alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Derita Punya Mertua GTH

MALANG KOTA – Setelah 4 tahun mencoba bertahan dari peliknya pernikahan, kesabaran Markonah, 32, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya habis. Akhir tahun 2020 lalu, dia membulatkan tekadnya untuk mengakhiri pernikahannya dengan Markucel, 32. Gugatan cerai di Pengadilan Negeri (PN) Malang pun dilayangkannya. ”Penyebab prahara rumah tangga mereka tak lain karena adanya intervensi dari mertua Markonah,” ujar narasumber yang enggan disebut namanya.

Sebelumnya, Markonah memang tidak berasal dari keluarga yang berada. Kondisi itu nampaknya jadi biang persoalan bagi orang tua Markucel. Markonah kerap mendapatkan cibiran yang kerap menyakiti hatinya. Bahkan, perlakuan mertua Markonah itu sudah terlihat sejak awal pertama pernikahannya. ”Setelah resepsi pernikahan, ibunya Markucel ini secara jelas memilah hadiah-hadiah pernikahan yang dari rekanannya dan membandingkannya dengan hadiah dari keluarga Markonah,” terangnya.

Sejak saat itu, Markonah menyadari bila mertuanya masuk tipe GTH (Gen Tamak Harta). Situasi itu membuat lelaki yang dicintainya, Markucel, menjadi pribadi yang kurang mandiri dan selalu tergantung pada orang tuanya. Pada kondisi-kondisi tertentu, Markucel tidak bisa mengambil keputusan secara bijak untuk melindungi keluarga kecilnya. ”Karena itu, Markonah akhirnya menyerah dan memilih berpisah dengan Markucel,” tutupnya.(rmc/ulf/c1/by)

MALANG KOTA – Setelah 4 tahun mencoba bertahan dari peliknya pernikahan, kesabaran Markonah, 32, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang, akhirnya habis. Akhir tahun 2020 lalu, dia membulatkan tekadnya untuk mengakhiri pernikahannya dengan Markucel, 32. Gugatan cerai di Pengadilan Negeri (PN) Malang pun dilayangkannya. ”Penyebab prahara rumah tangga mereka tak lain karena adanya intervensi dari mertua Markonah,” ujar narasumber yang enggan disebut namanya.

Sebelumnya, Markonah memang tidak berasal dari keluarga yang berada. Kondisi itu nampaknya jadi biang persoalan bagi orang tua Markucel. Markonah kerap mendapatkan cibiran yang kerap menyakiti hatinya. Bahkan, perlakuan mertua Markonah itu sudah terlihat sejak awal pertama pernikahannya. ”Setelah resepsi pernikahan, ibunya Markucel ini secara jelas memilah hadiah-hadiah pernikahan yang dari rekanannya dan membandingkannya dengan hadiah dari keluarga Markonah,” terangnya.

Sejak saat itu, Markonah menyadari bila mertuanya masuk tipe GTH (Gen Tamak Harta). Situasi itu membuat lelaki yang dicintainya, Markucel, menjadi pribadi yang kurang mandiri dan selalu tergantung pada orang tuanya. Pada kondisi-kondisi tertentu, Markucel tidak bisa mengambil keputusan secara bijak untuk melindungi keluarga kecilnya. ”Karena itu, Markonah akhirnya menyerah dan memilih berpisah dengan Markucel,” tutupnya.(rmc/ulf/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/