkan dari halaman Masjid An-Nur Polinema kemarin.

Direktur Utama PT TCU Abdul Qadir Usrie mengatakan pihaknya kali ini memberangkatkan 45 jamaah haji khusus. Sebelumnya PT TCU mendapat kuota sebanyak 81 jamaah. Namun calon jamaah haji berkurang karena ada batasan. ”Pertama, ada batasan umur. Kedua tidak bersama dengan orang tua atau tidak bersama dengan suami dan istri. Atau karena batasan kesehatan,” tuturnya.

Ia berpesan agar jamaah mengutamakan kebersamaan serta ibadah dengan optimal dan maksimal. Artinya bahwa ibadah harus nenyesuaikan dengan kesehatan para jamaah haji. Sebab, menurut informasi, saat ini suhu di Mekkah cukup panas. Sehingga akan mengurangi daya tahan tubuh para jamaah haji.

Manager Marketing PT TCU Hady Miqdad mengatakan terhitung mulai Maret hingga Mei pihaknya talah memberangkatkan enam kloter umrah, yakni sebanyak 100 lebih jamaah. ”Kalau pemberangkatan haji khusus ini pertama setelah pandemi. Masa tunggu jamaah haji yang berangkat kali ini selama 5 tahun. Karena ada pandemi, jadi 7 tahun masa tunggunya,” jelasnya.

Hady menambahkan bahwa haji khusus ini memiliki jangka waktu 29 hari. Ini berbeda dengan reguler, yaitu selama 40 hari. Sehingga, para jamaah haji dipastikan akan kembali 29 Juli mendatang. Fasilitas yang diberikan pun juga kelas VVIP. Di antaranya hotel bintang 5 di Makkah dan Madinah yang berdekatan dengan Masjidil Haram maupun Masjid Nabawi, pemberangkatannya pun tanpa karantina.

”Jadi berangkat langsung dari Surabaya ke Jakarta dulu. Karena di Jakarta nanti ada 4 travel lain yang gabung dengan kami. Lalu ke Jeddah tanpa ada karantina di sana langsung melaksanakan ibadah umrah. Kemudian persiapan untuk tarwiyah ibadah haji,” jelasnya. (rof/dik)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/