alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

KRI Nanggala-402 Milik TNI AL Hilang Kontak, Begini Kronologinya

RADAR MALANG – KRI Nanggala-402 hilang di Laut Bali. TNI Angkatan Laut (AL) dalam keterangan resminya melaporkan, jika insiden ini terjadi saat kapal sedang melaksanakan latihan penembakan Torpedo SUT di Laut Bali.

Berikut Kronologi tenggelamnya KRI Nanggala-402:

1. Pada Rabu (21/4) pukul 03.00 WIB KRI Nanggala-402 ijin menyelam ke Komandan gugus tugas penembakan (Danguspurla II). Sesuai prosedur selanjutnya kapal menyelam untuk melaksanakan penembakan.

“Namun setelah ijin diberikan, KRI NGL hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi,” tulis TNI AL dalam keterangan resminya.

2. Selanjutnya dilaksanakan prosedur pencarian oleh unsur-unsur Satgas. Terdiri dari KRI REM, KRI GNR dan KRI DPN dengan menggunakan sonar aktif. Pencarian dipusatkan di sekitar menyelamnya KRI Nanggala-402 dengan menggunakan methode CORDON 2000 yrds, hasil nihil.

3. Pukul 07.00 WIB dilaksanakan pengamatan udara dengan helikopter. Hasilnya ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi menyelam KRI Nanggala-402.

4. Pukul 14.00 WIB TNI AL memberangkatkan KRI Rigel dari Jakarta dan KRI Rengat untuk membantu pencarian menggunakan side scan sonar. Adapula 2 mobil chamber dikirim ke Banyuwangi, mengirim distres ISMERLO (international submarine escape and rescue leaison office), dan sudah direspon oleh Angkatan Laut Singapura dan Angkatan Australia.

Sebelumnya, Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia.

“Tadi subuh (hilang kontak) KRI Nanggala,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Rabu (21/4).

Saat ini keberadaan kapal selam tersebut masih dicari oleh tim. Sejumlah KRI sudah dikerahkan di lokasi hilangnya kapal selam. “Didalami, karena (posisi) menyelam,” jelasnya.

KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4) hari ini. Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perusahaan Jerman pada 1979. Lalu dibeli oleh Indonesia pada 1981.

Sumber: Jawapos

RADAR MALANG – KRI Nanggala-402 hilang di Laut Bali. TNI Angkatan Laut (AL) dalam keterangan resminya melaporkan, jika insiden ini terjadi saat kapal sedang melaksanakan latihan penembakan Torpedo SUT di Laut Bali.

Berikut Kronologi tenggelamnya KRI Nanggala-402:

1. Pada Rabu (21/4) pukul 03.00 WIB KRI Nanggala-402 ijin menyelam ke Komandan gugus tugas penembakan (Danguspurla II). Sesuai prosedur selanjutnya kapal menyelam untuk melaksanakan penembakan.

“Namun setelah ijin diberikan, KRI NGL hilang kontak dan tidak bisa dihubungi lagi,” tulis TNI AL dalam keterangan resminya.

2. Selanjutnya dilaksanakan prosedur pencarian oleh unsur-unsur Satgas. Terdiri dari KRI REM, KRI GNR dan KRI DPN dengan menggunakan sonar aktif. Pencarian dipusatkan di sekitar menyelamnya KRI Nanggala-402 dengan menggunakan methode CORDON 2000 yrds, hasil nihil.

3. Pukul 07.00 WIB dilaksanakan pengamatan udara dengan helikopter. Hasilnya ditemukan tumpahan minyak di sekitar posisi menyelam KRI Nanggala-402.

4. Pukul 14.00 WIB TNI AL memberangkatkan KRI Rigel dari Jakarta dan KRI Rengat untuk membantu pencarian menggunakan side scan sonar. Adapula 2 mobil chamber dikirim ke Banyuwangi, mengirim distres ISMERLO (international submarine escape and rescue leaison office), dan sudah direspon oleh Angkatan Laut Singapura dan Angkatan Australia.

Sebelumnya, Kapal selam KRI Nanggala-402 hilang kontak di perairan dekat Bali. KRI Nanggala-402 diketahui satu dari lima kapal selam yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia.

“Tadi subuh (hilang kontak) KRI Nanggala,” kata Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama Julius Widjojono saat dikonfirmasi, Rabu (21/4).

Saat ini keberadaan kapal selam tersebut masih dicari oleh tim. Sejumlah KRI sudah dikerahkan di lokasi hilangnya kapal selam. “Didalami, karena (posisi) menyelam,” jelasnya.

KRI Nanggala-402 ini awalnya hendak mengikuti latihan penembakan di laut Bali, pada Kamis (22/4) hari ini. Insiden hilang kontak ini diduga terjadi saat KRI Nanggala sedang melakukan gladi resik.

Sebagai informasi, KRI Nanggala-402 merupakan salah satu kapal selam dari lima kapal selam yang dimiliki Indonesia. Kapal ini diproduksi perusahaan Jerman pada 1979. Lalu dibeli oleh Indonesia pada 1981.

Sumber: Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/