Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Viral Video Injak Kepala di Papua, TNI AU Trending di Twitter

Shuvia Rahma • Rabu, 28 Juli 2021 | 18:22 WIB
Danlanud Merauke yang meminta maaf pada warga atas kelakuan anak buahnya (Jawapos/Ist)
Danlanud Merauke yang meminta maaf pada warga atas kelakuan anak buahnya (Jawapos/Ist)
RADAR MALANG - Video anggota TNI Angkatan Udara (AU) menginjak kepala warga Papua melambungkan TNI AU di trending Twitter hari ini, Rabu (28/7). Hingga berita ini diturunkan, setidaknya ada lebih dari 9000 kicauan terkait insiden tersebut.

Salah satu cuitan berasal dari akun centang biru Fadli Zon, @fadlizon.

"Saran saya 2 oknum anggota PM itu dipecat n dihukum. Jgn sampai masalah ini menggelinding cepat jd bola salju nasional internasional. Rasis n tak berperikemanusiaan thd org Papua n disabilitas. Ini sangat sensitif," tulis akun tersebut.

Beberapa akun, mengapresiasi langkah Kasau yang langsung meminta maaf tanpa menyebutnya sebagai kesalahpahaman.

"Udah ga pake diksi "kesalahpahaman" sama sekali nih. KASAU nyebut langsung yg terjadi itu "penganiayaan" & murni "kesalahan" dari TNI AU. Bahkan ga pake kata "oknum".Mayan lah," cuit akun @hansdavidian.

Sementara itu, TNI AU menegaskan, akan menindak tegas 2 anggotanya yang melakukan kekerasan kepada warga Papua. Proses hukum akan diberikan kepada 2 anggota tersebut.

“Kita akan tindak lanjuti kejadian ini, kedua oknum anggota ini akan ditindak secara tegas, sesuai aturan hukum yang berlaku di lingkungan TNI,” kata Kadispenau Marsma Indan Gilang B dalam keterangan tertulis, Rabu (28/7).

Melansir, Jawapos, Rabu (28/7), TNI AU menyesalkan adanya kekerasan tersebut. Saat ini kedua pelaku tengah diproses hukum oleh Satuan Polisi Militer Lanud Johannes Abraham Dimara (Dma), Merauke.

“Kedua oknum anggota Lanud Dma ini sudah ditahan di Satpomau, dan proses hukumnya sedang berjalan,” imbuhnya.

Sebelumnya, aksi kekerasaan dilakukan oleh 2 oknum anggota TNI Angkatan Udara (AU) di Merauke, Papua. Mereka terlihat menginjak seorang warga asli Papua setelah terjadi perselisihan. Korban diduga mengidap gangguan bicara atau tunawicara.

Peristiwa ini terekam oleh sebuah video pendek. Dalam tayangan terlihat jika korban sedang beradu mulut dengan warga lainnya. Tak lama dari itu dua oknum TNI AU menghampiri korban.

Salah satu pelaku langsung memiting tangan pelaku. Kemudian korban ditarik ke pinggir jalan, lalu ditengkurapkan di atas aspal. Satu pelaku langsung menginjak bagian punggung korban, sedangkan satu lainnya menginjak di bagian kepala.


Penulis: Inifia Editor : Shuvia Rahma
#Viral #Papua #Tni au