alexametrics
18.6 C
Malang
Wednesday, 29 June 2022

Terduga Teroris yang Ditangkap Densus 88 Termasuk Pentolan JI

JAKARTA – Tim Densus 88 Antiteror kembali menangkap terduga teroris. Ketiganya diketahui merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Mereka berinisial MEK, SH dan S.

“Ada tiga terduga teroris kita tangkap di Jakarta Barat dan Bekasi,” kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Jumat (10/9). Mereka ditangkap di tempat yang berbeda. ”Untuk MEK dan S ini ditangkap di Bekasi Utara. Lalu SH ditangkap di Jakarta Barat,” kata Ramadhan.

Dia memastikan, SH termasul pentolan atau petinggi jaringan teroris JI. “Dia anggota dewan syura JI,” ugkap Ramadhan. Hanya saja, Ramadhan masih enggan membeber peran dua tersangka lainnya. Sebab, kasus ini masih dalam pengembangan penyidik. “Itu dulu, baru ini awalannya (penjelasan dari penyidik), nanti akan disampaikan lagi,” tegasnya.

Ramadhan juga masih belum membeberkan kronologis penangkapan termasuk barang bukti yang diamankan dari ketiganya. Namun, kata dia, ketiga pelaku terduga teroris sudah dibawa ke Polda Metro Jaya guna untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah di Polda Metro, masih dilakukan pemeriksaan intensif,” sambungnya.

Sementara itu, S yang ditangkap di Bekasi diketahui merupakan pegawai sebuah perusahaan BUMN. Hal itu diungkap Ketua RT setempat, Haris. “Dia kerja di Kimia Farma,” ungkap Haris Jumat (10/9).

Selain menangkap S, aparat juga menyita sejumlah barang bukti dari kediamannya. “(Barang bukti) Dokumen kayak dompetnya dia, handphone, duit Rp 22 juta uang yayasan dia untuk anak yatim dan sejumlah majalah,” ungkap Haris. Haris juga mengungkap bahwa S adalah salah satu pengurus RT setempat. “Dia seksi olahraga. Kalau ada orang sakit suka menengok bareng juga,” paparnya.

Sumber: Jawa Pos Group

JAKARTA – Tim Densus 88 Antiteror kembali menangkap terduga teroris. Ketiganya diketahui merupakan jaringan Jamaah Islamiyah (JI). Mereka berinisial MEK, SH dan S.

“Ada tiga terduga teroris kita tangkap di Jakarta Barat dan Bekasi,” kata Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat dihubungi, Jumat (10/9). Mereka ditangkap di tempat yang berbeda. ”Untuk MEK dan S ini ditangkap di Bekasi Utara. Lalu SH ditangkap di Jakarta Barat,” kata Ramadhan.

Dia memastikan, SH termasul pentolan atau petinggi jaringan teroris JI. “Dia anggota dewan syura JI,” ugkap Ramadhan. Hanya saja, Ramadhan masih enggan membeber peran dua tersangka lainnya. Sebab, kasus ini masih dalam pengembangan penyidik. “Itu dulu, baru ini awalannya (penjelasan dari penyidik), nanti akan disampaikan lagi,” tegasnya.

Ramadhan juga masih belum membeberkan kronologis penangkapan termasuk barang bukti yang diamankan dari ketiganya. Namun, kata dia, ketiga pelaku terduga teroris sudah dibawa ke Polda Metro Jaya guna untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut. “Sudah di Polda Metro, masih dilakukan pemeriksaan intensif,” sambungnya.

Sementara itu, S yang ditangkap di Bekasi diketahui merupakan pegawai sebuah perusahaan BUMN. Hal itu diungkap Ketua RT setempat, Haris. “Dia kerja di Kimia Farma,” ungkap Haris Jumat (10/9).

Selain menangkap S, aparat juga menyita sejumlah barang bukti dari kediamannya. “(Barang bukti) Dokumen kayak dompetnya dia, handphone, duit Rp 22 juta uang yayasan dia untuk anak yatim dan sejumlah majalah,” ungkap Haris. Haris juga mengungkap bahwa S adalah salah satu pengurus RT setempat. “Dia seksi olahraga. Kalau ada orang sakit suka menengok bareng juga,” paparnya.

Sumber: Jawa Pos Group

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/