alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Jelang Piala Menpora, Seluruh Pemain Arema FC Bakal Divaksin

MALANG KOTA – Ini kabar baik bagi seluruh penggawa Arema FC. Sebelum turun di Piala Menpora 2021, mereka dipastikan bakal mendapat suntikan vaksin Sinovac. Rencana itu mencuat setelah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita memberikan intruksi agar tim-tim dari Liga 1 dan 2 segera melengkapi data pemain untuk keperluan vaksinasi. Selain pemain, jajaran manajemen, pelatih dan staf tim kabarnya juga akan mendapat jatah imunisasi.

Dari informasi yang didapat Jawa Pos Radar Malang, PT LIB kabarnya sudah mengajukan permintaan 5.000 vaksin. Dari total itu, sekitar 1.500 dosis akan dialokasikan kepada kontestan Liga 1. Menanggapi rencana tersebut, dokter tim Arema FC, Nanang Try Wahyudi langsung menyambut baik. ”Meski efektivitasnya 30 atau 60 persen, para pemain pasti saya suruh ikut vaksinasi,” terang alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Baca juga : Pemanasan Piala Menpora, Tim Arema FC Mulai Latihan Bersama

Baginya, program vaksinasi untuk atlet memang lebih baik dari pada tidak sama sekali. ”Sebab proteksi berapa persen pun saya rasa sudah sangat luar biasa,” imbuh pria asal Magelang itu. Syukur-syukur, lanjutnya, PSSI bisa mendapatkan vaksin secara mandiri, yang tingkat efektivitasnya lebih baik dibandingkan Sinovac.

Beberapa penggawa Arema FC tercatat sudah menerima vaksinasi Covid-19. Seperti Kushedya Hari Yudo, Bagas Adi Nugroho, Feby Eka Putra, Hanif Sjahbandi, Dedik Setiawan dan Muhammad Rafli. Untuk Dedik, tercatat sudah dua kali divaksin. Sementara lima nama pemain lainnya, diketahui mendapat vaksin itu saat bergabung dengan Timnas.

Meski sejumlah nama telah mendapat vaksin, Dendi Santoso dan kawan-kawan bakal tetap dituntut mematuhi protokol kesehatan (prokes). Baik itu saat latihan, atau ketika nanti sudah tampil di ajang Piala Menpora. ”Salah satu contohnya adalah apabila kami away, akan ada hotel khusus,” tambah Nanang. Bus yang akan membawa tim latihan dan ke pertandingan juga khusus, yang dipastikan sudah patuh terhadap prokes.

Terpisah, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menyebut bila ke depan ada rencana PSSI untuk menyediakan tempat isolasi. Sarana itu disiapkan saat ada yang dinyatakan positif Covid-19. ”Karena turnamen ini adalah test case untuk penegakan protokol di sepak bola. Maka memang dibuat ketat,” terang pria asal Madiun itu. Ia memastikan bila pihaknya bakal mendukung penuh upaya dari PSSI tersebut.

Di sisi lain pemain-pemain Arema FC juga mendukung penuh program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat itu. ”Sebab dengan pemberian vaksin, perlindungan diri bisa meningkat. Namun, harus tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo. ”Kami saat ini juga diharuskan menjaga keluarga atau orang terdekat,” tambahnya. (rmc/gp/by)

MALANG KOTA – Ini kabar baik bagi seluruh penggawa Arema FC. Sebelum turun di Piala Menpora 2021, mereka dipastikan bakal mendapat suntikan vaksin Sinovac. Rencana itu mencuat setelah Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru (LIB), Akhmad Hadian Lukita memberikan intruksi agar tim-tim dari Liga 1 dan 2 segera melengkapi data pemain untuk keperluan vaksinasi. Selain pemain, jajaran manajemen, pelatih dan staf tim kabarnya juga akan mendapat jatah imunisasi.

Dari informasi yang didapat Jawa Pos Radar Malang, PT LIB kabarnya sudah mengajukan permintaan 5.000 vaksin. Dari total itu, sekitar 1.500 dosis akan dialokasikan kepada kontestan Liga 1. Menanggapi rencana tersebut, dokter tim Arema FC, Nanang Try Wahyudi langsung menyambut baik. ”Meski efektivitasnya 30 atau 60 persen, para pemain pasti saya suruh ikut vaksinasi,” terang alumnus Universitas Gadjah Mada (UGM) itu.

Baca juga : Pemanasan Piala Menpora, Tim Arema FC Mulai Latihan Bersama

Baginya, program vaksinasi untuk atlet memang lebih baik dari pada tidak sama sekali. ”Sebab proteksi berapa persen pun saya rasa sudah sangat luar biasa,” imbuh pria asal Magelang itu. Syukur-syukur, lanjutnya, PSSI bisa mendapatkan vaksin secara mandiri, yang tingkat efektivitasnya lebih baik dibandingkan Sinovac.

Beberapa penggawa Arema FC tercatat sudah menerima vaksinasi Covid-19. Seperti Kushedya Hari Yudo, Bagas Adi Nugroho, Feby Eka Putra, Hanif Sjahbandi, Dedik Setiawan dan Muhammad Rafli. Untuk Dedik, tercatat sudah dua kali divaksin. Sementara lima nama pemain lainnya, diketahui mendapat vaksin itu saat bergabung dengan Timnas.

Meski sejumlah nama telah mendapat vaksin, Dendi Santoso dan kawan-kawan bakal tetap dituntut mematuhi protokol kesehatan (prokes). Baik itu saat latihan, atau ketika nanti sudah tampil di ajang Piala Menpora. ”Salah satu contohnya adalah apabila kami away, akan ada hotel khusus,” tambah Nanang. Bus yang akan membawa tim latihan dan ke pertandingan juga khusus, yang dipastikan sudah patuh terhadap prokes.

Terpisah, General Manager Arema FC, Ruddy Widodo, menyebut bila ke depan ada rencana PSSI untuk menyediakan tempat isolasi. Sarana itu disiapkan saat ada yang dinyatakan positif Covid-19. ”Karena turnamen ini adalah test case untuk penegakan protokol di sepak bola. Maka memang dibuat ketat,” terang pria asal Madiun itu. Ia memastikan bila pihaknya bakal mendukung penuh upaya dari PSSI tersebut.

Di sisi lain pemain-pemain Arema FC juga mendukung penuh program vaksinasi dan penerapan protokol kesehatan yang ketat itu. ”Sebab dengan pemberian vaksin, perlindungan diri bisa meningkat. Namun, harus tetap menjalankan protokol kesehatan,” kata penyerang Arema FC, Kushedya Hari Yudo. ”Kami saat ini juga diharuskan menjaga keluarga atau orang terdekat,” tambahnya. (rmc/gp/by)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru