SIDOARJO – Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Sumber Daya Air (DPUBMSDA) Sidoarjo mengeruk tiga sungai besar yang rawan meluap saat hujan deras. Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir. Pemkab ingin saat hari raya Idul Fitri nanti bebas dari banjir.
Kepala DPUBMSDA Sidoarjo M. Makhmud menyampaikan, normalisasi sedang berlangsung di Sungai Kanal Porong. Sungai itu membentang dari Kecamatan Krembung hingga wilayah Porong. Tak hanya itu, pengerjaan juga berlangsung di Sungai Kajartrengguli, Desa Jati Alun-Alun, Kecamatan Prambon.
Selain dua lokasi tersebut, pihaknya juga mulai menggarap Sungai Buntung di Desa Tanjungsari, Kecamatan Taman. ”Aliran air sungai Buntung sempat terganggu dan menyebabkan banjir di Taman beberapa yang hari lalu,” katanya kemarin (22/2).
Di Sungai Buntung Desa Tanjungsari petugas bukan hanya mengeruk dasar sungai. Namun juga membersihkan tanaman eceng gondok. Selama ini, keberadaan tanaman air itu seringkali menghambat aliran air.
Akibatnya jadi salah satu penyebab terjadinya banjir. Pembersihan tanaman itu memanfaatkan alat berat.
Setelah tahap awal rampung, DPUBMSDA berencana melanjutkan normalisasi ke wilayah hilir atau muara. Yakni Sungai Kanal Mangetan, Sungai Sidokare, serta Sungai Buntung kawasan Waru. ”Ini kami genjot untuk segera agar Lebaran bisa bebas banjir,” katanya. (eza/hen)
Disunting kembali oleh Anna Tasya Enzelina
Editor : Aditya Novrian