alexametrics
24.5 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Balada Hubungan STM

MALANG – Tak kunjung dikaruniai buah hati jadi penyebab keretakan rumah tangga Markucel, 40, warga Kecamatan Bantur, dan Markonah, 36, warga Kecamatan Gondanglegi. Markucel yang yakin bila dirinya adalah PTS (Pria Tokcer Sekali) sangat kecewa dengan Markonah yang sudah dinikahinya selama 7 tahun.

Lambat laun, sikap dia kepada istrinya juga berubah. ”Dia (Markucel) jadi sering uring-uringan dan sering pulang malam,” kata narasumber yang enggan dikorankan namanya.

Cekcok pun menjadi pemandangan yang sering terjadi di biduk rumah tangga keduanya. Sejak saat itu, mereka pun menjadi pasangan STM (Saling Tuding Mandul). Jengah dengan pertengkaran yang terus-terusan terjadi, Markucel mencoba mencari hiburan. Dia diketahui punya hubungan khusus dengan Srintil, tetangga desanya. Kabar terjalinnya hubungan tanpa cahaya itu akhirnya didengar Markonah.

Mulanya, dia sempat memaklumi sikap Markucel. Sebab, dirinya merasa bersalah karena belum bisa memberikan keturunan. Namun, lama-kelamaan sikap Markucel semakin menjadi-jadi. ”Markucel ini akhirnya tidak bekerja, Markonahlah yang bekerja. Sehari-hari, kerjaannya Markucel ya menghabiskan uang istrinya itu,” tambah sumber koran ini.

Merasa dimanfaatkan suaminya, Markonah akhirnya berontak. Masa aktif kesabarannya pun habis. Dia pun memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang.

”Katanya biar Markucel bisa bebas dengan selingkuhannya itu,” kata sumber koran ini. Di awal tahun 2021 ini, PA Kabupaten Malang pun menyatakan bila keduanya resmi berpisah. (ulf/c1/by)

MALANG – Tak kunjung dikaruniai buah hati jadi penyebab keretakan rumah tangga Markucel, 40, warga Kecamatan Bantur, dan Markonah, 36, warga Kecamatan Gondanglegi. Markucel yang yakin bila dirinya adalah PTS (Pria Tokcer Sekali) sangat kecewa dengan Markonah yang sudah dinikahinya selama 7 tahun.

Lambat laun, sikap dia kepada istrinya juga berubah. ”Dia (Markucel) jadi sering uring-uringan dan sering pulang malam,” kata narasumber yang enggan dikorankan namanya.

Cekcok pun menjadi pemandangan yang sering terjadi di biduk rumah tangga keduanya. Sejak saat itu, mereka pun menjadi pasangan STM (Saling Tuding Mandul). Jengah dengan pertengkaran yang terus-terusan terjadi, Markucel mencoba mencari hiburan. Dia diketahui punya hubungan khusus dengan Srintil, tetangga desanya. Kabar terjalinnya hubungan tanpa cahaya itu akhirnya didengar Markonah.

Mulanya, dia sempat memaklumi sikap Markucel. Sebab, dirinya merasa bersalah karena belum bisa memberikan keturunan. Namun, lama-kelamaan sikap Markucel semakin menjadi-jadi. ”Markucel ini akhirnya tidak bekerja, Markonahlah yang bekerja. Sehari-hari, kerjaannya Markucel ya menghabiskan uang istrinya itu,” tambah sumber koran ini.

Merasa dimanfaatkan suaminya, Markonah akhirnya berontak. Masa aktif kesabarannya pun habis. Dia pun memutuskan untuk mengajukan gugatan cerai ke Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Malang.

”Katanya biar Markucel bisa bebas dengan selingkuhannya itu,” kata sumber koran ini. Di awal tahun 2021 ini, PA Kabupaten Malang pun menyatakan bila keduanya resmi berpisah. (ulf/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/