alexametrics
22.3 C
Malang
Friday, 20 May 2022

Dirut Bio Farma Sebut Vaksin Merah Putih Mulai Produksi di April 2022

RADAR MALANG – Pengembangan Vaksin Merah Putih masih terus dilakukan. PT Bio Farma (Persero) mengatakan, rencananya vaksin tersebut dapat diproduksi mulai April 2022.

Melansir Jawapos, Kamis (8/7), Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan bahwa Vaksin Merah Putih saat ini sudah masuk uji praklinik. Adapun, pengujian ini dilakukan terhadap hewan yang bertujuan untuk meneliti keamanan vaksin tersebut.

Setelahnya, lanjut Honesti, baru akan memasuki tahap uji klinis. Pengujian ini akan dilakukan pada manusia dan meneliti khasiatnya.

“Ditargetkan nanti Maret 2022 terutama yang vaksin BUMN yang dikembangkan oleh Bio Farma itu sudah mendapatkan EUA (emergency use authorization) dari BPOM, sehingga bulan April kita boleh produksi 2022,” tandas dia, Kamis (8/7).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam mengatakan, pengembangan yang dilakukan oleh Universitas Airlangga (Unair) ini diharapkan dapat menyesuaikan kondisi yang ada di Tanah Air. Pasalnya, pembuatan Vaksin Merah Putih berbasis virus yang ada di Indonesia.

“Karena vaksin yang dikembangkan di Unair itu basisnya adalah virus lokal diharapkan bisa lebih ampuh, efikasinya lebih tinggi di dalam mengatasi pandemi di tanah air,” jelasnya, Selasa (6/7).

Sumber: Jawa Pos Group

RADAR MALANG – Pengembangan Vaksin Merah Putih masih terus dilakukan. PT Bio Farma (Persero) mengatakan, rencananya vaksin tersebut dapat diproduksi mulai April 2022.

Melansir Jawapos, Kamis (8/7), Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan bahwa Vaksin Merah Putih saat ini sudah masuk uji praklinik. Adapun, pengujian ini dilakukan terhadap hewan yang bertujuan untuk meneliti keamanan vaksin tersebut.

Setelahnya, lanjut Honesti, baru akan memasuki tahap uji klinis. Pengujian ini akan dilakukan pada manusia dan meneliti khasiatnya.

“Ditargetkan nanti Maret 2022 terutama yang vaksin BUMN yang dikembangkan oleh Bio Farma itu sudah mendapatkan EUA (emergency use authorization) dari BPOM, sehingga bulan April kita boleh produksi 2022,” tandas dia, Kamis (8/7).

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Nizam mengatakan, pengembangan yang dilakukan oleh Universitas Airlangga (Unair) ini diharapkan dapat menyesuaikan kondisi yang ada di Tanah Air. Pasalnya, pembuatan Vaksin Merah Putih berbasis virus yang ada di Indonesia.

“Karena vaksin yang dikembangkan di Unair itu basisnya adalah virus lokal diharapkan bisa lebih ampuh, efikasinya lebih tinggi di dalam mengatasi pandemi di tanah air,” jelasnya, Selasa (6/7).

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/