alexametrics
20.5 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Waria Curi Ponsel Diteriaki Maling, Endingnya Biasalah…

RADAR MALANG – Awalnya, Paulinus Sumaji, 51, melihat seorang wanita yang berjalan sendirian di kawasan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Minggu (2/5) tengah malam seperti dilansir Baliexpress (Jawapos Group). Rasa ibanya muncul hingga membuatnya tergerak untuk menolong. Namun setelah ditolong, Sumaji malah menjadi korban.

Ternyata belakangan, diketahui yang ditolong adalah perempuan palsu alias wanita pria (waria). Dia sengaja memanfaatkan situasi dengan mengundang iba pengguna jalan agar dirinya bisa melakukan tindak kejahatan. Sang waria itupun mengiyakan pertolongan Sumaji, lalu naik dan dibonceng korban untuk pulang. Tetapi dalam perjalanan, motor pria asli Malang, Jawa Timur itu kehabisan bensin sehingga harus mampir ke pom Pertamina di Jalan Pura Demak.

Namun, sewaktu mengantri untuk isi bensin, waria yang belakangan diketahui bernama Reno itu tiba-tiba turun dari boncengan sambil mencomot handphone milik korban yang ditaruh di dashboard motor. Pelaku mengambil langkah seribu (kabur) menuju Jalan Kerta Pura.
Mengetahui dirinya menjadi korban, Sumaji pun lantas berteriak dan warga yang mendengar teriakan lantas ikut mengejar pelaku. “Korban mengejar pelaku bersama warga, kemudian berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti,” ujar Kapolsek Denpasar Barat, Doddy Monza dikonfirmasi terkait masalah ini, Senin (3/5)

Dikatakanya, pelaku yang diamankan beserta barang bukti kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian dan diborgol usai ditangkap. Dan, saat dibekuk itulah terungkap identitas pelaku ternyata bukanlah perempuan asli melainkan bencong.

Kompol Doddy Monza menerangkan, pelaku bernama lengkap I Wayan Reno asal Desa Blangan, Kubu, Karangasem.
Diceritakannya, kejadian bermula kala Sumaji sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di depan Pameran Jalan Mahendradatta. Di kawasan itu ia melihat ada seseorang yang dikiranya perempuan sedang berjalan kaki sendirian di trotoar. “Merasa kasihan, maka korban menghampiri pelaku dan menawarkan untuk mengantar pulang,” tandasnya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Awalnya, Paulinus Sumaji, 51, melihat seorang wanita yang berjalan sendirian di kawasan Pemecutan Kelod, Denpasar Barat, Minggu (2/5) tengah malam seperti dilansir Baliexpress (Jawapos Group). Rasa ibanya muncul hingga membuatnya tergerak untuk menolong. Namun setelah ditolong, Sumaji malah menjadi korban.

Ternyata belakangan, diketahui yang ditolong adalah perempuan palsu alias wanita pria (waria). Dia sengaja memanfaatkan situasi dengan mengundang iba pengguna jalan agar dirinya bisa melakukan tindak kejahatan. Sang waria itupun mengiyakan pertolongan Sumaji, lalu naik dan dibonceng korban untuk pulang. Tetapi dalam perjalanan, motor pria asli Malang, Jawa Timur itu kehabisan bensin sehingga harus mampir ke pom Pertamina di Jalan Pura Demak.

Namun, sewaktu mengantri untuk isi bensin, waria yang belakangan diketahui bernama Reno itu tiba-tiba turun dari boncengan sambil mencomot handphone milik korban yang ditaruh di dashboard motor. Pelaku mengambil langkah seribu (kabur) menuju Jalan Kerta Pura.
Mengetahui dirinya menjadi korban, Sumaji pun lantas berteriak dan warga yang mendengar teriakan lantas ikut mengejar pelaku. “Korban mengejar pelaku bersama warga, kemudian berhasil mengamankan pelaku beserta barang bukti,” ujar Kapolsek Denpasar Barat, Doddy Monza dikonfirmasi terkait masalah ini, Senin (3/5)

Dikatakanya, pelaku yang diamankan beserta barang bukti kemudian dilaporkan ke aparat kepolisian dan diborgol usai ditangkap. Dan, saat dibekuk itulah terungkap identitas pelaku ternyata bukanlah perempuan asli melainkan bencong.

Kompol Doddy Monza menerangkan, pelaku bernama lengkap I Wayan Reno asal Desa Blangan, Kubu, Karangasem.
Diceritakannya, kejadian bermula kala Sumaji sedang mengendarai sepeda motor dan melintas di depan Pameran Jalan Mahendradatta. Di kawasan itu ia melihat ada seseorang yang dikiranya perempuan sedang berjalan kaki sendirian di trotoar. “Merasa kasihan, maka korban menghampiri pelaku dan menawarkan untuk mengantar pulang,” tandasnya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/