alexametrics
25C
Malang
Sunday, 18 April 2021

Arema FC Bakal Ubah Strategi Berburu Pemain Asing

MALANG KOTA – Penampilan Bruno Smith dan Caio Ruan di Piala Menpora sedikit banyak mengubah pandangan manajemen Arema FC proses seleksi penggawa asing. Belajar dari kedua sosok asal Brazil itu Tim Singo Edan ke depan bakal memprioritaskan pemain asing yang berpengalaman dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Kalau sosok baru (belum pernah bermain di Indonesia), mereka membutuhkan waktu adaptasi,” ungkap General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo.

Baca juga : Februari, Kontrak Pemain Arema FC Batal Diperpanjang?

Umumnya, lanjut Ruddy, pemain perlu waktu relatif lama untuk melakukan penyesuaian. Akibatnya, pemain kesulitan untuk tune-in dengan tim, termasuk susah mengeluarkan performa terbaiknya.

Meski mengubah strategi transfer pemain. Namun, menurut Ruddy kriteria legiun asing harus bagus tetap dipegang tim. Arema tidak ingin asal-asal dalam merekrut sosok asing.

Maklum, umumnya mereka menjadi salah satu kekuatan tim. Apabila melempem, efeknya bisa dikatakan tidaklah kecil.

“Keinginan kami ke depan adalah mencari penggawa asing yang betul-betul bisa mendongkrak performa tim,” jelas petinggi tim asal Madiun itu.

Arema FC sendiri dipastikan merombak komposisi legiun asing pasca mendapatkan hasil minor Piala Menpora lalu. Dimana, baik Caio dan Bruno bakal dicoret dari Tim Singo Edan untuk Liga 1 mendatang. Permainan kurang maksimal dan kontribusi minim jadi salah satu alasan kenapa mereka dilepas tim.

Pewarta: Galih RP

MALANG KOTA – Penampilan Bruno Smith dan Caio Ruan di Piala Menpora sedikit banyak mengubah pandangan manajemen Arema FC proses seleksi penggawa asing. Belajar dari kedua sosok asal Brazil itu Tim Singo Edan ke depan bakal memprioritaskan pemain asing yang berpengalaman dengan atmosfer sepak bola Indonesia.

“Kalau sosok baru (belum pernah bermain di Indonesia), mereka membutuhkan waktu adaptasi,” ungkap General Manager (GM) Arema FC, Ruddy Widodo.

Baca juga : Februari, Kontrak Pemain Arema FC Batal Diperpanjang?

Umumnya, lanjut Ruddy, pemain perlu waktu relatif lama untuk melakukan penyesuaian. Akibatnya, pemain kesulitan untuk tune-in dengan tim, termasuk susah mengeluarkan performa terbaiknya.

Meski mengubah strategi transfer pemain. Namun, menurut Ruddy kriteria legiun asing harus bagus tetap dipegang tim. Arema tidak ingin asal-asal dalam merekrut sosok asing.

Maklum, umumnya mereka menjadi salah satu kekuatan tim. Apabila melempem, efeknya bisa dikatakan tidaklah kecil.

“Keinginan kami ke depan adalah mencari penggawa asing yang betul-betul bisa mendongkrak performa tim,” jelas petinggi tim asal Madiun itu.

Arema FC sendiri dipastikan merombak komposisi legiun asing pasca mendapatkan hasil minor Piala Menpora lalu. Dimana, baik Caio dan Bruno bakal dicoret dari Tim Singo Edan untuk Liga 1 mendatang. Permainan kurang maksimal dan kontribusi minim jadi salah satu alasan kenapa mereka dilepas tim.

Pewarta: Galih RP

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru