alexametrics
21.8 C
Malang
Thursday, 26 May 2022

Balada Anggota PPK

MALANG KOTA – Baru menjalani hubungan percintaan selama satu tahun dengan Markonah, 22, Markucel, 23, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sudah dipusingkan dengan alat kecil bernama test pack. Ya, beberapa bulan yang lalu kekasihnya itu diketahui positif hamil. Dia yang menjadi lawan main Markonah kerap dituntut pertanggungjawabannya.

”Dulu waktu kebablasan (hamil), mereka sama-sama masih semester 5, makanya bingung,” ujar salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya. Berdasarkan pengamatannya, kedua sejoli itu memang menjadi anggota PPK (Pasangan Pencari Kehangatan) sejak berpacaran.

Baca juga : Akhiri Derita Punya Suami ’Karet’

Di sela-sela kebingungan yang merasukinya, Markucel akhirnya mengambil jalan dosa. Yakni menggugurkan kandungan Markonah yang saat itu sudah berusia 2 bulan. ”Mereka tidak mau orang tuanya mengetahui kejadian itu,” tambah sumber tersebut.
Di sisi lain, mereka juga masih mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan studinya. Kejadian itu pun benar-benar menjadi shock therapy untuk keduanya.

”Saya tahu banget mereka sangat terpukul waktu itu, apalagi saat menggugurkan kandungannya,” imbuh sumber koran ini. Hingga saat ini, dia menyebut bila dua sejoli itu masih menjalin hubungan cinta. Markonah sudah menambatkan pilihannya kepada lelaki berusia 23 tahun tersebut. Dia ingin menikah dengan Markucel. (rmc/ulf/c1/by)

MALANG KOTA – Baru menjalani hubungan percintaan selama satu tahun dengan Markonah, 22, Markucel, 23, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, sudah dipusingkan dengan alat kecil bernama test pack. Ya, beberapa bulan yang lalu kekasihnya itu diketahui positif hamil. Dia yang menjadi lawan main Markonah kerap dituntut pertanggungjawabannya.

”Dulu waktu kebablasan (hamil), mereka sama-sama masih semester 5, makanya bingung,” ujar salah satu narasumber yang enggan disebutkan namanya. Berdasarkan pengamatannya, kedua sejoli itu memang menjadi anggota PPK (Pasangan Pencari Kehangatan) sejak berpacaran.

Baca juga : Akhiri Derita Punya Suami ’Karet’

Di sela-sela kebingungan yang merasukinya, Markucel akhirnya mengambil jalan dosa. Yakni menggugurkan kandungan Markonah yang saat itu sudah berusia 2 bulan. ”Mereka tidak mau orang tuanya mengetahui kejadian itu,” tambah sumber tersebut.
Di sisi lain, mereka juga masih mempunyai tanggung jawab untuk menyelesaikan studinya. Kejadian itu pun benar-benar menjadi shock therapy untuk keduanya.

”Saya tahu banget mereka sangat terpukul waktu itu, apalagi saat menggugurkan kandungannya,” imbuh sumber koran ini. Hingga saat ini, dia menyebut bila dua sejoli itu masih menjalin hubungan cinta. Markonah sudah menambatkan pilihannya kepada lelaki berusia 23 tahun tersebut. Dia ingin menikah dengan Markucel. (rmc/ulf/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/