alexametrics
30 C
Malang
Monday, 23 May 2022

Viral Polisi Tilang ‘Polisi’, 5 Detik Kemudian Baru Faham

RADAR MALANG – Unggahan foto di akun Instagram TMC Polda Metro Jaya ini membuat banyak warganet penasaran. Karena dalam foto tersebut terlihat anggota polisi menilang ’polisi’ yang kedapatan menggunakan knalpot bising di sepeda motornya.

Aksi polisi ini menuai pujian dari warganet karena dianggap aparat tidak pandang bulu melakukan penegakan hukum. “Wuih ga pandang bulu ya tindakannya,” tulis akun @aingbau di kolom komentar. Warganet percaya jika pelaku yang ditilang adalah anggota polisi betulan.
Sekilas jika melihat seragam yang digunakan pengguna sepeda motor memang demikian adanya. Namun, jika diperhatikan secara seksama, pengendara sepeda motor itu ternyata bukanlah anggota polisi, melainkan satpam.

Peristiwa polisi tilang ’polisi’ ini terjadi di kelurahan Semper, Cilincing, Jakarta Utara. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Rinaldo Aser membenarkan jika warga yang ditilang bukanlah anggota polisi. “Bukan anggota, tapi Satpam,” kata Rinaldo.

Banyaknya netizen yang kecele tersebut memang beralasan. Karena motif dan warna seragam polisi dan satpam sepintas terlihat mirip alias 11-12. Ketentuan warna seragam itu diatur dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020.

Dalam Perpol 4/2020 diatur mengenai perbedaan warna antara seragam satpam dan anggota Polri. Tingkat ketajaman warna coklat pada seragam satpam lebih rendah 20 persen dibanding anggota Polri.

Hal yang paling mencolok membedakan satpam dan anggota Polri yaitu pada ikat pinggang. Untuk satpam, diharuskan memakai kopel, dan tidak boleh memakai sangkur beserta pistolnya. Penempatan logo Polda Metro Jaya untuk satpam di lengan kanan, sedangkan anggota Polri di lengan kiri.

Perbedaan terakhir yakni satpam belum boleh memakai pangkat di pundaknya. Meskipun di dalam aturan sudah diatur mengenai kepangkatan satpam, namun sampai saat ini belum diberlakukan, mengingat belum ada aturan turunannya.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – Unggahan foto di akun Instagram TMC Polda Metro Jaya ini membuat banyak warganet penasaran. Karena dalam foto tersebut terlihat anggota polisi menilang ’polisi’ yang kedapatan menggunakan knalpot bising di sepeda motornya.

Aksi polisi ini menuai pujian dari warganet karena dianggap aparat tidak pandang bulu melakukan penegakan hukum. “Wuih ga pandang bulu ya tindakannya,” tulis akun @aingbau di kolom komentar. Warganet percaya jika pelaku yang ditilang adalah anggota polisi betulan.
Sekilas jika melihat seragam yang digunakan pengguna sepeda motor memang demikian adanya. Namun, jika diperhatikan secara seksama, pengendara sepeda motor itu ternyata bukanlah anggota polisi, melainkan satpam.

Peristiwa polisi tilang ’polisi’ ini terjadi di kelurahan Semper, Cilincing, Jakarta Utara. Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasat Lantas) Polres Metro Jakarta Utara Kompol Rinaldo Aser membenarkan jika warga yang ditilang bukanlah anggota polisi. “Bukan anggota, tapi Satpam,” kata Rinaldo.

Banyaknya netizen yang kecele tersebut memang beralasan. Karena motif dan warna seragam polisi dan satpam sepintas terlihat mirip alias 11-12. Ketentuan warna seragam itu diatur dalam Perpol Nomor 4 Tahun 2020.

Dalam Perpol 4/2020 diatur mengenai perbedaan warna antara seragam satpam dan anggota Polri. Tingkat ketajaman warna coklat pada seragam satpam lebih rendah 20 persen dibanding anggota Polri.

Hal yang paling mencolok membedakan satpam dan anggota Polri yaitu pada ikat pinggang. Untuk satpam, diharuskan memakai kopel, dan tidak boleh memakai sangkur beserta pistolnya. Penempatan logo Polda Metro Jaya untuk satpam di lengan kanan, sedangkan anggota Polri di lengan kiri.

Perbedaan terakhir yakni satpam belum boleh memakai pangkat di pundaknya. Meskipun di dalam aturan sudah diatur mengenai kepangkatan satpam, namun sampai saat ini belum diberlakukan, mengingat belum ada aturan turunannya.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/