alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Nganal Kodew

Derita ASN, Relakan Istri Cari yang Lebih Beruang

MALANG KOTA – Ini bisa menjadi masukan bagi para lelaki yang menginginkan pasangannya setia. Modal awalnya, mereka harus bisa bekerja keras agar bisa memberikan kehidupan yang layak untuk sang istri. Bila tip itu tidak dilakukan, kesetiaan seorang perempuan bisa tergadaikan.

Salah satu contohnya bisa dilihat dari nasib Markucel, 48, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Gara-gara gagal memenuhi kebutuhan rumah tangga, dia harus menerima kenyataan pahit.

Istrinya, Markonah, 48, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, meninggalkan dia demi laki-laki lain yang lebih mapan. Mulanya, persoalan di rumah tangga mereka itu timbul karena faktor ekonomi. Kehidupannya yang pas-pasan sering menjadi sebab pertengkaran.

Awalnya, mereka tetap mencoba mempertahankan rumah tangganya sampai kurang lebih 15 tahunan. Markucel juga sempat mengira bila Markonah sudah bisa menerima keuangan ekonomi keluarganya yang pas-pasan.

Markucel yang hanya bekerja sebagai buruh harian lepas memang tidak bisa mencukupi semua keinginan dan kebutuhan Markonah. Pendek kata, dalam beberapa tahun terakhir Markucel sudah menjadi salah satu ASN (Arek Sing Nelongso).

”Karena pendapatannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, itu pun tetap harus berhemat,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Belakangan, sikap Markonah seperti udang di balik batu. ”Sebab, diam-diam Markonah sudah menjalin kasih dengan pria lain yang lebih mapan dan itu berjalan selama 5 tahun belakangan,” tambah sumber koran ini.

Saat rahasia itu terungkap, Markonah tetap yakin memilih untuk meninggalkan Markucel. Dia kemudian tinggal bersama selingkuhannya itu. Markucel tak punya pilihan lain selain melayangkan gugatan cerai pada Markonah. ”Markonah akhirnya menikah dengan selingkuhannya itu,” tambah dia. Kini Markucel masih hidup menyendiri. (ulf/c1/by)

MALANG KOTA – Ini bisa menjadi masukan bagi para lelaki yang menginginkan pasangannya setia. Modal awalnya, mereka harus bisa bekerja keras agar bisa memberikan kehidupan yang layak untuk sang istri. Bila tip itu tidak dilakukan, kesetiaan seorang perempuan bisa tergadaikan.

Salah satu contohnya bisa dilihat dari nasib Markucel, 48, warga Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Gara-gara gagal memenuhi kebutuhan rumah tangga, dia harus menerima kenyataan pahit.

Istrinya, Markonah, 48, warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, meninggalkan dia demi laki-laki lain yang lebih mapan. Mulanya, persoalan di rumah tangga mereka itu timbul karena faktor ekonomi. Kehidupannya yang pas-pasan sering menjadi sebab pertengkaran.

Awalnya, mereka tetap mencoba mempertahankan rumah tangganya sampai kurang lebih 15 tahunan. Markucel juga sempat mengira bila Markonah sudah bisa menerima keuangan ekonomi keluarganya yang pas-pasan.

Markucel yang hanya bekerja sebagai buruh harian lepas memang tidak bisa mencukupi semua keinginan dan kebutuhan Markonah. Pendek kata, dalam beberapa tahun terakhir Markucel sudah menjadi salah satu ASN (Arek Sing Nelongso).

”Karena pendapatannya hanya cukup untuk makan sehari-hari, itu pun tetap harus berhemat,” ujar narasumber yang enggan disebutkan namanya.

Belakangan, sikap Markonah seperti udang di balik batu. ”Sebab, diam-diam Markonah sudah menjalin kasih dengan pria lain yang lebih mapan dan itu berjalan selama 5 tahun belakangan,” tambah sumber koran ini.

Saat rahasia itu terungkap, Markonah tetap yakin memilih untuk meninggalkan Markucel. Dia kemudian tinggal bersama selingkuhannya itu. Markucel tak punya pilihan lain selain melayangkan gugatan cerai pada Markonah. ”Markonah akhirnya menikah dengan selingkuhannya itu,” tambah dia. Kini Markucel masih hidup menyendiri. (ulf/c1/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/