alexametrics
23C
Malang
Wednesday, 3 March 2021

Nasib Istri ”Bang Toyib”

MALANG KOTA – Sesuatu yang diawali dengan hal buruk biasanya juga akan berakhir serupa. Kisah rumah tangga Markonah, 17, dan Markucel, 24, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, ini bisa jadi contohnya. Pernikahan keduanya dimulai dari sistem down payment (DP) pada awal Maret 2019 lalu. Adanya calon buah hati membuat Markucel mau tidak mau harus menikahi Markonah.

”Suaminya itu tetangga kampung istrinya, dan karena ”kecelakaan” jadi mereka akhirnya menikah,” kata salah satu tetangga Markonah yang tidak mau disebut namanya. Harapan Markonah untuk menjalin kehidupan rumah tangga yang langgeng dengan pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu akhirnya sirna. Sebab, Markucel ternyata mengikuti jejak Bang Toyib: tidak pulang-pulang.

”Tidak jelas suaminya ke mana habis nikah itu. Ya sesekali ada, tapi sering pergi lagi tanpa alasan yang jelas,” tambah sumber koran ini. Sikap itu akhirnya berbuah pertengkaran di antara keduanya. ”Pada bulan April 2020, keduanya saya dengar sedang bertengkar hebat, lalu pisah setelahnya,” imbuh dia.

Upaya pisah ranjang itu akhirnya berujung pada perceraian. Pada 10 Februari lalu Pengadilan Agama (PA) Kota Malang meresmikan status cerai keduanya. Status Jamnas (Janda Muda Menggemaskan) kini disandang Markonah. Dia juga menjadi single parent untuk putri imutnya yang kini sudah berusia hampir 3 tahun. (rmc/biy/c1/by)

MALANG KOTA – Sesuatu yang diawali dengan hal buruk biasanya juga akan berakhir serupa. Kisah rumah tangga Markonah, 17, dan Markucel, 24, warga Kecamatan Sukun, Kota Malang, ini bisa jadi contohnya. Pernikahan keduanya dimulai dari sistem down payment (DP) pada awal Maret 2019 lalu. Adanya calon buah hati membuat Markucel mau tidak mau harus menikahi Markonah.

”Suaminya itu tetangga kampung istrinya, dan karena ”kecelakaan” jadi mereka akhirnya menikah,” kata salah satu tetangga Markonah yang tidak mau disebut namanya. Harapan Markonah untuk menjalin kehidupan rumah tangga yang langgeng dengan pria yang bekerja sebagai kuli bangunan itu akhirnya sirna. Sebab, Markucel ternyata mengikuti jejak Bang Toyib: tidak pulang-pulang.

”Tidak jelas suaminya ke mana habis nikah itu. Ya sesekali ada, tapi sering pergi lagi tanpa alasan yang jelas,” tambah sumber koran ini. Sikap itu akhirnya berbuah pertengkaran di antara keduanya. ”Pada bulan April 2020, keduanya saya dengar sedang bertengkar hebat, lalu pisah setelahnya,” imbuh dia.

Upaya pisah ranjang itu akhirnya berujung pada perceraian. Pada 10 Februari lalu Pengadilan Agama (PA) Kota Malang meresmikan status cerai keduanya. Status Jamnas (Janda Muda Menggemaskan) kini disandang Markonah. Dia juga menjadi single parent untuk putri imutnya yang kini sudah berusia hampir 3 tahun. (rmc/biy/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru