Nasional Malang Hari Ini Kriminal-Kasuistika Olahraga Wisata-Kuliner Sosok Pendidikan Ekonomi-Bisnis Opini Politik-Pemerintahan

Bocah 7 Tahun di Driyorejo, Gresik Meninggal Usai Terseret Arus Selokan

Aditya Novrian • Kamis, 5 Februari 2026 | 14:00 WIB
Tim gabungan melakukan pencarian pada bocah perempuan yang terseret derasnya air selokan (4/2). Sumber: TikTok/@user3446225910775
Tim gabungan melakukan pencarian pada bocah perempuan yang terseret derasnya air selokan (4/2). Sumber: TikTok/@user3446225910775

GRESIK – Bocah perempuan berinisial PDJ (7) ditemukan meninggal dunia usai tercebur ke dalam derasnya arus selokan di Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik.

Peristiwa ini terjadi saat korban bermain hujan bersama temannya di sekitar selokan, samping Masjid Miftahul Jannah sekitar pukul 16.30 WIB, Selasa (3/2).

Saat sedang asik hujan-hujanan, korban terpeleset dan terperosok ke selokan.

“Dari keterangan para saksi, korban terpeleset hingga masuk ke dalam selokan,” ucap Kapolsek Driyorejo Kompol Musihram, dilansir dari Jawa Pos.

Diketahui teman sebaya korban tidak bisa menolong korban lantaran derasnya arus air. Ia kemudian bergegas memanggil orang tua korban.

Namun, keberadaan korban tidak dapat terdeteksi sehingga warga dan keluarga korban menghubungo layanan darurat 112.

Tim gabungan yang meliputi Basarnas, BPBD, TNI-Polri, relawan, serta warga langsung melakukan pencarian. “Pada malam itu, pencarian belum membuahkan hasil,” terangnya.

Jasad korban baru dievakuasi pada Rabu (4/2) sekitar pukul 08.00 WIB. Ia ditemukan tersangkut pada ranting di rawa-rawa dengan keadaan sudah tidak bernyawa.

Lokasi penemuan jasad korban berjarak sekitar 3 kilometer dari tempat ia tercebur, yakni di perumahan Kota Baru Driyorejo (KBD) Desa Mulung, Kecamatan Driyorejo.

“Sudah dievakuasi pihak keluarga untuk dimakamkan di Kabupaten Bojonegoro,” jelas Musihram.

Atas kejadian ini, Kepala BPBD Gresik Sukardi menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga PDJ.

Sukardi juga mengimbau agar para orang tua memperhatikan aktivitas anak-anaknya saat musim hujan lebat. “Potensi cuaca buruk masih mungkin terjadi dalam sepekan kedepan. Oleh karena itu, kita perlu kewaspadaan ekstra,” pesannya.

 Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembacokan Dua Bocah di Kebonagung Kabupaten Malang

 

Penulis: Marsha Nathaniela

Editor : Aditya Novrian
#bocah terseret arus #bocah hanyut