alexametrics

 Giliran Saksi dari Inspektorat

 

PERNAH JADI SAKSI: Para ASN Pemkab Jember (dari kanan) Achmad Imam Fauzi, Danang Andriasmara, Cuncun Siswoyo, dan Nurul Hadi, memberikan keterangan dalam sidang kasus korupsi RTLH, beberapa waktu lalu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sidang kasus korupsi renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kelurahan Karangrejo, Sumbersari, masih bakal terus berlanjut. Hari Kamis besok (20/2) agenda sidang masih dalam pemeriksaan para saksi. Para saksi yang bakal dihadirkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Jember dari pihak inspektorat.

Sidang Kamis besok digelar di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Surabaya yang berada di Sidoarjo. Agenda sidang tersebut dibenarkan oleh Setyo Adhi Wicaksono, Kepala Seksi (Kasi) Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Jember. “Besok Kamis agendanya saksi ahli dari inspektorat, mengenai keterangan mereka soal kerugian negara,” tutur Setyo kepada Jawa Pos Radar Jember.

Perkara rasuah yang sudah merugikan negara mencapai Rp 476.529 juta itu telah menjerat dua terdakwa. Mereka berdua berasal dari pihak swasta, yakni M. Ridwan Sidik dan Dian Lucki Puspitasari. Bahkan sebelumnya, dalam agenda pemeriksaan saksi, JPU sudah menghadirkan beberapa saksi dari kalangan ASN lingkungan Pemkab Jember, penyuplai bahan material, hingga para penerima bantuan RTLH di Karangrejo.

Ketua Majelis Hakim Dede Suryaman pun pernah geram dan marah saat agenda pemeriksaan saksi. Itu terjadi dalam pemeriksaan saksi pada tanggal 9 Januari lalu. JPU Kejari Jember mendatangkan empat orang ASN Pemkab Jember sidang saksi tersebut. Yaitu Achmad Imam Fauzi, Danang Andriasmara, Cuncun Siswoyo, dan Nurul Hadi.

Fakta persidangan, saksi seakan membiarkan pengawasan proyek RTLH itu tidak sesuai dengan penerima bantuan. Apalagi, ketidaksesuaian tersebut lolos karena tim verifikator tak terjun langsung ke lapangan. “Kalian itu seharusnya bisa kerja lah. Jangan dibiarkan seperti itu karena kerugiannya tidak sedikit dalam proyek tersebut,” ujar Dede saat persidangan. Bahkan, Dede mencecar pertanyaan pada saksi Cuncun dan Danang. “Kamu tugasnya apa? Tidak cek apa pun di lapangan?” tanya Dede.

Sekadar, terdakwa Dian Lucki Puspitasari merupakan anggota Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Karangrejo. Sementara itu, M. Ridwan adalah pemilik toko penyuplai bahan bangunan untuk program rehab RTLH Pemkab Jember tahun anggaran 2017. Pihak JPU menjerat keduanya dengan Pasal 2 ayat 1 subsider Pasal 3 juncto Pasal 18 Undang-Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 tentang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Reporter : Muchammad Ainul Budi

Fotografer : Istimewa

Editor : Hadi Sumarsono

- Advertisement -
- Advertisement -

Must read

Genjot Pertumbuhan Usaha, Bentuk Satgas Recovery Ekonomi

"Nanti bisa dilihat restrukturisasinya, sektor-sektor mana yang harus dibangkitkan,” kata Wali Kta Malang Sutiaji.

Stimata Adopsi Kurikulum Pembelajaran Kelas Dunia

MALANG KOTA- Sebagai salah satu kampus IT di Kota Malang, STMIK Pradnya Paramita (Stimata) terus meng-upgrade kurikulum pembelajarannya sesuai tantangan Revolusi Industri 4.0.

Gubernur Prihatin Angka Kematian Covid-19 Malang Raya Lampaui Jatim

”Ibu Gubernur (Khofifah Indar Parawansa) sudah dua kali datang ke Malang Raya. Kedatangannya khusus untuk membicarakan kira-kira terobosan pemda itu seperti apa dalam menurunkan kasus,” ujar dokter Joni.

Pastikan ASUH, FKH UB Terjunkan 93 Dosen dan Mahasiswa Pantau Kurban

”Kami membekali petugas dari kampus dengan glove, masker, kacamata, apron, face shield, dan setiap petugas selalu membawa disinfektan dan hand sanitizer,” kata Diyah.

Latest article

Bikin Baper Netizen, Lagu Rey Mbayang Langsung Trending

Tak pelak, komentar itu mampu ‘mengaduk-aduk’ kegalauan masyarakat online. Karena dalam lirik lagu ini memang mengisahkan sejak awal hingga menikah bersama sang pujaan hati, Dinda Hauw.

Arema Disponsori Situs Judi Online? Ini Penjelasannya

Ruddy memastikan dan melihat sendiri jika situs tersebut bukanlah situs judi online.

Amonium Nitrat itu Zat Bersahabat, Kenapa Meledak?

“Ini yang bisa memicu terjadinya kebakaran di sekitarnya. Apalagi, (jika sekitarnya) ada bahan-bahan yang mudah terbakar,” kata Sutrisno

IFM Bagikan Daging Kurban ke Mahasiswa yang Tak Bisa Mudik

Kolaborasi fans club di Malang yang tergabung dalam Ikatan Fans Club Malang (IFM) menyalurkan paket daging kurban kepada mahasiswa yang tak bisa pulang kampung karena pandemi COVID-19. Para mahasiswa yang merupakan fans club ini juga harus menjalani isolasi mandiri.

Tujuh RS Covid-19 Penuh, Kota Malang Minta Bantuan Tetangga

MALANG KOTA - Untuk ukuran Jawa Timur, jumlah tujuh RS Rujukan Covid-19 di Kota Malang terbilang banyak. Tapi nyatanya, RS yang ada tidak sebanding dengan tingginya angka kasus Covid-19.