alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Ustad Bersahaja Itu Meninggal Saat Sampaikan Khotbah Idul Fitri

RADAR MALANG – Ustad Marnis Bahrum, seorang penceramah di Nagari Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat meninggal dunia saat menyampaikan khotbah Idul Fitri, Kamis (13/5). Tubuhnya tiba-tiba terhuyung ke belakang dan khotbahnya terhenti.

”Beliau terjatuh saat menyampaikan khotbah salat Idul Fitri, tepatnya pada khotbah kedua ketika berdoa di Masjid Istiqamah Magek,” kata Wali Jorong Kampuang Bawah, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Joh Har seperti dilansir Jawapos Kamis (13/5).

Menurut dia, Ustad Marnis Bahrum yang berusia sekitar 70 tahun itu tiba-tiba mundur dan tersandar ke mimbar dan berhenti berkhotbah. Para jamaah pun langsung berdiri dan berusaha menolongnya dan membawa ke puskesmas terdekat.

”Masya Allah, semoga beliau khusnul khatimah. Sepertinya, ustaz sudah wafat di dalam masjid ini ketika beliau terjatuh dari khotbahnya,” ujar Joh Har.

Dia menambahkan, isi pengajian Ustad Marnis Bahrum begitu menyentuh dan tersampaikan dengan rapi. Tidak ada tanda-tanda ustaz sedang mengalami sakit sebelum berceramah.

”Saya sempat bercengkerama dan berbicara ringan dengan beliau sebelum menaiki mimbar, kebetulan saya ada di sebelah beliau duduk,” tutur Joh Har.

Wafatnya ustad itu, membuat banyak jamaah bertangisan ketika ramai mengantarkan jenazah almarhum ke rumah kediamannya di daerah Tilatang Kamang.

Ustad Marnis dikenal sebagai ulama bersahaja dan aktif membantu sesama. Sang ustad juga memiliki pondok tahfiz Alquran di Namuang, Koto Tangah.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Ustad Marnis Bahrum, seorang penceramah di Nagari Magek, Kabupaten Agam, Sumatera Barat meninggal dunia saat menyampaikan khotbah Idul Fitri, Kamis (13/5). Tubuhnya tiba-tiba terhuyung ke belakang dan khotbahnya terhenti.

”Beliau terjatuh saat menyampaikan khotbah salat Idul Fitri, tepatnya pada khotbah kedua ketika berdoa di Masjid Istiqamah Magek,” kata Wali Jorong Kampuang Bawah, Nagari Magek, Kecamatan Kamang Magek, Joh Har seperti dilansir Jawapos Kamis (13/5).

Menurut dia, Ustad Marnis Bahrum yang berusia sekitar 70 tahun itu tiba-tiba mundur dan tersandar ke mimbar dan berhenti berkhotbah. Para jamaah pun langsung berdiri dan berusaha menolongnya dan membawa ke puskesmas terdekat.

”Masya Allah, semoga beliau khusnul khatimah. Sepertinya, ustaz sudah wafat di dalam masjid ini ketika beliau terjatuh dari khotbahnya,” ujar Joh Har.

Dia menambahkan, isi pengajian Ustad Marnis Bahrum begitu menyentuh dan tersampaikan dengan rapi. Tidak ada tanda-tanda ustaz sedang mengalami sakit sebelum berceramah.

”Saya sempat bercengkerama dan berbicara ringan dengan beliau sebelum menaiki mimbar, kebetulan saya ada di sebelah beliau duduk,” tutur Joh Har.

Wafatnya ustad itu, membuat banyak jamaah bertangisan ketika ramai mengantarkan jenazah almarhum ke rumah kediamannya di daerah Tilatang Kamang.

Ustad Marnis dikenal sebagai ulama bersahaja dan aktif membantu sesama. Sang ustad juga memiliki pondok tahfiz Alquran di Namuang, Koto Tangah.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/