alexametrics
27C
Malang
Sunday, 24 January 2021

Pemain Arema Ini Dapat a Blessing in Disguise, Kok Bisa?

MALANG KOTA – A blessing in disguise, begitulah yang dialami pemain Arema FC Titan Agung Bagus Fawwazi. Keputusannya untuk cuti kuliah dari Universitas Brawijaya awalnya karena ingin fokus ikut kompetisi Liga 1. Namun ketika kompetisi ditunda, ternyata dia dipanggil tim nasional U-19. Berkah tersembunyi dengan cuti kuliahnya, dia pun bisa total membela timnas.

Ya, awal November lalu Titan masuk dalam 37 nama yang dipanggil PSSI untuk latihan virtual dengan Tim Merah Putih. Mulai 17 November, dia menjalani latihan di Lapangan Stadion Madya, Jakarta. ”Ada banyak manfaat didapat dengan latihan di timnas,” ungkap pemain berusia 19 tahun itu.

Apalagi, dia melanjutkan, Arema FC juga sedang meliburkan latihan untuk sementara waktu. Salah satu efek positif yang dirasakannya adalah kondisi kebugaran dan sentuhannya bolanya terjaga. Maklum, di pemusatan latihan pemain-pemain timnas ditempa fisik maupun teknik.

Nah, Titan saat ini berpeluang untuk melanjutkan kebersamaan dengan Tim Garuda lebih panjang lagi. Itu karena Timnas U-19 berencana melakukan pemusatan kembali ke luar negeri. Timnas U-19 sendiri terus melakukan persiapan untuk mengikuti event besar. Di antaranya adalah Piala Asia dan Piala Dunia.

Selama mengikuti latihan Timnas U-19, pemain yang sempat berkostum Bhayangkara FC U-18 itu mengaku kalau banyak mendapatkan ilmu baru. Contohnya adalah terkait kedisiplinan dan pantang menyerah. ”Ketika sudah lelah, terus dimotivasi untuk bisa melewati rasa tersebut,” tutur dia menggambarkan latihan di Timnas U-19.

Dia mengakui, bergabung di timnas juga membuat semangatnya terus bertambah. Bagi dia, bisa menjadi pelecut untuk lebih bagus di kompetisi tahun depan. Sebagaimana diketahui, Titan baru sekali mencatatkan penampilan bersama Arema FC. ”Tambah semangat di kompetisi untuk mencatatkan lebih banyak menit bermain,” ungkap mahasiswa Universitas Brawijaya itu.

Sementara itu, asisten pelatih Arema FC Charis Yulianto berharap kalau panggilan timnas bisa dimanfaatkan sebaik mungkin. Entah itu mengembangkan kemampuan atau membela panji Indonesia di kompetisi mancanegara. ”Panggilan timnas itu kesempatan yang langka. Jadi, kalau sudah mendapatkannya harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin,” tutur eks asisten pelatih Borneo FC itu.

Pewarta: Galih RP

- Advertisement -
- Advertisement -

Artikel Terbaru

Wajib Dibaca