alexametrics
29.2 C
Malang
Saturday, 28 May 2022

Edarkan Uang Palsu Rp 24 Miliar, Aparat Tetapkan 4 Tersangka

RADAR MALANG – Polres Indramayu, Jawa Barat telah menangkap empat pengedar uang palsu. Tak tanggung-tanggung barang bukti yang disita mencapai Rp 11,5 miliar lebih.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, empat tersangka tersebut masing-masing berinisial CAR (52), SAM (42), GUF (45) yang berstatus sebagai warga Indramayu. Sedangkan IM (46) berasal dari Jember, Jawa Timur.

“Empat orang kami tangkap, karena terbukti membuat dan mengedarkan uang palsu,” kata Hafidh.

Dia juga mengungkapkan, bahwa uang palsu senilah Rp 1 Miliar itu dijual para pengedar dengan harga Rp 5 juta. Meski telah berhasil mengungkap sindikat tersebut, saat ini pihaknya terus melakukan pendalaman

Seperti dilansir Antara pada Senin (24/5), oleh para pelaku uang palsu dijual kepada warga Lampung dengan harga Rp 5 juta. Selain pada pelaku, aparat juga masih lakukan penyelidikan terkait identitas pembeli.

“Uang palsu ini di antaranya dijual kepada warga Lampung dan kami masih belum mengetahui identitasnya,” tegas Hafidh.

Perwira dengan dua melati di pundaknya itu mengatakan, dari pengakuan para tersangka mereka sudah membuat uang palsu sebanyak Rp 24 miliar lebih sejak Januari 2020. “Dari pengakuan tersangka sudah membuat uang palsu Rp 24 miliar, namun saat kita geledah hanya menemukan Rp 11,5 miliar,” tukas Hafidh.

Penulis : Fanda Yusnia

RADAR MALANG – Polres Indramayu, Jawa Barat telah menangkap empat pengedar uang palsu. Tak tanggung-tanggung barang bukti yang disita mencapai Rp 11,5 miliar lebih.

Kapolres Indramayu AKBP Hafidh S Herlambang mengatakan, empat tersangka tersebut masing-masing berinisial CAR (52), SAM (42), GUF (45) yang berstatus sebagai warga Indramayu. Sedangkan IM (46) berasal dari Jember, Jawa Timur.

“Empat orang kami tangkap, karena terbukti membuat dan mengedarkan uang palsu,” kata Hafidh.

Dia juga mengungkapkan, bahwa uang palsu senilah Rp 1 Miliar itu dijual para pengedar dengan harga Rp 5 juta. Meski telah berhasil mengungkap sindikat tersebut, saat ini pihaknya terus melakukan pendalaman

Seperti dilansir Antara pada Senin (24/5), oleh para pelaku uang palsu dijual kepada warga Lampung dengan harga Rp 5 juta. Selain pada pelaku, aparat juga masih lakukan penyelidikan terkait identitas pembeli.

“Uang palsu ini di antaranya dijual kepada warga Lampung dan kami masih belum mengetahui identitasnya,” tegas Hafidh.

Perwira dengan dua melati di pundaknya itu mengatakan, dari pengakuan para tersangka mereka sudah membuat uang palsu sebanyak Rp 24 miliar lebih sejak Januari 2020. “Dari pengakuan tersangka sudah membuat uang palsu Rp 24 miliar, namun saat kita geledah hanya menemukan Rp 11,5 miliar,” tukas Hafidh.

Penulis : Fanda Yusnia

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/