alexametrics
23.9 C
Malang
Tuesday, 5 July 2022

Dinkes Kota Malang Ajak Bumil Rajin Olahraga, Ini Manfaatnya

KOTA MALANG – Kesehatan ibu hamil menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kota Malang. Pasalnya, perubahan fisiologi ibu hamil dimana terdapat perubahan sistem hormonal dalam tubuh dapat memengaruhi sistem organ lain.

Puskesmas Siaga Covid

“Kondisi ini membawa perubahan fisik, fungsi tubuh dan psikologis yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin,” jelas pemateri Kelas Ibu dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Susri Rahayu SKM MMKes.

Susri menjelaskan, ibu hamil perlu melakukan latihan fisik untuk mempertahankan stamina yang cenderung menurun selama kehamilan, termasuk mempercepat proses pemulihan setelah persalinan.

Selain itu, aktivitas maupun latihan fisik juga mampu mengurangi risiko darah tinggi, kencing manis, hingga keluhan nyeri pinggang dan sembelit. Melancarkan pencernaan, membuat ibu hamil lebih rileks, meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot panggul.

“Contoh aktivitas fisik bisa beragam, misalnya menyapu, mengepel, berkebun, naik turun tangga dan berjalan antar ruangan kantor bagi ibu bekerja,” jelas Susri.

Hanya saja, karena tengah berbadan dua, maka ada prinsip yang harus dipatuhi ibu hamil. Diantaranya memperhatikan posisi tubuh agar tulang belakang normal dan keseimbangan tidak terganggu.

“Perhatikan keamanan. bagi ibu bekerja di kantor, usahakan mengubah posisi tubuh tiap jam dan melakukan relaksasi agar aliran darah lancar,” urai dia.

Ia melanjutkan, untuk latihan fisik bagi ibu hamil bisa dilakukan mulai awal kehamilan, dengan memperhatikan beberapa hal seperti area aman (datar dan tidak licin), teratur sesuai dengan usia kehamilan dan tidak terlalu berat yang berpotensi mengganggu pertumbuhan janin.

“Untuk latihan fisik yang bisa dilakukan ibu hamil antara lain jalan kaki, senam hamil, yoga, taichi, berenang, sepeda statis, dan senam kegel,” rinci dia.

KOTA MALANG – Kesehatan ibu hamil menjadi perhatian serius Dinas Kesehatan Kota Malang. Pasalnya, perubahan fisiologi ibu hamil dimana terdapat perubahan sistem hormonal dalam tubuh dapat memengaruhi sistem organ lain.

Puskesmas Siaga Covid

“Kondisi ini membawa perubahan fisik, fungsi tubuh dan psikologis yang akan mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin,” jelas pemateri Kelas Ibu dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur, Susri Rahayu SKM MMKes.

Susri menjelaskan, ibu hamil perlu melakukan latihan fisik untuk mempertahankan stamina yang cenderung menurun selama kehamilan, termasuk mempercepat proses pemulihan setelah persalinan.

Selain itu, aktivitas maupun latihan fisik juga mampu mengurangi risiko darah tinggi, kencing manis, hingga keluhan nyeri pinggang dan sembelit. Melancarkan pencernaan, membuat ibu hamil lebih rileks, meningkatkan kekuatan dan kelenturan otot panggul.

“Contoh aktivitas fisik bisa beragam, misalnya menyapu, mengepel, berkebun, naik turun tangga dan berjalan antar ruangan kantor bagi ibu bekerja,” jelas Susri.

Hanya saja, karena tengah berbadan dua, maka ada prinsip yang harus dipatuhi ibu hamil. Diantaranya memperhatikan posisi tubuh agar tulang belakang normal dan keseimbangan tidak terganggu.

“Perhatikan keamanan. bagi ibu bekerja di kantor, usahakan mengubah posisi tubuh tiap jam dan melakukan relaksasi agar aliran darah lancar,” urai dia.

Ia melanjutkan, untuk latihan fisik bagi ibu hamil bisa dilakukan mulai awal kehamilan, dengan memperhatikan beberapa hal seperti area aman (datar dan tidak licin), teratur sesuai dengan usia kehamilan dan tidak terlalu berat yang berpotensi mengganggu pertumbuhan janin.

“Untuk latihan fisik yang bisa dilakukan ibu hamil antara lain jalan kaki, senam hamil, yoga, taichi, berenang, sepeda statis, dan senam kegel,” rinci dia.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/