alexametrics
30.6 C
Malang
Tuesday, 24 May 2022

Mensos: Penerima BST dan PKH Dapat Tambahan Beras 10 Kilogram

RADAR MALANG – Pemerintah menambah bantuan beras sebanyak 10 kilogram bagi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan tersebut akan diberikan secara terpisah dengan mengandeng Bulog.

“BST dan PKH disalurkan masing-masing bagi 10 juta penerima plus menerima beras sebanyak 10 kg,” kata Menteri Sosial (mensos) Tri Rismaharini dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/7).

Beras sebanyak 10 kg akan disalurkan oleh Perum Bulog, mengingat jaringan Bulog terdapat di seluruh wilayah Indonesia. “Kami mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia,” kata perempuan yang akrab disapa Risma itu.

Ia menyebut bahwa pembaharuan data penerima BST di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sudah selesai sejak akhir pekan lalu dan siap digunakan dalam penyaluran. “Prioritas penyaluran BST di daerah yang menerapkan PPKM darurat dan tempat lainnya dengan memanfaatkan teknologi, jadi tinggal klik saja,” ungkapnya.

Ia memaparkan, untuk penyaluran BST periode Mei-Juni sekaligus akan diterima oleh penerima sebanyak Rp 600 ribu ditambah dengan beras 10 kg dari Bulog. “Penerima BST dan PKH menerima beras sebanyak 10 kg yang disalurkan oleh pihak Bulog bukan oleh bank ya,” imbuhnya.

Untuk penyaluran BST melalui PT Pos Indonesia, sementara PKH akan disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Negara (Himbara). “Penyaluran sudah dimulai sejak pekan lalu secara bertahap usai dilakukan pembaruan DTKS,” tuturnya.

Sebelumnya Risma menyampaikan bahwa bantuan sosial (bansos) segera dicairkan pada pekan ini sesuai instruksi Presiden seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang dimulai 3 Juli 2021 dan akan berakhir 20 Juli 2021. “Jadi, sesuai instruksi Presiden agar mengakselerasi pencairan bansos di minggu ini, sehingga bisa segera membantu masyarakat,” pungkas Mensos.

Anggaran untuk 10 juta penerima BST senilai Rp 6,1 triliun, PKH menyasar 10 juta penerima senilai Rp 13,96 triliun, serta untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 18,8 juta penerima senilai Rp 45,12 triliun.

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Pemerintah menambah bantuan beras sebanyak 10 kilogram bagi penerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Bantuan tersebut akan diberikan secara terpisah dengan mengandeng Bulog.

“BST dan PKH disalurkan masing-masing bagi 10 juta penerima plus menerima beras sebanyak 10 kg,” kata Menteri Sosial (mensos) Tri Rismaharini dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (7/7).

Beras sebanyak 10 kg akan disalurkan oleh Perum Bulog, mengingat jaringan Bulog terdapat di seluruh wilayah Indonesia. “Kami mengirimkan data penerima BST dan PKH ke Bulog dan mereka menyalurkan beras itu melalui jaringannya di seluruh Indonesia,” kata perempuan yang akrab disapa Risma itu.

Ia menyebut bahwa pembaharuan data penerima BST di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) sudah selesai sejak akhir pekan lalu dan siap digunakan dalam penyaluran. “Prioritas penyaluran BST di daerah yang menerapkan PPKM darurat dan tempat lainnya dengan memanfaatkan teknologi, jadi tinggal klik saja,” ungkapnya.

Ia memaparkan, untuk penyaluran BST periode Mei-Juni sekaligus akan diterima oleh penerima sebanyak Rp 600 ribu ditambah dengan beras 10 kg dari Bulog. “Penerima BST dan PKH menerima beras sebanyak 10 kg yang disalurkan oleh pihak Bulog bukan oleh bank ya,” imbuhnya.

Untuk penyaluran BST melalui PT Pos Indonesia, sementara PKH akan disalurkan melalui Himpunan Bank-bank Negara (Himbara). “Penyaluran sudah dimulai sejak pekan lalu secara bertahap usai dilakukan pembaruan DTKS,” tuturnya.

Sebelumnya Risma menyampaikan bahwa bantuan sosial (bansos) segera dicairkan pada pekan ini sesuai instruksi Presiden seiring diterapkannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Jawa-Bali yang dimulai 3 Juli 2021 dan akan berakhir 20 Juli 2021. “Jadi, sesuai instruksi Presiden agar mengakselerasi pencairan bansos di minggu ini, sehingga bisa segera membantu masyarakat,” pungkas Mensos.

Anggaran untuk 10 juta penerima BST senilai Rp 6,1 triliun, PKH menyasar 10 juta penerima senilai Rp 13,96 triliun, serta untuk Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) bagi 18,8 juta penerima senilai Rp 45,12 triliun.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/