alexametrics
23.5 C
Malang
Thursday, 30 June 2022

Terciduk Razia Satpol PP, PSK Tretes Kena Denda Rp 1,5 Juta

PASURUAN – Prostitusi terselubung di kawasan Tretes dan Prigen, Pasuruan masih marak selama pandemi Covid-19. Buktinya, saat menggelar razia di kawasan tersebut, Satpol PP Kabupaten Pasuruan mengamankan sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK).

Razia penyakit masyarakat (pekat) itu dilangsungkan Rabu malam (1/9). Puluhan petugas dikerahkan. Terbagi dua regu. Barat dan timur. “Razia mulai dilakukan pukul 19.00,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana.

Di wilayah barat, petugas menyisir sejumlah kawasan prostitusi terselebung di wilayah Tretes, Prigen. Hasilnya, sebanyak enam perempuan berhasil diamankan. Mereka kemudian digiring ke Mako Pol PP Kabupaten Pasuruan.

Sementara, dari timur kabupaten, petugas menyisir sejumlah lokasi yang dijadikan PSK mangkal di kawasan Grati. Di Karanganyar, petugas juga mengamankan enam PSK. Sementara di Pasar Baru Ngopak, ada empat PSK yang diamankan.

Para PSK itu pun dibawa ke Mako Pol PP untuk menjalani pemeriksaan. Tidak hanya pemeriksaan identitas. Tetapi juga kesehatannya dengan swab antigen. “Hasilnya negatif semua,” tukas Bakti.

16 PSK yang terjaring razia kemudian disidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Bangil. Sidang berlangsung sekitar pukul 15.00. Para PSK itu, divonis denda berbeda.

Untuk mbak-mbak yang terjaring di Tretes, mereka divonis denda Rp 1,5 juta. Bila tidak mau membayar, hukumannya diganti kurungan selama sebulan.

Sementara, para PSK yang ada di wilayah Pasar Baru Ngopak dan Karanganyar diganjar denda Rp 300 ribu. Namun, bila tidak mau membayar, dendanya diganti kurungan selama satu bulan.

Sumber: Jawa Pos Group

PASURUAN – Prostitusi terselubung di kawasan Tretes dan Prigen, Pasuruan masih marak selama pandemi Covid-19. Buktinya, saat menggelar razia di kawasan tersebut, Satpol PP Kabupaten Pasuruan mengamankan sejumlah Pekerja Seks Komersial (PSK).

Razia penyakit masyarakat (pekat) itu dilangsungkan Rabu malam (1/9). Puluhan petugas dikerahkan. Terbagi dua regu. Barat dan timur. “Razia mulai dilakukan pukul 19.00,” ujar Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana.

Di wilayah barat, petugas menyisir sejumlah kawasan prostitusi terselebung di wilayah Tretes, Prigen. Hasilnya, sebanyak enam perempuan berhasil diamankan. Mereka kemudian digiring ke Mako Pol PP Kabupaten Pasuruan.

Sementara, dari timur kabupaten, petugas menyisir sejumlah lokasi yang dijadikan PSK mangkal di kawasan Grati. Di Karanganyar, petugas juga mengamankan enam PSK. Sementara di Pasar Baru Ngopak, ada empat PSK yang diamankan.

Para PSK itu pun dibawa ke Mako Pol PP untuk menjalani pemeriksaan. Tidak hanya pemeriksaan identitas. Tetapi juga kesehatannya dengan swab antigen. “Hasilnya negatif semua,” tukas Bakti.

16 PSK yang terjaring razia kemudian disidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Bangil. Sidang berlangsung sekitar pukul 15.00. Para PSK itu, divonis denda berbeda.

Untuk mbak-mbak yang terjaring di Tretes, mereka divonis denda Rp 1,5 juta. Bila tidak mau membayar, hukumannya diganti kurungan selama sebulan.

Sementara, para PSK yang ada di wilayah Pasar Baru Ngopak dan Karanganyar diganjar denda Rp 300 ribu. Namun, bila tidak mau membayar, dendanya diganti kurungan selama satu bulan.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/