alexametrics
21.4 C
Malang
Tuesday, 5 July 2022

Arema FC Butuh 6 Uji Coba untuk Tune-in

MALANG KOTA- Dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga uji coba terakhir disebut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida masih belum cukup. Dia menyebut bila Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan masih belum berada dalam performa terbaiknya. Masih ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang menanti skuad Singo Edan.

Karena itu, dia berharap para pendukung tim Singo Edan bersabar jika dalam pertandingan uji coba selanjutnya skuadnya belum menunjukkan penampilan yang terbaik. Diestimasi oleh pelatih asal Portugal itu, Singo Edan masih butuh 5 sampai 6 pertandingan uji coba agar kekuatan timnya meningkat. ”Saya pikir tidak ada tim yang langsung menunjukkan potensi terbaik di pertandinganpertandingan awal,” kata Eduardo.

Hal semacam itu menurutnya umum terjadi di mana saja. Dia lantas mencontohkan tim Real Madrid, yang sebelum menjadi juara Liga Champions sempat kalah dari tim asal Skotlandia, Glasgow Rangers. Itu bisa terjadi lantaran di awal sebuah turnamen, sebuah tim umumnya masih merabaraba kekuatan terbaiknya. ”Oleh karena itu, ini menjadi bagian dari proses. Jadi, ketika tim mendapatkan banyak bahan evaluasi akan lebih baik sebelum liga bergulir,” jelas juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut.

Beranjak dari sikap tersebut, Eduardo mengaku bisa memaklumi jika di beberapa laga uji coba terakhir para pemainnya banyak melakukan kesalahan. Lalu kondisi fisiknya juga belum mencapai optimal. Dan saat menjalani pertandingan, skor akhirnya kurang memuaskan. Ya, dalam tiga pertandingan uji coba sebelumnya, kemenangan Arema FC memang belum sempurna. Diawali dengan menang 2-0 atas PSIS Semarang. Lalu bermain imbang dengan skor kaca mata saat melawan tim Porprov Kabupaten Malang. Selanjutnya Dedik Setiawan dan kawan-kawan menang tipis 2-1 atas Deltas Sidoarjo.

Dari pengamatan koran ini, Arema FC memang masih mencari pakem permainan terbaik. Alhasil, di babak kedua mereka acap kali mengalami penurunan performa. Contohnya saat melawan Deltras. Saat itu, Dendi Santoso dan kawankawan lebih banyak ditekan di interval kedua. Menanggapi hal tersebut, pelatih berusia 44 tahun tersebut memastikan bila timnya bakal terus berbenah. Senada dengan Eduardo, sejumlah pemain Arema FC juga sependapat bila saat ini tim masih berproses. ”Kalau menurut saya pribadi, di awal ini adalah proses tim mencari chemistry,” jelas pemain anyar Hasyim Kipuw. Sebab, sebagian skuad untuk musim depan memang bermaterikan banyak wajah baru. Seiring berjalannya waktu, dia yakin bila timnya bakal terus meningkat. ”Insyaallah akan lebih baik dari hari ke hari,” kata eks Pemain PSM Makassar itu. (gp/by)

MALANG KOTA- Dua kemenangan dan satu hasil imbang dari tiga laga uji coba terakhir disebut Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida masih belum cukup. Dia menyebut bila Renshi Yamaguchi dan kawan-kawan masih belum berada dalam performa terbaiknya. Masih ada sejumlah pekerjaan rumah (PR) yang menanti skuad Singo Edan.

Karena itu, dia berharap para pendukung tim Singo Edan bersabar jika dalam pertandingan uji coba selanjutnya skuadnya belum menunjukkan penampilan yang terbaik. Diestimasi oleh pelatih asal Portugal itu, Singo Edan masih butuh 5 sampai 6 pertandingan uji coba agar kekuatan timnya meningkat. ”Saya pikir tidak ada tim yang langsung menunjukkan potensi terbaik di pertandinganpertandingan awal,” kata Eduardo.

Hal semacam itu menurutnya umum terjadi di mana saja. Dia lantas mencontohkan tim Real Madrid, yang sebelum menjadi juara Liga Champions sempat kalah dari tim asal Skotlandia, Glasgow Rangers. Itu bisa terjadi lantaran di awal sebuah turnamen, sebuah tim umumnya masih merabaraba kekuatan terbaiknya. ”Oleh karena itu, ini menjadi bagian dari proses. Jadi, ketika tim mendapatkan banyak bahan evaluasi akan lebih baik sebelum liga bergulir,” jelas juru taktik berlisensi UEFA Pro tersebut.

Beranjak dari sikap tersebut, Eduardo mengaku bisa memaklumi jika di beberapa laga uji coba terakhir para pemainnya banyak melakukan kesalahan. Lalu kondisi fisiknya juga belum mencapai optimal. Dan saat menjalani pertandingan, skor akhirnya kurang memuaskan. Ya, dalam tiga pertandingan uji coba sebelumnya, kemenangan Arema FC memang belum sempurna. Diawali dengan menang 2-0 atas PSIS Semarang. Lalu bermain imbang dengan skor kaca mata saat melawan tim Porprov Kabupaten Malang. Selanjutnya Dedik Setiawan dan kawan-kawan menang tipis 2-1 atas Deltas Sidoarjo.

Dari pengamatan koran ini, Arema FC memang masih mencari pakem permainan terbaik. Alhasil, di babak kedua mereka acap kali mengalami penurunan performa. Contohnya saat melawan Deltras. Saat itu, Dendi Santoso dan kawankawan lebih banyak ditekan di interval kedua. Menanggapi hal tersebut, pelatih berusia 44 tahun tersebut memastikan bila timnya bakal terus berbenah. Senada dengan Eduardo, sejumlah pemain Arema FC juga sependapat bila saat ini tim masih berproses. ”Kalau menurut saya pribadi, di awal ini adalah proses tim mencari chemistry,” jelas pemain anyar Hasyim Kipuw. Sebab, sebagian skuad untuk musim depan memang bermaterikan banyak wajah baru. Seiring berjalannya waktu, dia yakin bila timnya bakal terus meningkat. ”Insyaallah akan lebih baik dari hari ke hari,” kata eks Pemain PSM Makassar itu. (gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/