alexametrics
29C
Malang
Monday, 19 April 2021

Derita Punya Pasangan BSM

RADAR MALANG – Punya istri yang sulit akur dengan ibu kandung suami tentu tidak diharapkan para laki-laki. Sebab, ketika itu terjadi, kekalutan bakal menghinggapi pikiran seorang lelaki. Contohnya seperti dialami pasangan Markucel, 35, dan Markonah, 34, warga Kecamatan Batu, Kota Batu. Meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, Markucel bersikukuh melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Negeri (PN) Malang gara-gara masalah ini.

”Sekarang keduanya masih proses persidangan,” beber narasumber yang enggan disebutkan namanya. Yang menjadi penyebab perceraian mereka salah satunya karena Markonah adalah perempuan BSM (Bermasalah sama Mertua). Agaknya Markucel sudah tidak kuat lagi dengan sifat Markonah yang dinilainya kurang menghargai ibu mertuanya. ”Karena setiap harinya ada saja yang diperdebatkan antara Markonah dengan mertuanya itu,” tambahnya.

Baca juga : Gara-Gara Camping Bersama

Bahkan, ketidaksukaan Markonah pada mertuanya semakin terlihat saat ibu dari suaminya itu ingin bermain dengan cucunya. Melihat hal itu, Markonah lantas melarangnya. Dari pernikahan itu, mereka memang dikaruniai satu anak yang saat ini tengah berusia 2 tahun.

Selain faktor itu, penyebab keretakan rumah tangga mereka juga karena faktor ekonomi. Markonah diketahui tidak pernah puas dengan penghasilan yang didapat suaminya. Adanya beberapa permasalahan dalam rumah tangga mereka itu kemungkinan juga karena dulunya Markucel dan Markonah kurang mengenal satu sama lain. ”Karena mereka ini dulu nikahnya dijodohin,” tutup sumber koran ini. (ulf/c1/by)

RADAR MALANG – Punya istri yang sulit akur dengan ibu kandung suami tentu tidak diharapkan para laki-laki. Sebab, ketika itu terjadi, kekalutan bakal menghinggapi pikiran seorang lelaki. Contohnya seperti dialami pasangan Markucel, 35, dan Markonah, 34, warga Kecamatan Batu, Kota Batu. Meski pernikahan mereka sudah berjalan kurang lebih 5 tahun, Markucel bersikukuh melayangkan gugatan cerai di Pengadilan Negeri (PN) Malang gara-gara masalah ini.

”Sekarang keduanya masih proses persidangan,” beber narasumber yang enggan disebutkan namanya. Yang menjadi penyebab perceraian mereka salah satunya karena Markonah adalah perempuan BSM (Bermasalah sama Mertua). Agaknya Markucel sudah tidak kuat lagi dengan sifat Markonah yang dinilainya kurang menghargai ibu mertuanya. ”Karena setiap harinya ada saja yang diperdebatkan antara Markonah dengan mertuanya itu,” tambahnya.

Baca juga : Gara-Gara Camping Bersama

Bahkan, ketidaksukaan Markonah pada mertuanya semakin terlihat saat ibu dari suaminya itu ingin bermain dengan cucunya. Melihat hal itu, Markonah lantas melarangnya. Dari pernikahan itu, mereka memang dikaruniai satu anak yang saat ini tengah berusia 2 tahun.

Selain faktor itu, penyebab keretakan rumah tangga mereka juga karena faktor ekonomi. Markonah diketahui tidak pernah puas dengan penghasilan yang didapat suaminya. Adanya beberapa permasalahan dalam rumah tangga mereka itu kemungkinan juga karena dulunya Markucel dan Markonah kurang mengenal satu sama lain. ”Karena mereka ini dulu nikahnya dijodohin,” tutup sumber koran ini. (ulf/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru