alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Penganiaya Perawat di Palembang Diam Membisu Saat Diamankan Polisi

RADAR MALANG – Viral perawat RS Siloam Sriwijaya, Palembang dianiaya oleh salah satu orang tua pasien. Gara-garanya, saat perawat melepas jarum suntik infus, sampai mengeluarkan darah. Tak butuh lama, setelah kejadian tersebut viral pada Kamis (15/4), Jumat (16/4) sekitar pukul 21.00 WIB, Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan JT, 35, saat berada di rumahnya di Jl Singedekane, Kayu Agung, Kabupaten OKI.

Melansir Sumeks (Jawa Pos Group), Sabtu (17/4), saat tiba di Mapolrestabes Palembang sekitar pukul 22.50 WIB, penganiaya Kristina Ramauli, 28, warga Komplek Griya Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin ini hanya tertunduk diam seribu bahasa saat awak media mendekatinya.

Pelaku JT, yang mengenakan baju warna biru tua dan mengenakan topi warna putih ini digiring ke lantai dua dan langsung dimintai keterangan di ruang penyidik Unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang.

Saat digiring polisi berpakaian preman, JT terus menundukkan kepala tanpa menjawab satu kata pun pertanyaan yang dilontarkan. Hingga dini hari Sabtu (17/4) awak media masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Diketahui, polisi langsung mengamankan JT di rumahnya beberapa jam setelah Manajemen Rumah Sakit Siloam Sriwijaya menggelar rilis kepada awak media di Palembang.

Sikap arogan JT ini menganiaya korban yang merupakan perawat di dalam ruang IPD 6 Kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya terjadi Kamis (15/4) pukul 13.40 WIB. Akibatnya perawat luka memar di bagian pipi kiri, robek di bibir dan perut. Usai kejadian, korban melaporkannya ke Polrestabes Palembang.

Video kejadian ini ternyata direkam oleh teman sejawat korban dan langsung viral di media sosial hingga ke manca negara. Tidak menunggu lama, setelah polisi menerima laporan korban, pelaku JT berhasil ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Viral perawat RS Siloam Sriwijaya, Palembang dianiaya oleh salah satu orang tua pasien. Gara-garanya, saat perawat melepas jarum suntik infus, sampai mengeluarkan darah. Tak butuh lama, setelah kejadian tersebut viral pada Kamis (15/4), Jumat (16/4) sekitar pukul 21.00 WIB, Satreskrim Polrestabes Palembang mengamankan JT, 35, saat berada di rumahnya di Jl Singedekane, Kayu Agung, Kabupaten OKI.

Melansir Sumeks (Jawa Pos Group), Sabtu (17/4), saat tiba di Mapolrestabes Palembang sekitar pukul 22.50 WIB, penganiaya Kristina Ramauli, 28, warga Komplek Griya Sukajadi, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Talang Kelapa, Banyuasin ini hanya tertunduk diam seribu bahasa saat awak media mendekatinya.

Pelaku JT, yang mengenakan baju warna biru tua dan mengenakan topi warna putih ini digiring ke lantai dua dan langsung dimintai keterangan di ruang penyidik Unit Pidsus Satreskrim Polrestabes Palembang.

Saat digiring polisi berpakaian preman, JT terus menundukkan kepala tanpa menjawab satu kata pun pertanyaan yang dilontarkan. Hingga dini hari Sabtu (17/4) awak media masih menunggu keterangan resmi dari kepolisian.

Diketahui, polisi langsung mengamankan JT di rumahnya beberapa jam setelah Manajemen Rumah Sakit Siloam Sriwijaya menggelar rilis kepada awak media di Palembang.

Sikap arogan JT ini menganiaya korban yang merupakan perawat di dalam ruang IPD 6 Kamar 6026 RS Siloam Sriwijaya terjadi Kamis (15/4) pukul 13.40 WIB. Akibatnya perawat luka memar di bagian pipi kiri, robek di bibir dan perut. Usai kejadian, korban melaporkannya ke Polrestabes Palembang.

Video kejadian ini ternyata direkam oleh teman sejawat korban dan langsung viral di media sosial hingga ke manca negara. Tidak menunggu lama, setelah polisi menerima laporan korban, pelaku JT berhasil ditangkap polisi untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru