alexametrics
21.9 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Dinkes Kota Malang Kebut Vaksinasi Dosis Kedua

MALANG KOTA – Dinas Kesehatan Kota Malang terus berupaya mengejar ketimpangan antara vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. Menurut data Dinkes per Jumat (27/8), jumlah vaksin yang disuntikkan dosis pertama kepada warga Kota Malang yakni 57,32 persen, sementara dosis kedua masih 30,15 persen.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya saat ini mengejar ketimpangan antara dosis pertama dan dosis kedua melalui vaksinasi di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yang tersebar di Kota Malang.

“Ya kita kejar, yang reguler dosis kedua semua oleh teman-teman Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit (RS), itu semua dosis kedua,” ujarnya.

Meski demikian, Dinkes juga tetap memberi perhatian kepada percepatan vaksinasi dosis pertama. Pelaksanaan dosis pertama akan dilakukan di luar Fasyankes, seperti yang dilakukan kemarin (29/7), di Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Kedungkandang.

“Kecuali kegiatan non reguler itu dosis satu, salah satunya di GOR Ken Arok ini untuk vaksinasi dosis I,” terang Husnul.

Diketahui, Pemkot dan Dinkes Kota Malang menargetkan capaian vaksinasi 70 persen dari total penduduk Kota Malang pada bulan September mendatang. Target tersebut dipatok agar herd immunity terbentuk sehingga mengurangi risiko terpapar dan menekan angka kematian warga Kota Malang akibat Covid-19.

Selain pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua kepada warga. Dinkes Kota Malang juga melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster kepada tenaga kesehatan. “Booster yang untuk Nakes saat ini terus berjalan, sudah 67,90 persen,” tutur Husnul.

Pewarta: Andika Satria Perdana

MALANG KOTA – Dinas Kesehatan Kota Malang terus berupaya mengejar ketimpangan antara vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua. Menurut data Dinkes per Jumat (27/8), jumlah vaksin yang disuntikkan dosis pertama kepada warga Kota Malang yakni 57,32 persen, sementara dosis kedua masih 30,15 persen.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, pihaknya saat ini mengejar ketimpangan antara dosis pertama dan dosis kedua melalui vaksinasi di Fasilitas Layanan Kesehatan (Fasyankes) yang tersebar di Kota Malang.

“Ya kita kejar, yang reguler dosis kedua semua oleh teman-teman Puskesmas, Klinik, Rumah Sakit (RS), itu semua dosis kedua,” ujarnya.

Meski demikian, Dinkes juga tetap memberi perhatian kepada percepatan vaksinasi dosis pertama. Pelaksanaan dosis pertama akan dilakukan di luar Fasyankes, seperti yang dilakukan kemarin (29/7), di Kecamatan Blimbing dan Kecamatan Kedungkandang.

“Kecuali kegiatan non reguler itu dosis satu, salah satunya di GOR Ken Arok ini untuk vaksinasi dosis I,” terang Husnul.

Diketahui, Pemkot dan Dinkes Kota Malang menargetkan capaian vaksinasi 70 persen dari total penduduk Kota Malang pada bulan September mendatang. Target tersebut dipatok agar herd immunity terbentuk sehingga mengurangi risiko terpapar dan menekan angka kematian warga Kota Malang akibat Covid-19.

Selain pelaksanaan vaksinasi dosis pertama dan dosis kedua kepada warga. Dinkes Kota Malang juga melakukan vaksinasi dosis ketiga atau booster kepada tenaga kesehatan. “Booster yang untuk Nakes saat ini terus berjalan, sudah 67,90 persen,” tutur Husnul.

Pewarta: Andika Satria Perdana

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/