alexametrics
32C
Malang
Monday, 19 April 2021

Arema FC: Ayo Cari Solusi, IPW Jangan Provokasi Piala Kemenpora

MALANG KOTA – Arema FC menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan IPW (Indonesia Police Watch) terkait turnamen Piala Menpora yang bakal dihelat 21 Maret mendatang. Menurut Tim Singo Edan, di tengah kondisi sulit saat ini, seharusnya IPW lebih bijaksana dalam mengeluarkan statement, agar tidak menimbulkan efek kurang baik.

“Harusnya IPW memberi atau mencari solusi konstruktif kepada semua pihak. Ayo cari solusi, bukan malah memprovokasi, atau mengancam pihak yang terkait sepak bola tanah air,” jelas Media Officer Arema FC Sudarmaji. Dijelaskan pria asal Banyuwangi itu, kembalinya sepak bola bisa menjadi salah satu sarana untuk mengkampanyekan atau menjalankan pola hidup baru.

Baca juga : Jelang Piala Menpora, Seluruh Pemain Arema FC Bakal Divaksin

Sebab, saat bergulirnya Piala Menpora 2021 semua tim peserta, termasuk pemain, pelatih, dan official wajib menegakkan protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan Covid-19. Mulai dari saat latihan, pertandingan, saat menjalankan perjalanan ke venue, sampai di tempat penginapan. ” Tujuan turnamen ini yakni menjadikan simulasi pola hidup baru di segala aspek termasuk olahraga, di mana sepakbola menjadi salah satu wadahnya,” jelas pria asal Banyuwangi itu. Dari simulasi itu, lanjutnya, nantinya akan menjadik pijakan, bagaimana semua pihak bisa berdampingan menjalankan pola hidup sehat baru dengan tanpa mengorbankan aspek prestasi.

Lebih lanjut, dikatakan Sudarmaji, pernyataan IPW juga kurang bijak melihat fakta bahwa setahun kompetisi tidak bergulir, punya dampak kepada ribuan pelaku sepakbola nasional.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa ajang pramusim Piala Menpora seharusnya tidak digelar. Neta khawatir ajang Piala Menpora 2021 menjadi klaster baru Covid-19.

Pewarta: Galih R P

MALANG KOTA – Arema FC menyayangkan pernyataan yang dikeluarkan IPW (Indonesia Police Watch) terkait turnamen Piala Menpora yang bakal dihelat 21 Maret mendatang. Menurut Tim Singo Edan, di tengah kondisi sulit saat ini, seharusnya IPW lebih bijaksana dalam mengeluarkan statement, agar tidak menimbulkan efek kurang baik.

“Harusnya IPW memberi atau mencari solusi konstruktif kepada semua pihak. Ayo cari solusi, bukan malah memprovokasi, atau mengancam pihak yang terkait sepak bola tanah air,” jelas Media Officer Arema FC Sudarmaji. Dijelaskan pria asal Banyuwangi itu, kembalinya sepak bola bisa menjadi salah satu sarana untuk mengkampanyekan atau menjalankan pola hidup baru.

Baca juga : Jelang Piala Menpora, Seluruh Pemain Arema FC Bakal Divaksin

Sebab, saat bergulirnya Piala Menpora 2021 semua tim peserta, termasuk pemain, pelatih, dan official wajib menegakkan protokol kesehatan (prokes) untuk pencegahan Covid-19. Mulai dari saat latihan, pertandingan, saat menjalankan perjalanan ke venue, sampai di tempat penginapan. ” Tujuan turnamen ini yakni menjadikan simulasi pola hidup baru di segala aspek termasuk olahraga, di mana sepakbola menjadi salah satu wadahnya,” jelas pria asal Banyuwangi itu. Dari simulasi itu, lanjutnya, nantinya akan menjadik pijakan, bagaimana semua pihak bisa berdampingan menjalankan pola hidup sehat baru dengan tanpa mengorbankan aspek prestasi.

Lebih lanjut, dikatakan Sudarmaji, pernyataan IPW juga kurang bijak melihat fakta bahwa setahun kompetisi tidak bergulir, punya dampak kepada ribuan pelaku sepakbola nasional.

Sebelumnya, Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane mengatakan bahwa ajang pramusim Piala Menpora seharusnya tidak digelar. Neta khawatir ajang Piala Menpora 2021 menjadi klaster baru Covid-19.

Pewarta: Galih R P

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru