alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

HDCI Bangun Early Warning Sistem untuk Warga Semeru

LUMAJANG- Sebagai komunitas penghoby motor gede (moge), Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) tiada henti menunjukkan kiprah kepeduliannya dalam hal sosial dan kemanusiaan.  Terbaru, Senin (7/2/2022), di musibah erupsi Gunung  Semeru mereka memfasilitasi pembangunan sarana pendukung  keperluan Early Warning System (EWS) di kawasan rawan bencana tersebut.  Dalam acara yang dilaksanakan di Dusun Kajar Kuning, Sumberwuluh, Lumajang ini dihadiri sejumlah tokoh pemerintah setempat serta pengurus pusat dan daerah HDCI.

Ketua Pengcab HDCI Malang Farid Nurharto yang juga mewakili Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa Putra SH SIK, menjelaskan jika di kawasan  tersebut dibangun 4 titik tower sebagai penunjang  data lapangan dan informasi pada EWS. Di setiap tower terdapat kamera Closed Circuit Television (CCTV),  repeater, genset sebagai cadangan listrik, serta solar cell guna mendukung kemandirian pasokan energi.  “Nantinya yang akan dibangun total sebanyak tujuh tower,” ujar Farid.

PENDUKUNG: Salah satu tower yang dibangun oleh HDCI untuk menunjang kebutuhan EWS di puncak Gunung Semeru. (HDCI For Radar Malang)

Selain mendirikan tower untuk kebutuhan EWS, HDCI bersama Search And Resque (SAR) Surabaya dan IR Box juga membuatkan aplikasi siaga bencana yang diberi nama  “Jaga Semeru”. Melalui aplikasi ini, memungkinkan masyarakat luas, termasuk warga di kawasan Gunung Semeru untuk mengetahui kondisinya secara real time di puncak Gunung Semeru. Sehingga apabila terjadi ancaman, bisa diantisipasi sejak awal.  Aplikasi “Jaga Semeru” yang sementara masih bisa di-download di Playstore ini,  memuat  sejumlah informasi yakni Live Semeru, KRB (kawasan rawan bencana) Semeru, Status Gunung Api Aktif di Indonesia, Beranda Relawan, Peta Cuaca, Lapor Kejadian dan  Notifikasi Waspada.

Hadir di acara tersebut, Dansatgas Bencana Semeru dalam hal ini dijabat oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi, Wakapolres Lumajang Kompol Christian Beorbel Martino . Sementara dari pengurus HDCI ada Farid Nurharto yang mewakili Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa Putra SH SIK serta Pengcab HDCI Surabaya. Acara yang digelar mulai pukul 08.00-10.00 tersebut ditandai dengan penyerahan pengoperasionalan EWS  dari HDCI kepada Relawan Kaki Gunung Semeru. Usai acara seremonial dilanjutkan dengan meninjau progres pembangunan hunian sementara (Huntara) yang sudah selesai sekitar 70 persen. Dalam pembangunan Huntara ini, HDCI memfasilitasi pembangunan sebanyak 25 unit  tempat tinggal bagi warga terdampak.

HUNIAN: HDCI juga membantu pembangunan sebanyak 25 unit huntara bagi warga terdampak musibah erupsi Gunung Semeru. (HDCI FOR RADAR MALANG)

Kepada Radar Malang, Farid yang juga sebagai Ketua Pelaksana Project di Semeru dari HDCI berharap bantuan ini ke depannya bisa dijaga dan digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan warga di sekitar kawasan rawan bencana. “Kami sudah mempersiapkan project ini sejak 2 bulan lalu. Alhmdulillah , project bisa kelar sesuai dengan rencana meski kendala cuaca kerap kami temui di lapangan,” pungkas Farid.

Diketahui, HDCI adalah sebuah  komunitas pecinta moge Harley Davidson  dengan lebih dari 3.000 anggota se-Indonesia. Mereka tergabung dalam kepengurusan di 15 Pengda (setingkat provinsi) dan 50 Pengcab (setingkat kota/kabupaten) dan 3 perwakilan di Luar Negeri. Donasi untuk project ini dikumpulkan dari para pengurus pusat, pengda, pengcab seluruh Indonesia serta perwakilan luar negeri. (*)

LUMAJANG- Sebagai komunitas penghoby motor gede (moge), Harley Davidson Club Indonesia (HDCI) tiada henti menunjukkan kiprah kepeduliannya dalam hal sosial dan kemanusiaan.  Terbaru, Senin (7/2/2022), di musibah erupsi Gunung  Semeru mereka memfasilitasi pembangunan sarana pendukung  keperluan Early Warning System (EWS) di kawasan rawan bencana tersebut.  Dalam acara yang dilaksanakan di Dusun Kajar Kuning, Sumberwuluh, Lumajang ini dihadiri sejumlah tokoh pemerintah setempat serta pengurus pusat dan daerah HDCI.

