alexametrics
20.7 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Angkat UMKM Lokal, Bupati Pekalongan Wajibkan ASN Pakai Celana Jins

RADAR MALANG – Kebijakan dengan tujuan mendorong kecintaan pada produk lokal dibuat Pemkab Pekalongan, Jawa Tengah. Caranya, dengan mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) memakai celana jins setiap hari Jumat. Hal tersebut sebagai upaya untuk mendongkrak penjualan produk lokal sekaligus meningkatkan perekonomian di tengah masa pandemi Covid-19.

”Pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung satu tahun lebih ini membuat semua sektor perekonomian terpuruk. Oleh karena itu, kami mewajibkan ASN memakai celana jins setiap Jumat sebagai upaya mendongkrak potensi ekonomi lokal,” kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq seperti dilansir JawaPos.Com, Kamis (12/8).

Menurut dia, lewat kebijakan tersebut diharapkan produk jins asal Pekalongan makin dikenal oleh masyarakat luas secara nasional. Sebab, selama ini, masih banyak pihak yang tidak mengetahui bahwa produk-produk jins yang dijual di kota besar seperti Bandung dan Jakarta berasal dari Pekalongan.

Selain mewajibkan ASN memakai celana jins setiap Jumat, pemkab juga akan membangun ikon patung jins sebagai sarana promosi. Fadia Arafiq juga menyatakan, pihaknya sedang membuat rest area di jalan tol untuk tempat penjualan dan promosi jins serta produk batik lokal.

”Selain itu, pemkab juga sedang merancang membuat patung jins. Adapun untuk lokasi akan ditentukan di tempat strategis seperti di Tugul Nol atau tempat lain,” ujar Fadia.
Sumber: JawaPos.Com

RADAR MALANG – Kebijakan dengan tujuan mendorong kecintaan pada produk lokal dibuat Pemkab Pekalongan, Jawa Tengah. Caranya, dengan mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) memakai celana jins setiap hari Jumat. Hal tersebut sebagai upaya untuk mendongkrak penjualan produk lokal sekaligus meningkatkan perekonomian di tengah masa pandemi Covid-19.

”Pandemi COVID-19 yang sudah berlangsung satu tahun lebih ini membuat semua sektor perekonomian terpuruk. Oleh karena itu, kami mewajibkan ASN memakai celana jins setiap Jumat sebagai upaya mendongkrak potensi ekonomi lokal,” kata Bupati Pekalongan Fadia Arafiq seperti dilansir JawaPos.Com, Kamis (12/8).

Menurut dia, lewat kebijakan tersebut diharapkan produk jins asal Pekalongan makin dikenal oleh masyarakat luas secara nasional. Sebab, selama ini, masih banyak pihak yang tidak mengetahui bahwa produk-produk jins yang dijual di kota besar seperti Bandung dan Jakarta berasal dari Pekalongan.

Selain mewajibkan ASN memakai celana jins setiap Jumat, pemkab juga akan membangun ikon patung jins sebagai sarana promosi. Fadia Arafiq juga menyatakan, pihaknya sedang membuat rest area di jalan tol untuk tempat penjualan dan promosi jins serta produk batik lokal.

”Selain itu, pemkab juga sedang merancang membuat patung jins. Adapun untuk lokasi akan ditentukan di tempat strategis seperti di Tugul Nol atau tempat lain,” ujar Fadia.
Sumber: JawaPos.Com

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/