alexametrics
19.5 C
Malang
Tuesday, 28 June 2022

KPI Rilis Kasus Pelecehan Seksual Siang Ini

RADAR MALANG – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kini menjadi sorotan publik luas. Penyebabnya, lembaga negara yang seharusnya menjadi benteng penjaga moralitas masyarakat lewat semua tayangan acara televisi dikabarkan terjadi pelecehan seksual di internal lembaganya.

Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan atas kasus pelecehan seksual dialami lelaki berinisial MS yang bekerja di lembaga yang dipimpinnya. Yang hasilnya, akan dirilis siang ini usai salat Jumat.

“Nanti rilisnya jam 14.00, tunggu rilis aja ya. Rilisnya bisa melalui website KPI atau saya ke kantor,” kata Agung Suprio dilansir dari Jawapos (3/9).

Meskipun ditanya beberapa hal terkait perkembangan kasus ini, ia tetap enggan memberikan penjelasan apapun. Agung Suprio meminta menunggu rilis saja karena akan dijelaskan di sana. “Sudah, sudah, saya mau ke rumah sakit ni,” kelitnya.

Dalam keterangan tertulis, Agung Surpio menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku pelecehan seksual dan bullying. Apalagi aksi jahat ini terjadi di internal lembaganya yang merupakan benteng penjaga moral bangsa lewat tayangan televisi.

“Mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Agung Suprio dalam keterangan persnya Rabu (1/9).

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) kini menjadi sorotan publik luas. Penyebabnya, lembaga negara yang seharusnya menjadi benteng penjaga moralitas masyarakat lewat semua tayangan acara televisi dikabarkan terjadi pelecehan seksual di internal lembaganya.

Ketua KPI Pusat Agung Suprio mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan atas kasus pelecehan seksual dialami lelaki berinisial MS yang bekerja di lembaga yang dipimpinnya. Yang hasilnya, akan dirilis siang ini usai salat Jumat.

“Nanti rilisnya jam 14.00, tunggu rilis aja ya. Rilisnya bisa melalui website KPI atau saya ke kantor,” kata Agung Suprio dilansir dari Jawapos (3/9).

Meskipun ditanya beberapa hal terkait perkembangan kasus ini, ia tetap enggan memberikan penjelasan apapun. Agung Suprio meminta menunggu rilis saja karena akan dijelaskan di sana. “Sudah, sudah, saya mau ke rumah sakit ni,” kelitnya.

Dalam keterangan tertulis, Agung Surpio menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap pelaku pelecehan seksual dan bullying. Apalagi aksi jahat ini terjadi di internal lembaganya yang merupakan benteng penjaga moral bangsa lewat tayangan televisi.

“Mendukung aparat penegak hukum untuk menindaklanjuti kasus tersebut sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Agung Suprio dalam keterangan persnya Rabu (1/9).

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/