Ketua Pengcab HDCI Malang Farid Nurharto yang juga mewakili Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa Putra SH SIK, menjelaskan jika di kawasan  tersebut dibangun 4 titik tower sebagai penunjang  data lapangan dan informasi pada EWS. Di setiap tower terdapat kamera Closed Circuit Television (CCTV),  repeater, genset sebagai cadangan listrik, serta solar cell guna mendukung kemandirian pasokan energi.  “Nantinya yang akan dibangun total sebanyak tujuh tower,” ujar Farid.

PENDUKUNG: Salah satu tower yang dibangun oleh HDCI untuk menunjang kebutuhan EWS di puncak Gunung Semeru. (HDCI For Radar Malang)

Selain mendirikan tower untuk kebutuhan EWS, HDCI bersama Search And Resque (SAR) Surabaya dan IR Box juga membuatkan aplikasi siaga bencana yang diberi nama  “Jaga Semeru”. Melalui aplikasi ini, memungkinkan masyarakat luas, termasuk warga di kawasan Gunung Semeru untuk mengetahui kondisinya secara real time di puncak Gunung Semeru. Sehingga apabila terjadi ancaman, bisa diantisipasi sejak awal.  Aplikasi “Jaga Semeru” yang sementara masih bisa di-download di Playstore ini,  memuat  sejumlah informasi yakni Live Semeru, KRB (kawasan rawan bencana) Semeru, Status Gunung Api Aktif di Indonesia, Beranda Relawan, Peta Cuaca, Lapor Kejadian dan  Notifikasi Waspada.

Hadir di acara tersebut, Dansatgas Bencana Semeru dalam hal ini dijabat oleh Dandim 0821 Lumajang Letkol Inf Andi A. Wibowo, Kepala BPBD Lumajang Patria Dwi Hastiadi, Wakapolres Lumajang Kompol Christian Beorbel Martino . Sementara dari pengurus HDCI ada Farid Nurharto yang mewakili Ketua Umum HDCI Irjen Pol Teddy Minahasa Putra SH SIK serta Pengcab HDCI Surabaya. Acara yang digelar mulai pukul 08.00-10.00 tersebut ditandai dengan penyerahan pengoperasionalan EWS  dari HDCI kepada Relawan Kaki Gunung Semeru. Usai acara seremonial dilanjutkan dengan meninjau progres pembangunan hunian sementara (Huntara) yang sudah selesai sekitar 70 persen. Dalam pembangunan Huntara ini, HDCI memfasilitasi pembangunan sebanyak 25 unit  tempat tinggal bagi warga terdampak.

HUNIAN: HDCI juga membantu pembangunan sebanyak 25 unit huntara bagi warga terdampak musibah erupsi Gunung Semeru. (HDCI FOR RADAR MALANG)

Kepada Radar Malang, Farid yang juga sebagai Ketua Pelaksana Project di Semeru dari HDCI berharap bantuan ini ke depannya bisa dijaga dan digunakan semaksimal mungkin untuk kepentingan warga di sekitar kawasan rawan bencana. “Kami sudah mempersiapkan project ini sejak 2 bulan lalu. Alhmdulillah , project bisa kelar sesuai dengan rencana meski kendala cuaca kerap kami temui di lapangan,” pungkas Farid.

Diketahui, HDCI adalah sebuah  komunitas pecinta moge Harley Davidson  dengan lebih dari 3.000 anggota se-Indonesia. Mereka tergabung dalam kepengurusan di 15 Pengda (setingkat provinsi) dan 50 Pengcab (setingkat kota/kabupaten) dan 3 perwakilan di Luar Negeri. Donasi untuk project ini dikumpulkan dari para pengurus pusat, pengda, pengcab seluruh Indonesia serta perwakilan luar negeri. (*)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/