alexametrics
23.1 C
Malang
Wednesday, 27 October 2021

Jantungan, Kakek Tewas Usai Berhubungan Intim dengan PSK

RADAR MALANG – Seorang kakek berinisial AHM (65) tewas usai berhubungan intim dengan PSK (pekerja seks komersial). Diduga, warga Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah itu mengalami serangan jantung.

Peristiwa terebut terjadi di semak-semak area persawahan sekitar gudang semen Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Demak Jumat (30/07) malam.
Dari keterangan PSK berinisial SH (40) kepada petugas, peristiwa itu bermula saat sekitar pukul 20.00 WIB korban bertemu dengan dirinya karena sudah janjian di depan gudang semen Brumbung. Setelah melakukan transaksi mereka sepakat melakukan hubungan badan dan menuju semak-semak yang berada di area persawahan, tak jauh dari gudang semen.

Setelah korban dan saksi melakukan hubungan badan, korban lantas mengenakan baju. Namun mendadak korban limbung dan terjatuh dengan posisi telungkup dengan suara mendengkur serta nafas tersengal-sengal.

“Usai memakai baju, saya melihat pak AHM jatuh tersungkur ke depan, dengan suara mendengkur. Saya takut dan panik, saya meminta tolong kepada suami saya yang menunggu di gudang semen,” ujar SH.

Suami SH kemudian mengajak salah seorang warga yang berada di angkringan dekat gudang semen untuk mengecek kondisi korban.

Setelah sampai di lokasi, mereka segera membalikkan tubuh korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia dan segera melapor ke Polsek Mranggen dan Koramil 12/Mranggen yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.

Tak berselang lama, piket Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Sertu Sucipto dan anggota Polsek Mranggen tiba di lokasi. Mereka membawa jasad korban ke Rumah Sakit Pelita Anugerah Mranggen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut dr. Maria Yesica, petugas rumah sakit, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Kuat dugaan korban yang mengenakan baju koko warna coklat bermotif kembang dan memakai sarung putih kotak itu menginggal dunia karena jantungan.

“Kuat dugaan karena serangan jantung. Ini bisa karena korban mengkonsumsi obat kuat atau yang lainnya. Tapi untuk keterangan lebih detailnya nanti kita tunggu saja keterangan dari pihak Polsek Mranggen. Posisi korban saat ini sedang dilakukan visum oleh pihak rumah sakit,” ungkap piket Koramil 12/Mranggen Sertu Sucipto, sesaat mengantarkan jenasah SHM bersama anggota Polsek Mranggen ke rumah sakit.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Seorang kakek berinisial AHM (65) tewas usai berhubungan intim dengan PSK (pekerja seks komersial). Diduga, warga Desa Tambakroto, Kecamatan Sayung, Demak, Jawa Tengah itu mengalami serangan jantung.

Peristiwa terebut terjadi di semak-semak area persawahan sekitar gudang semen Desa Brumbung, Kecamatan Mranggen, Demak Jumat (30/07) malam.
Dari keterangan PSK berinisial SH (40) kepada petugas, peristiwa itu bermula saat sekitar pukul 20.00 WIB korban bertemu dengan dirinya karena sudah janjian di depan gudang semen Brumbung. Setelah melakukan transaksi mereka sepakat melakukan hubungan badan dan menuju semak-semak yang berada di area persawahan, tak jauh dari gudang semen.

Setelah korban dan saksi melakukan hubungan badan, korban lantas mengenakan baju. Namun mendadak korban limbung dan terjatuh dengan posisi telungkup dengan suara mendengkur serta nafas tersengal-sengal.

“Usai memakai baju, saya melihat pak AHM jatuh tersungkur ke depan, dengan suara mendengkur. Saya takut dan panik, saya meminta tolong kepada suami saya yang menunggu di gudang semen,” ujar SH.

Suami SH kemudian mengajak salah seorang warga yang berada di angkringan dekat gudang semen untuk mengecek kondisi korban.

Setelah sampai di lokasi, mereka segera membalikkan tubuh korban yang sudah dalam keadaan meninggal dunia dan segera melapor ke Polsek Mranggen dan Koramil 12/Mranggen yang letaknya tak jauh dari lokasi kejadian.

Tak berselang lama, piket Koramil 12/Mranggen Kodim 0716/Demak Sertu Sucipto dan anggota Polsek Mranggen tiba di lokasi. Mereka membawa jasad korban ke Rumah Sakit Pelita Anugerah Mranggen untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Menurut dr. Maria Yesica, petugas rumah sakit, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan. Kuat dugaan korban yang mengenakan baju koko warna coklat bermotif kembang dan memakai sarung putih kotak itu menginggal dunia karena jantungan.

“Kuat dugaan karena serangan jantung. Ini bisa karena korban mengkonsumsi obat kuat atau yang lainnya. Tapi untuk keterangan lebih detailnya nanti kita tunggu saja keterangan dari pihak Polsek Mranggen. Posisi korban saat ini sedang dilakukan visum oleh pihak rumah sakit,” ungkap piket Koramil 12/Mranggen Sertu Sucipto, sesaat mengantarkan jenasah SHM bersama anggota Polsek Mranggen ke rumah sakit.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru