alexametrics
26.6 C
Malang
Wednesday, 6 July 2022

Alot, Negosiasi Arema FC dengan Striker Argentina

KOTA MALANG – Meski sudah mengikuti agenda latihan Arema FC, nyatanya status Elias Alderete masih ‘ngambang’. Hingga kini, striker berkewarganegaraan Argentina itu belum menandatangani kontrak baru.

”Kami sudah beberapa kali bernegosiasi dengan agen Elias, tapi belum ada kesepakatan,” kata General Manager Arema FC Ruddy Widodo.

Dia menjelaskan, salah satu penghalang kesepakatan antara manajemen dan penyerang asal Argentina itu karena ada poin-poin dari surat keputusan PSSI yang belum disetujui agen Elias.

Kepada manajemen Arema, diketahui bila agen pemain berusia 24 tahun itu menginginkan gaji bulan Maret sampai Agustus dibayar 50 persen. ”Kami sulit memenuhi permintaan dia. Sebab, ketetapan penyesuaian 25 persen itu merupakan keputusan federasi,” tambah Ruddy. Seperti diketahui, penyesuaian pembayaran gaji senilai 25 persen itu tertuang dalam SKEP/48/III/2020.

Di sana disebutkan bahwa tim diperbolehkan membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial tim maksimal 25 persen dari nilai kontrak yang tertera. Surat keputusan itu muncul setelah kompetisi musim ini masuk dalam kategori luar biasa akibat merebaknya pandemi Covid-19.

”Kami akan terus mencoba (mendekati agen Elias). Namun jika tetap buntu, maka (kami) tidak akan memaksanya,” kata Ruddy.

Dengan begitu, bisa dibilang bila kemungkinan kerja sama keduanya kini masih fifty-fifty.

Bersama dengan Matias Malvino, Elias menjadi pemain asing kedua yang saat ini masih bersama Arema FC.

Sementara itu, terlepas dari beberapa proses administrasi tersebut, Elias Alderete mengaku tetap termotivasi untuk tampil lebih baik. Dalam tiga pertandingan di Liga 1, dia sudah bermain 2 kali dan sudah mencatatkan satu gol. ”Saya ingin menjawab kepercayaan yang telah diberikan dengan terus membuat gol untuk tim,” papar mantan pemain Chacarita Juniors itu.

Pewarta: Galih Prasetyo

KOTA MALANG – Meski sudah mengikuti agenda latihan Arema FC, nyatanya status Elias Alderete masih ‘ngambang’. Hingga kini, striker berkewarganegaraan Argentina itu belum menandatangani kontrak baru.

”Kami sudah beberapa kali bernegosiasi dengan agen Elias, tapi belum ada kesepakatan,” kata General Manager Arema FC Ruddy Widodo.

Dia menjelaskan, salah satu penghalang kesepakatan antara manajemen dan penyerang asal Argentina itu karena ada poin-poin dari surat keputusan PSSI yang belum disetujui agen Elias.

Kepada manajemen Arema, diketahui bila agen pemain berusia 24 tahun itu menginginkan gaji bulan Maret sampai Agustus dibayar 50 persen. ”Kami sulit memenuhi permintaan dia. Sebab, ketetapan penyesuaian 25 persen itu merupakan keputusan federasi,” tambah Ruddy. Seperti diketahui, penyesuaian pembayaran gaji senilai 25 persen itu tertuang dalam SKEP/48/III/2020.

Di sana disebutkan bahwa tim diperbolehkan membayar gaji pemain, pelatih, dan ofisial tim maksimal 25 persen dari nilai kontrak yang tertera. Surat keputusan itu muncul setelah kompetisi musim ini masuk dalam kategori luar biasa akibat merebaknya pandemi Covid-19.

”Kami akan terus mencoba (mendekati agen Elias). Namun jika tetap buntu, maka (kami) tidak akan memaksanya,” kata Ruddy.

Dengan begitu, bisa dibilang bila kemungkinan kerja sama keduanya kini masih fifty-fifty.

Bersama dengan Matias Malvino, Elias menjadi pemain asing kedua yang saat ini masih bersama Arema FC.

Sementara itu, terlepas dari beberapa proses administrasi tersebut, Elias Alderete mengaku tetap termotivasi untuk tampil lebih baik. Dalam tiga pertandingan di Liga 1, dia sudah bermain 2 kali dan sudah mencatatkan satu gol. ”Saya ingin menjawab kepercayaan yang telah diberikan dengan terus membuat gol untuk tim,” papar mantan pemain Chacarita Juniors itu.

Pewarta: Galih Prasetyo

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/