alexametrics
22.6 C
Malang
Thursday, 19 May 2022

Bom Katedral Makassar, 1 Tewas dan 9 Orang Celaka

RADAR MALANG – Polisi memastikan ledakan di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan merupakan bom bunuh diri. Pelaku diketahui langsung meninggal dunia saat bom meledak. Sementara sembilan orang lainnya dilaporkan luka-luka.

“Saat ini kita pastikan satu jasad pelaku bom bunuh diri,” kata Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam di lokasi kejadian, Minggu siang (28/3) seperti dilansir Jawapos.

Merdisyam menyampaikan, saat peristiwa kejadian di Gereja Katedral, Makassar sedang berlangsung kegiatan misa sekitar pukul 10.30 WITA. Petugas sempat berusaha menghalau motor yang hendak memaksa masuk ke areal gereja tersebut. ”Jadi ada satu motor berusaha masuk ke areal parkir, namun sempat ditahan pekerja. Saat itu terjadi ledakan, baik dari pelaku dan petugas,” beber Merdisyam. Dilaporkan selain pelaku yang tewas, sembilan orang lainnya dinyatakan luka-luka.

Jenderal polisi bintang dua ini menyebut, jasad pelaku menempel dengan motor yang dibawanya. Karena saat bom meledak, pelaku belum sempat turun dari motor yang dikendarainya. “Dari TKP yang ada, jasad yang ada dengan kendaraan menyatu, dia belum turun karena ditahan petugas gereja mau masuk,” tandas Merdisyam.

Sumber:Jawapos

RADAR MALANG – Polisi memastikan ledakan di depan Gereja Katedral, Makassar, Sulawesi Selatan merupakan bom bunuh diri. Pelaku diketahui langsung meninggal dunia saat bom meledak. Sementara sembilan orang lainnya dilaporkan luka-luka.

“Saat ini kita pastikan satu jasad pelaku bom bunuh diri,” kata Kapolda Sulawesi Selatan (Sulsel) Irjen Pol Merdisyam di lokasi kejadian, Minggu siang (28/3) seperti dilansir Jawapos.

Merdisyam menyampaikan, saat peristiwa kejadian di Gereja Katedral, Makassar sedang berlangsung kegiatan misa sekitar pukul 10.30 WITA. Petugas sempat berusaha menghalau motor yang hendak memaksa masuk ke areal gereja tersebut. ”Jadi ada satu motor berusaha masuk ke areal parkir, namun sempat ditahan pekerja. Saat itu terjadi ledakan, baik dari pelaku dan petugas,” beber Merdisyam. Dilaporkan selain pelaku yang tewas, sembilan orang lainnya dinyatakan luka-luka.

Jenderal polisi bintang dua ini menyebut, jasad pelaku menempel dengan motor yang dibawanya. Karena saat bom meledak, pelaku belum sempat turun dari motor yang dikendarainya. “Dari TKP yang ada, jasad yang ada dengan kendaraan menyatu, dia belum turun karena ditahan petugas gereja mau masuk,” tandas Merdisyam.

Sumber:Jawapos

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/