MALANG KOTA – Kepastian soal nasib pelatih kepala Milan Petrovic memang baru akan diumumkan manajemen Arema FC setelah laga terakhir di Liga 1, awal Desember mendatang. Tapi, Milan tampaknya sudah menyiapkan plan B bila kontraknya tidak diperpanjang.

Seperti diketahui, kontrak Milan bakal berakhir di penghujung musim ini. Hingga kemarin, belum ada pembicaraan antara manajemen dengan Milan terkait perpanjangan kontrak.

”Belum ada pembicaraan dengan presiden (maksudnya CEO) atau manajemen. Kami fokus dulu di pertandingan. Setelah itu kita lihat saja,” ujar Milan saat ditemui setelah agenda latihan Arema FC di Stadion Cakrawala Universitas Negeri Malang (UM) kemarin pagi (28/11).

Dalam masa menunggu kepastian nasibnya di Arema FC, Milan mengaku ada sejumlah klub yang tertarik merekrutnya. ”Ya, ada sejumlah tawaran. Tapi, hanya sekadar omongan biasa,” ungkapnya.

Milan enggan menyebutkan identitas klub yang tertarik merekrutnya. Yang jelas, klub-klub itu bermain di Liga Indonesia.

Pelatih yang mengantongi lisensi kepelatihan UEFA Pro ini memang menginginkan tetap berkarir di Indonesia. Sekalipun itu tidak bersama Arema FC.

Milan belum terpikir untuk kembali melatih di Eropa. ”Eropa itu rumit. Tidak ada peluang,” katanya.

Dia melihat bahwa sepak bola Indonesia itu lebih menarik dan menantang. ”Saya sangat senang dengan speed dan power (pemain). Kemudian soal relasi, juga atmosfer pertandingan. Saya sangat ingin bertahan (di Indonesia),” kata dia.

Meski sudah menyiapkan plan B, Milan masih amat berharap kiprahnya bersama Arema FC berlanjut musim depan. ”Prioritas saya adalah di Arema. Saya senang tinggal di klub ini, di kota ini. Saya juga sudah berusaha mencari solusi (untuk tim Arema FC musim depan),” kata pelatih berusia 57 tahun itu.

Ada sejumlah rencana untuk tim Arema FC musim depan. Di antaranya, dia ingin agar Arema FC tetap menjadi tim yang memberi kesempatan tampil lebih banyak pada pemain muda.

Musim ini, ada banyak pemain muda yang diorbitkan Arema FC. Mulai dari kiper Utam Rusdiana, gelandang Muhammad Rafli, hingga Jayus Hariono.

Meski begitu, menambah sejumlah pemain baru juga menjadi hal yang tetap harus dilakukan. ”Mungkin ada 4–6 pemain baru. Terutama di posisi-posisi seperti pemain tengah dan striker,” kata dia.

Sebagai informasi tambahan, kiprah Milan bersama Arema FC musim ini dimulai pada awal April lalu. Pada mulanya, Milan menjadi asisten bagi Joko ”Gethuk” Susilo.

Tapi dalam perjalanannya, Milan naik pangkat. Per 14 Mei lalu, Milan resmi menjadi pelatih kepala. Sedangkan Joko mendapatkan tugas di Akademi Arema.

Namun, bila Anda jeli, Milan sejatinya tidak memegang kendali penuh di tim. Dalam sesi latihan maupun pertandingan, asisten pelatih Kuncoro-lah yang lebih banyak berperan.

Copy Editor: Dwi Lindawati
Penyunting: Indra Mufarendra
Foto: Indra Mufarendra