alexametrics
22.1 C
Malang
Saturday, 21 May 2022

Kesempatan Kedua untuk PMS

MALANG KOTA – Apa yang dilakukan Markonah (26) warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang ini tentu tak layak ditiru. Sebab, meski usia pernikahannya belum genap 1 tahun, ia memilih berpaling dari suaminya, Markucel (31). Alasannya cukup kekanak-kanakan, karena ia jarang ketemu Markucel yang kebetulan memang bekerja di luar kota.

Suasana bertambah runyam ketika Markonah mengenal Srontol (29). Keduanya bertemu saat Markonah membeli smartphone di tempat Srontol bekerja. Karena sudah bertukar nomor handphone, komunikasi keduanya pun menjadi intens. Singkat cerita, setelah mengenal Srontol, Markonah merasa nyaman.

“Markonah sering main ke tempat Srontol bekerja. Kebetulan bosnya Srontol juga jarang di situ,” kata narasumber yang enggan disebutkan namanya. Kepada Srontol, Markonah juga mengaku sebagai PMS (perempuan masih single). “Seperti tidak ada beban sama sekali, mereka enjoy menjalankan hubungan itu,” tambah sumber.

Namun pepatah “sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga” akhirnya dirasakan Markonah. Bosnya Srontol mengetahui kelakukan keduanya. “Karena selain Srontol memacari istri orang, ia juga kerap berlaku curang di tempatnya bekerja,” imbuh dia.
Markucel juga akhirnya tahu kelakuan istrinya. Namun ia masih bisa bersabar dan memberikan kesempatan pada Markonah melanjutkan rumah tangganya. (rmc/ulf/by)

MALANG KOTA – Apa yang dilakukan Markonah (26) warga Kecamatan Lowokwaru Kota Malang ini tentu tak layak ditiru. Sebab, meski usia pernikahannya belum genap 1 tahun, ia memilih berpaling dari suaminya, Markucel (31). Alasannya cukup kekanak-kanakan, karena ia jarang ketemu Markucel yang kebetulan memang bekerja di luar kota.

Suasana bertambah runyam ketika Markonah mengenal Srontol (29). Keduanya bertemu saat Markonah membeli smartphone di tempat Srontol bekerja. Karena sudah bertukar nomor handphone, komunikasi keduanya pun menjadi intens. Singkat cerita, setelah mengenal Srontol, Markonah merasa nyaman.

“Markonah sering main ke tempat Srontol bekerja. Kebetulan bosnya Srontol juga jarang di situ,” kata narasumber yang enggan disebutkan namanya. Kepada Srontol, Markonah juga mengaku sebagai PMS (perempuan masih single). “Seperti tidak ada beban sama sekali, mereka enjoy menjalankan hubungan itu,” tambah sumber.

Namun pepatah “sepandai-pandainya tupai melompat, pasti jatuh juga” akhirnya dirasakan Markonah. Bosnya Srontol mengetahui kelakukan keduanya. “Karena selain Srontol memacari istri orang, ia juga kerap berlaku curang di tempatnya bekerja,” imbuh dia.
Markucel juga akhirnya tahu kelakuan istrinya. Namun ia masih bisa bersabar dan memberikan kesempatan pada Markonah melanjutkan rumah tangganya. (rmc/ulf/by)

Previous articleBalada Istri KPR
Next articleNasib Cinta Terdampak PPKM

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/