alexametrics
29 C
Malang
Saturday, 15 May 2021

Panik Lihat Darah, Begal Ditangkap Polisi Saat Obati Korbannya

RADAR MALANG – Ulah pelaku begal ini bisa dibilang unik. Usai merampas handphone dan melukai korbannya, dia panik saat melihat darah mengucur dari tangan korbannya. Khawatir yang dibegal meninggal, dia berusaha mengobati luka korbannya.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Bandung. Kastreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang menyatakan, pelaku begal berinisial AAM sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pencurian disertai kekerasan.

“Kejadian aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut terjadi tanggal 15 April lalu. Peristiwa bermula ketika pelaku memesan taksi online dari sebuah hotel yang terletak di wilayah Lengkong,” terangnya.

”Korban lantas datang ke lokasi untuk menjemput pelaku. Namun selama perjalanan, pelaku berulangkali mengubah tujuannya dengan alibi hendak menjemput kekasihnya,” tambah Adrian Senin (19/4).

Setelah berputar-putar, pelaku lantas minta berhenti di pinggir Jalan Mekarwangi yang kondisnya sepi. ”Pelaku lantas mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam korban agar menyerahkan ponsel. Pelaku juga melukai pergelangan tangan korban,” paparnya.

Melihat korban terluka dan mengeluarkan darah cukup banyak, pelaku lantas membawa korban ke sebuah hotel dengan niat untuk mengobati lukanya. Namun resepsionis hotel yang menaruh curiga melihat korban bersoimbah darah lantas melapor ke polisi. Dari laporan resepsionis hotel, pelaku berhasil diamankan polisi. ”Tersangka langsung kami amankan dan membawa korban ke rumah sakit. Karena kalau tidak segera ditolong bisa kehilangan nyawa,” tambahnya.

Sementara itu, kepada petugas AAM mengaku membawa korban ke hotel karena panik. “Saya panik lihat korban mengeluarkan darah,” jelasnya. Akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 365 ayat 1 ke 4e KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun.

Sumber: Pojoksatu

RADAR MALANG – Ulah pelaku begal ini bisa dibilang unik. Usai merampas handphone dan melukai korbannya, dia panik saat melihat darah mengucur dari tangan korbannya. Khawatir yang dibegal meninggal, dia berusaha mengobati luka korbannya.

Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Bandung. Kastreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Adanan Mangopang menyatakan, pelaku begal berinisial AAM sudah ditangkap dan ditetapkan sebagai tersangka kasus tindak pencurian disertai kekerasan.

“Kejadian aksi pencurian dengan kekerasan (curas) tersebut terjadi tanggal 15 April lalu. Peristiwa bermula ketika pelaku memesan taksi online dari sebuah hotel yang terletak di wilayah Lengkong,” terangnya.

”Korban lantas datang ke lokasi untuk menjemput pelaku. Namun selama perjalanan, pelaku berulangkali mengubah tujuannya dengan alibi hendak menjemput kekasihnya,” tambah Adrian Senin (19/4).

Setelah berputar-putar, pelaku lantas minta berhenti di pinggir Jalan Mekarwangi yang kondisnya sepi. ”Pelaku lantas mengeluarkan sebilah pisau dan mengancam korban agar menyerahkan ponsel. Pelaku juga melukai pergelangan tangan korban,” paparnya.

Melihat korban terluka dan mengeluarkan darah cukup banyak, pelaku lantas membawa korban ke sebuah hotel dengan niat untuk mengobati lukanya. Namun resepsionis hotel yang menaruh curiga melihat korban bersoimbah darah lantas melapor ke polisi. Dari laporan resepsionis hotel, pelaku berhasil diamankan polisi. ”Tersangka langsung kami amankan dan membawa korban ke rumah sakit. Karena kalau tidak segera ditolong bisa kehilangan nyawa,” tambahnya.

Sementara itu, kepada petugas AAM mengaku membawa korban ke hotel karena panik. “Saya panik lihat korban mengeluarkan darah,” jelasnya. Akibat perbuatannya, pelaku bakal dijerat Pasal 365 ayat 1 ke 4e KUHPidana dengan ancaman hukuman 12 tahun.

Sumber: Pojoksatu

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru