alexametrics
22.4 C
Malang
Tuesday, 17 May 2022

Dibalik Kemenangan Arema FC Melawan Madura United Tadi Malam

RADAR MALANG – Sesuai prediksi, laga Arema FC melawan Madura United tadi malam (1/11) berlangsung sengit. Tim Singo Edan nyaris ditahan imbang jika Rizky Dwi Febrianto tidak melesatkan gol apik dipenghujung pertandingan. Skor imbang yang bertahan selama 2×45 menit pun akhirnya mampu dijebol pemain 24 tahun tersebut lewat tendangan bebas.

Hingga peluit wasit ditiup sebagai tanda berakhirnya pertandingan, Arema berhasil menang melawan laskar berjuluk sape kerrab tersebut. Tendangan bebas Rizky meluncur deras dari jarak jauh menuju pojok kanan gawang Madura United, yang dikawal Muhammad Ridho.

Sebelumnya, sepanjang babak pertama, Arema FC cukup kesulitan menembus pertahanan Madura United. Duet Fachruddin Aryanto dan Jaimerson da Silva Xavier mampu meredam determinasi para penyerang Singo Edan. Sepanjang jalanannya interval pertama itu, tercatat hanya ada ancaman dari empat tendangan bebas yang diciptakan Dedik Setiawan dan kawan-kawan.

Hal berbeda ditunjukkan Madura United, yang tampil lebih menekan. Sepanjang babak pertama, tercatat ada tujuh peluang yang mereka ciptakan. Salah satu yang berbahaya tercipta lewat tandukan Rafael Silva di menit ke-37, memanfaatkan sepak pojok.

Saat jeda pertandingan, perubahan langsung dilakukan Eduardo Almeida. Dedik Setiawan yang kurang berkembang digantikan Muhammad Rafli. Hanif Sjahbandi juga digantikan Jayus Hariono. Pergantian itu sukses membawa perubahan, hingga gol pertama Arema FC pun tercipta di menit 49.

Umpan matang dari Carlos Fortes mampu dikonversikan Kushedya Hari Yudo menjadi gol. Sayangnya, keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Di menit ke 50, Madura United mampu menyamakan skor lewat gol Rafael Silva.

Kemenangan di laga kemarin malam menjadi modal penting bagi Arema FC, yang sabtu nanti (6/11) bakal melakoni derbi bergengsi melawan Persebaya Surabaya. Duel kedua tim diprediksi bakal berlangsung ketat. Sebab keduanya samasama berada dalam motivasi tinggi.

Dari empat pertandingan sebelumnya, Arema FC dan Persebaya samasama mencatatkan tiga kali kemenangan dan sekali seri. Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida menyebut bila pertandingan malam kemarin berjalan sesuai prediksinya. Di mana pertandingan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama ingin mendapatkan kemenangan.

”Tapi kami terus fight untuk menang dan mencoba terus bermain bagus. Akhirnya usaha itu berbuah hasil bagus untuk kami,” kata pria asal Portugal tersebut.

Menanggapi gol dari Rizky Dwi Febrianto, dia menyebut bila itu adalah gol yang bagus. Dia mengatakan jika itu bukanlah gol keberuntungan. Melainkan buah dari usaha yang terus dilakukan sang pemain. ”Rizky terus melatihnya di setiap sesi latihan,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Di laga derbi melawan Persebaya Surabaya, dia memastikan bila timnya bakal all out. ”Kami akan bersiap dan berjuang keras,” kata dia.

Sementara itu, Rizky Dwi Febrianto turut mempersembahkan gol cantiknya untuk istri dan semua orang terdekatnya. ”Saya sebenarnya tidak terpikir sebelumnya untuk menciptakan gol,” kata dia. Meski kalah, pelatih Madura United Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. ”Saya pikir anakanak sudah memberikan perlawanan yang keras. Menciptakan banyak peluang juga. Tapi, sayang kami harus kecolongan di menitmenit akhir,” jelasnya. Lebih lanjut, pria yang akrab disapa RD itu mengaku heran dengan diberikannya pelanggaran yang berbuah tendangan bebas di menit-menit akhir pertandingan kemarin. ”Pelanggarannya di mana, tapi kami akan mencoba melihat lagi video rekamannya,” kata dia. (gp/by/rmc)

RADAR MALANG – Sesuai prediksi, laga Arema FC melawan Madura United tadi malam (1/11) berlangsung sengit. Tim Singo Edan nyaris ditahan imbang jika Rizky Dwi Febrianto tidak melesatkan gol apik dipenghujung pertandingan. Skor imbang yang bertahan selama 2×45 menit pun akhirnya mampu dijebol pemain 24 tahun tersebut lewat tendangan bebas.

