alexametrics
20.8 C
Malang
Sunday, 22 May 2022

Keluhan Pelanggan CV Mitra G-Trans

Saya adalah salah satu pelanggan CV Mitra G-Trans Malang sejak 2017 lalu. Saya sering order rental mobil di CV tersebut untuk akomodasi pekerjaan. Saat saya order ke Banyuwangi dengan nominal yang begitu lumayan besar, saya membayar lunas. Driver-nya pun saya beri makan agar gajinya utuh.

Dikarenakan pada saat itu pelayanan bagus dan sering order di sini, akhirnya saya order lagi untuk akomoadsi pekerjaan saat di Malang-Surabaya-Probolinggo. Masih ada jadwal yang belum diselesaikan pada saat itu. Saya dikirimi tagihan tanpa tanda tangan dengan harga yang menurut saya mahal jika dibandingkan rental-rental mobil lainnya di Malang. Sepertinya dinaikkan dari tarif sebelumnya.

Saya sudah konfirmasi untuk pembayarannya, namun sehari kemudian hotel tempat saya menginap digedor-gedor. Resepsionis juga disuruh menghubungi saya bolak-balik. Ada beberapa orang datang mengancam, menekan, dan memaksa saya agar membayar tunggakan. Plus tunggakan-tunggakan lain katanya.

Saya sudah menjelaskan bahwa keesokan harinya akan saya bayar sisanya karena masih ada jadwal keluar dengan driver lain, namun mereka mengganggu kenyamanan saya dengan cara menunggu di tempat pelanggan menginap.

Menurut pengalaman saya terdahulu, yang namanya CV penagihan invoice-nya berbentuk PDF dan ada tanda tangannya. Cara penagihannya juga bisa melalui surat karena sudah berbentuk badan hukum. Bukan premanisme seperti ini. Setelah saya melakukan pembayaran, saya di-WA oleh driver perusahaan tersebut, dimaki-maki selayaknya saya bukan pelanggannya, padahal saya sudah melakukan pembayaran tersebut.
Dan selama berminggu-minggu perjalanan, saya ke perusahaan tersebut berusaha sangat baik dengan memberikan penginapan hotel kepada driver dan memberikan makan 3-4 kali dalam sehari selama berjalan dengan saya, padahal sebenarnya makan dan penginapan driver bukan kewajiban saya, tapi saya berusaha memberikannya. Perusahaan kan mempunyai aturan dan kode etik dalam menagih. Tapi ini kok memperlakukan pelanggan seperti ini. Menurut saya, ini sangat tidak etis dan tidak layak, sedangkan mereka membawa nama sebuah perusahaannya. Terima kasih.

Saya adalah salah satu pelanggan CV Mitra G-Trans Malang sejak 2017 lalu. Saya sering order rental mobil di CV tersebut untuk akomodasi pekerjaan. Saat saya order ke Banyuwangi dengan nominal yang begitu lumayan besar, saya membayar lunas. Driver-nya pun saya beri makan agar gajinya utuh.

Dikarenakan pada saat itu pelayanan bagus dan sering order di sini, akhirnya saya order lagi untuk akomoadsi pekerjaan saat di Malang-Surabaya-Probolinggo. Masih ada jadwal yang belum diselesaikan pada saat itu. Saya dikirimi tagihan tanpa tanda tangan dengan harga yang menurut saya mahal jika dibandingkan rental-rental mobil lainnya di Malang. Sepertinya dinaikkan dari tarif sebelumnya.

Saya sudah konfirmasi untuk pembayarannya, namun sehari kemudian hotel tempat saya menginap digedor-gedor. Resepsionis juga disuruh menghubungi saya bolak-balik. Ada beberapa orang datang mengancam, menekan, dan memaksa saya agar membayar tunggakan. Plus tunggakan-tunggakan lain katanya.

Saya sudah menjelaskan bahwa keesokan harinya akan saya bayar sisanya karena masih ada jadwal keluar dengan driver lain, namun mereka mengganggu kenyamanan saya dengan cara menunggu di tempat pelanggan menginap.

Menurut pengalaman saya terdahulu, yang namanya CV penagihan invoice-nya berbentuk PDF dan ada tanda tangannya. Cara penagihannya juga bisa melalui surat karena sudah berbentuk badan hukum. Bukan premanisme seperti ini. Setelah saya melakukan pembayaran, saya di-WA oleh driver perusahaan tersebut, dimaki-maki selayaknya saya bukan pelanggannya, padahal saya sudah melakukan pembayaran tersebut.
Dan selama berminggu-minggu perjalanan, saya ke perusahaan tersebut berusaha sangat baik dengan memberikan penginapan hotel kepada driver dan memberikan makan 3-4 kali dalam sehari selama berjalan dengan saya, padahal sebenarnya makan dan penginapan driver bukan kewajiban saya, tapi saya berusaha memberikannya. Perusahaan kan mempunyai aturan dan kode etik dalam menagih. Tapi ini kok memperlakukan pelanggan seperti ini. Menurut saya, ini sangat tidak etis dan tidak layak, sedangkan mereka membawa nama sebuah perusahaannya. Terima kasih.

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/