alexametrics
26.1 C
Malang
Wednesday, 1 December 2021

Bandara Halim Perdanakusuma Tutup, Begini Penjelasan Kemenhub

RADAR MALANG – Beredar kabar Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta Timur akan ditutup secara bertahap untuk penerbangan pesawat komersial berjadwal. Kabar tersebut menyatakan, penutupan Bandara Halim dilakukan mulai pada November ini.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merespons Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta akan direvitalisasi untuk meningkatkan faktor keselamatan penerbangan. Hal ini dilakukan mengingat Bandara Halim punya fungsi yang vital, namun terjadi penurunan kualitas elemen bandara terutama runway.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, hal ini sedang dilakukan pembahasan intensif dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Udara, Kementerian Keuangan, Sekretariat Negara, Kementerian PUPR, Angkasa Pura II, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Kami sedang menyiapkan desain sisi udara seperti rekonstruksi runway dan perbaikan sistem drainase. Hal-hal tengah kami bahas dengan berbagai pihak,” ujarnya dalam keterangannya kepada JawaPos, Sabtu (6/11).

Novie menambahkan bahwa saat ini tengah dibahas berbagai hal yang harus dipersiapkan terkait dampak dari proses revitalisasi ini yang memerlukan waktu kurang lebih satu tahun. Hal ini untuk memastikan keselamatan, dan pelayanan terbaik dapat dipenuhi.

“Adapun rencana operasionalisasi dan lain-lain akan disampaikan setelah pembahasan bersama Kementerian dan Lembaga terkait,” pungkasnya.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Beredar kabar Bandara Halim Perdanakusuma (HLP) di Jakarta Timur akan ditutup secara bertahap untuk penerbangan pesawat komersial berjadwal. Kabar tersebut menyatakan, penutupan Bandara Halim dilakukan mulai pada November ini.

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) merespons Bandar Udara Halim Perdanakusuma (HLP) Jakarta akan direvitalisasi untuk meningkatkan faktor keselamatan penerbangan. Hal ini dilakukan mengingat Bandara Halim punya fungsi yang vital, namun terjadi penurunan kualitas elemen bandara terutama runway.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Novie Riyanto mengatakan, hal ini sedang dilakukan pembahasan intensif dengan berkoordinasi bersama Kementerian Pertahanan, TNI Angkatan Udara, Kementerian Keuangan, Sekretariat Negara, Kementerian PUPR, Angkasa Pura II, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.

“Kami sedang menyiapkan desain sisi udara seperti rekonstruksi runway dan perbaikan sistem drainase. Hal-hal tengah kami bahas dengan berbagai pihak,” ujarnya dalam keterangannya kepada JawaPos, Sabtu (6/11).

Novie menambahkan bahwa saat ini tengah dibahas berbagai hal yang harus dipersiapkan terkait dampak dari proses revitalisasi ini yang memerlukan waktu kurang lebih satu tahun. Hal ini untuk memastikan keselamatan, dan pelayanan terbaik dapat dipenuhi.

“Adapun rencana operasionalisasi dan lain-lain akan disampaikan setelah pembahasan bersama Kementerian dan Lembaga terkait,” pungkasnya.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru