SURABAYA - Pembangunan rumah susun sederhana milik (rusunami) di Tambak Wedi, Kenjeran, semakin dimatangkan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman serta Pertahanan (DPRKPP) Surabaya.
Survei indikator tingkat peminat menunjukkan hasil positif.
Pada 2025, pengerjaan hunian vertikal ini akan mulai berjalan Rusunami dibangun oleh Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU).
Sebelumnya, pengecekan lapangan telah dilakukan, dan lahan milik Pemkot Surabaya di pesisir Tambak Wedi dinilai cukup luas.
Rusunami dapat dibangun hingga enam tower.
”Setiap tower berkapasitas 100 unit. Jika ditotalkan, rusunami berkapasitas 600 unit,” kata Kabid Perumahan dan Kawasan Permukiman DPRKPP Surabaya Deisy Puspitarini, kemarin (15/12).
Untuk mengetahui jumlah pembeli, pihaknya melakukan survei kepada warga setempat.
Dari 100 orang, 60 persen berminat membeli rusunami.
Menurutnya, itu pencapaian positif, lebih tinggi dibandingkan hasil survei pada rusunami di Sememi, yang hanya 40 persen berminat membeli.
Rusunami di Tambak Wedi lebih diminati karena memiliki akses jalan yang strategis, dekat dengan jalan protokol dan Jembatan Suramadu.
Dari segi estetika kota, masyarakat juga menilai rusunami Tambak Wedi memiliki pemandangan indah, yaitu perairan laut dan Jembatan Suramadu.
”Meskipun peminat di sana (Tambak Wedi) banyak, namun kami harus memastikan kembali keseriusan mereka membeli unit.
Salah satunya dengan mengetahui besaran nominal kemampuan mereka dalam mencicil unit,” ujarnya. Rencananya pembangunan akan dimulai pada 2025.
Ada dua opsi pembangunan, yakni membangun secara bertahap, yaitu setiap satu tower mengikuti jumlah peminat atau membangun secara sekaligus enam tower.
Tidak hanya warga Surabaya yang tertarik.
Dekat dengan Madura, cukup banyak masyarakat nonSurabaya yang ingin membeli rusunami.
Meski begitu, pihaknya tetap memprioritaskan menjual unit kepada warga ber-KTP Surabaya.
”Warga non-Surabaya boleh membeli, tapi nanti, menunggu kuota warga Surabaya penuh,” ucap dia.
Selain rusunami, pada 2025, sebuah SMP Negeri juga akan dibangun di Tambak Wedi.
Keberadaan fasilitas pendidikan ini diharapkan dapat menarik para pembeli. (ian/tia/adn)
Editor : Yudistira Satya Wira Wicaksana