24.7 C
Malang
Tuesday, 6 December 2022

2.035 Personel Amankan Laga Arema Vs Persebaya

KEPANJEN – Sebanyak 2.034 personel gabungan bakal diterjunkan untuk mengamankan laga FC Arema dan Persebaya hari ini (1/10). Tak hanya berjaga di Stadion Kanjuruhan, petugas juga disebar di lokasi strategis dan titik-titik perbatasan wilayah.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyatakan, ribuan personel tersebut gabungan dari polisi dan TNI. Polres Malang juga meminta bantuan anggota polres penyangga memberikan pelayanan pengamanan di titik-titik perbatasan. “Manakala ada suporter Bonek Mania yang tetap hadir ke Malang, maka kami akan mengumpulkan dan memberikan pengamanan untuk dikembalikan ke Surabaya,” ucap Ferli Kamis malam (29/9).

Menurut Ferli, keputusan yang disampaikan Panpel Arema FC tidak menghadirkan Bonek Mania away ke Stadion Kanjuruhan. Selain karena tidak ada kuota, hal ini semata-mata juga demi menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami berharap pertandingan bisa berjalan dengan aman dan damai. Rivalitas hanya berjalan 90 menit di lapangan, apa pun hasilnya, kedua belah pihak bisa sama-sama menerima,” ucapnya.

Ferli berharap pertandingan nanti bisa menjadi contoh bagi pecinta sepak bola Indonesia, bahwa sebenarnya sepak bola bukanlah pemecah, namun sebagai pemersatu masyarakat. “Kita berharap nanti ke depan, Arema bisa menerima Bonek, begitu pun Bonek Mania bisa menyatu dalam satu tribun,” imbuh Ferli. (nif/nay)

KEPANJEN – Sebanyak 2.034 personel gabungan bakal diterjunkan untuk mengamankan laga FC Arema dan Persebaya hari ini (1/10). Tak hanya berjaga di Stadion Kanjuruhan, petugas juga disebar di lokasi strategis dan titik-titik perbatasan wilayah.

Kapolres Malang AKBP Ferli Hidayat menyatakan, ribuan personel tersebut gabungan dari polisi dan TNI. Polres Malang juga meminta bantuan anggota polres penyangga memberikan pelayanan pengamanan di titik-titik perbatasan. “Manakala ada suporter Bonek Mania yang tetap hadir ke Malang, maka kami akan mengumpulkan dan memberikan pengamanan untuk dikembalikan ke Surabaya,” ucap Ferli Kamis malam (29/9).

Menurut Ferli, keputusan yang disampaikan Panpel Arema FC tidak menghadirkan Bonek Mania away ke Stadion Kanjuruhan. Selain karena tidak ada kuota, hal ini semata-mata juga demi menjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan. “Kami berharap pertandingan bisa berjalan dengan aman dan damai. Rivalitas hanya berjalan 90 menit di lapangan, apa pun hasilnya, kedua belah pihak bisa sama-sama menerima,” ucapnya.

Ferli berharap pertandingan nanti bisa menjadi contoh bagi pecinta sepak bola Indonesia, bahwa sebenarnya sepak bola bukanlah pemecah, namun sebagai pemersatu masyarakat. “Kita berharap nanti ke depan, Arema bisa menerima Bonek, begitu pun Bonek Mania bisa menyatu dalam satu tribun,” imbuh Ferli. (nif/nay)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/