Hingga peluit wasit ditiup sebagai tanda berakhirnya pertandingan, Arema berhasil menang melawan laskar berjuluk sape kerrab tersebut. Tendangan bebas Rizky meluncur deras dari jarak jauh menuju pojok kanan gawang Madura United, yang dikawal Muhammad Ridho.

Sebelumnya, sepanjang babak pertama, Arema FC cukup kesulitan menembus pertahanan Madura United. Duet Fachruddin Aryanto dan Jaimerson da Silva Xavier mampu meredam determinasi para penyerang Singo Edan. Sepanjang jalanannya interval pertama itu, tercatat hanya ada ancaman dari empat tendangan bebas yang diciptakan Dedik Setiawan dan kawan-kawan.

Hal berbeda ditunjukkan Madura United, yang tampil lebih menekan. Sepanjang babak pertama, tercatat ada tujuh peluang yang mereka ciptakan. Salah satu yang berbahaya tercipta lewat tandukan Rafael Silva di menit ke-37, memanfaatkan sepak pojok.

Saat jeda pertandingan, perubahan langsung dilakukan Eduardo Almeida. Dedik Setiawan yang kurang berkembang digantikan Muhammad Rafli. Hanif Sjahbandi juga digantikan Jayus Hariono. Pergantian itu sukses membawa perubahan, hingga gol pertama Arema FC pun tercipta di menit 49.

Umpan matang dari Carlos Fortes mampu dikonversikan Kushedya Hari Yudo menjadi gol. Sayangnya, keunggulan tersebut tak berlangsung lama. Di menit ke 50, Madura United mampu menyamakan skor lewat gol Rafael Silva.

Kemenangan di laga kemarin malam menjadi modal penting bagi Arema FC, yang sabtu nanti (6/11) bakal melakoni derbi bergengsi melawan Persebaya Surabaya. Duel kedua tim diprediksi bakal berlangsung ketat. Sebab keduanya samasama berada dalam motivasi tinggi.

Dari empat pertandingan sebelumnya, Arema FC dan Persebaya samasama mencatatkan tiga kali kemenangan dan sekali seri. Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida menyebut bila pertandingan malam kemarin berjalan sesuai prediksinya. Di mana pertandingan berjalan ketat karena kedua tim sama-sama ingin mendapatkan kemenangan.

”Tapi kami terus fight untuk menang dan mencoba terus bermain bagus. Akhirnya usaha itu berbuah hasil bagus untuk kami,” kata pria asal Portugal tersebut.

Menanggapi gol dari Rizky Dwi Febrianto, dia menyebut bila itu adalah gol yang bagus. Dia mengatakan jika itu bukanlah gol keberuntungan. Melainkan buah dari usaha yang terus dilakukan sang pemain. ”Rizky terus melatihnya di setiap sesi latihan,” imbuh pelatih berlisensi UEFA Pro itu.

Di laga derbi melawan Persebaya Surabaya, dia memastikan bila timnya bakal all out. ”Kami akan bersiap dan berjuang keras,” kata dia.

Sementara itu, Rizky Dwi Febrianto turut mempersembahkan gol cantiknya untuk istri dan semua orang terdekatnya. ”Saya sebenarnya tidak terpikir sebelumnya untuk menciptakan gol,” kata dia. Meski kalah, pelatih Madura United Rahmad Darmawan memberikan apresiasi tinggi kepada anak asuhnya. ”Saya pikir anakanak sudah memberikan perlawanan yang keras. Menciptakan banyak peluang juga. Tapi, sayang kami harus kecolongan di menitmenit akhir,” jelasnya. Lebih lanjut, pria yang akrab disapa RD itu mengaku heran dengan diberikannya pelanggaran yang berbuah tendangan bebas di menit-menit akhir pertandingan kemarin. ”Pelanggarannya di mana, tapi kami akan mencoba melihat lagi video rekamannya,” kata dia. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/