alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

PMI Kota Malang Terjunkan Tenaga Medis Ke NTT dan NTB

MALANG KOTA – PMI Kota Malang menerjunkan tim ke daerah terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (8/4) pagi. Sasaran lokasi untuk penempatan awal tim medis adalah di Kabupaten Bima dan Kabupaten Lembata. Tim yang diterjunkan akan berada disana selama 15 hari ke depan.

“Kami kirimkan tiga orang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir besar di Kabupaten Bima, NTB, dan Flores, serta banjir lahar dingin di Kabupaten Lembata, NTT,” terang Kepala UPT Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono.

Tiga orang yang merupakan tenaga medis tersebut sudah tiba di Dompu, Kabupaten Bima, NTB sejak siang ini. “Mereka berangkat dari Surabaya pukul 04.00 tadi, sekarang sudah tiba di Bima,” imbuhnya.

Namun bukan perkara mudah untuk melakukan pelayanan di sana. “Tantangan medan yang sulit dilalui karena jalan akses rusak akibat banjir, itu yang dihadapi, itu di semua tempat. Maka dari itu untuk mobilitas kami pakai mobil double cabin,” ungkapnya.

Mobil operasional tersebut telah disediakan oleh tim setempat. “Selama 15 hari mobile di NTB dan NTT, yang terdampak bencana. Kami disediakan kendaraan dan sudah berkoordinasi dengan tim setempat,” pungkas Heri.

Pewarta: Biyan Mudzaky

MALANG KOTA – PMI Kota Malang menerjunkan tim ke daerah terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Kamis (8/4) pagi. Sasaran lokasi untuk penempatan awal tim medis adalah di Kabupaten Bima dan Kabupaten Lembata. Tim yang diterjunkan akan berada disana selama 15 hari ke depan.

“Kami kirimkan tiga orang untuk memberikan pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang terdampak bencana banjir besar di Kabupaten Bima, NTB, dan Flores, serta banjir lahar dingin di Kabupaten Lembata, NTT,” terang Kepala UPT Pelayanan PMI Kota Malang, Heri Suwarsono.

Tiga orang yang merupakan tenaga medis tersebut sudah tiba di Dompu, Kabupaten Bima, NTB sejak siang ini. “Mereka berangkat dari Surabaya pukul 04.00 tadi, sekarang sudah tiba di Bima,” imbuhnya.

Namun bukan perkara mudah untuk melakukan pelayanan di sana. “Tantangan medan yang sulit dilalui karena jalan akses rusak akibat banjir, itu yang dihadapi, itu di semua tempat. Maka dari itu untuk mobilitas kami pakai mobil double cabin,” ungkapnya.

Mobil operasional tersebut telah disediakan oleh tim setempat. “Selama 15 hari mobile di NTB dan NTT, yang terdampak bencana. Kami disediakan kendaraan dan sudah berkoordinasi dengan tim setempat,” pungkas Heri.

Pewarta: Biyan Mudzaky

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru