21.3 C
Malang
Friday, 3 February 2023

Segera Sosialisasikan Syarat Tambahan Haji dan Umrah

KEPANJEN – Persyaratan anyar mulai diberlakukan tahun ini bagi umat Islam yang akan berangkat umrah atau haji. Calon jamaah harus terdaftar dalam kepesertaan jaminan keselamatan nasional (JKN). Sebagian warga yang akan berangkat umrah mengaku belum mengetahui tambahan syarat itu. Suci Rahayu, 62, warga Kecamatan Pakisaji mengaku sudah mendapatkan jadwal berangkat umrah bulan Februari mendatang. Namun dirinya belum mendapatkan sosialisasi adanya persyaratan anyar tersebut. “Saya sudah menjadi peserta (BPJS Kesehatan) sejak dulu. Tapi yang aturan ini belum saya dengar,” kata dia. Padahal beberapa hari lalu dia melakuan pelunasan pemberangkatan umrah. Semua persyaratan dan koper keberangkatan juga sudah siap. “Tanggal 11 bulan Februari nanti saya berangkat,” kata dia. Menurutnya, jika ada aturan baru seharusnya segera disosialisasikan kepada masyarakat, terutama para calon jamaah umrah atau haji yang akan berangkat agar tahu dan tidak bingung.

“Bagi saya terdaftar BPJS tidak apa-apa. Toh ini demi keselamatan kita. Cuma yo lakukan sosialisasi supaya masyarakat tahu,” kata dia. Seperti diketahui, aturan calon jamaah haji atau umrah wajib terdaftar di BPJS Kesehatan diatur dalam keputusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Nomor 1456 Tahun 2022 tentang Persyaratan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah dan Penyelenggaraan Ibadan Haji Khusus.

“Betul wajib daftar JKN BPJS Kesehatan. Tujuannya, supaya bisa meng-cover jamaah yang sakit. Masyarakat terjamin kesehatannya,” terang Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Malang Abd. Salam. Untuk teknisnya, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dalam pendataan masyarakat yang terdaftar di JKN.

Bagi calon jamaah yang belum terdaftar di JKN, diwajibkan menjadi peserta aktif pada saat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji khusus. “Artinya wajib menjadi peserta aktif pada saat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji khusus,” kata dia. (nif/nay)

KEPANJEN – Persyaratan anyar mulai diberlakukan tahun ini bagi umat Islam yang akan berangkat umrah atau haji. Calon jamaah harus terdaftar dalam kepesertaan jaminan keselamatan nasional (JKN). Sebagian warga yang akan berangkat umrah mengaku belum mengetahui tambahan syarat itu. Suci Rahayu, 62, warga Kecamatan Pakisaji mengaku sudah mendapatkan jadwal berangkat umrah bulan Februari mendatang. Namun dirinya belum mendapatkan sosialisasi adanya persyaratan anyar tersebut. “Saya sudah menjadi peserta (BPJS Kesehatan) sejak dulu. Tapi yang aturan ini belum saya dengar,” kata dia. Padahal beberapa hari lalu dia melakuan pelunasan pemberangkatan umrah. Semua persyaratan dan koper keberangkatan juga sudah siap. “Tanggal 11 bulan Februari nanti saya berangkat,” kata dia. Menurutnya, jika ada aturan baru seharusnya segera disosialisasikan kepada masyarakat, terutama para calon jamaah umrah atau haji yang akan berangkat agar tahu dan tidak bingung.

“Bagi saya terdaftar BPJS tidak apa-apa. Toh ini demi keselamatan kita. Cuma yo lakukan sosialisasi supaya masyarakat tahu,” kata dia. Seperti diketahui, aturan calon jamaah haji atau umrah wajib terdaftar di BPJS Kesehatan diatur dalam keputusan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas Nomor 1456 Tahun 2022 tentang Persyaratan Kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional dalam Penyelenggaraan Perjalanan Ibadah Umrah dan Penyelenggaraan Ibadan Haji Khusus.

“Betul wajib daftar JKN BPJS Kesehatan. Tujuannya, supaya bisa meng-cover jamaah yang sakit. Masyarakat terjamin kesehatannya,” terang Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Kabupaten Malang Abd. Salam. Untuk teknisnya, pihaknya bekerja sama dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang dalam pendataan masyarakat yang terdaftar di JKN.

Bagi calon jamaah yang belum terdaftar di JKN, diwajibkan menjadi peserta aktif pada saat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji khusus. “Artinya wajib menjadi peserta aktif pada saat pelunasan biaya perjalanan ibadah haji khusus,” kata dia. (nif/nay)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru