alexametrics
28.8 C
Malang
Saturday, 13 August 2022

Jangan Terbuai Raihan Clean Sheet

Para penjaga gawang Arema FC melanjutkan catatan nirbobol. Apabila sebelumnya di dua pertandingan terakhir fase grup Piala Presiden dan Trofeo bersama Ronaldinho. Kemarin Sabtu (2/7) giliran di babak 8 besar Piala Presiden. Di mana Adilson Maringa sepanjang 2X45 menit tidak kemasukan gol.

Tercatat kiper asal Brasil tersebut membuat 2-3 save di babak pertama dan kedua. Puncaknya adalah saat membantu tim Singo Edan menang babak penalti. Kemampuan membendung tendangan Dedi Hartono membuat tim menang 5-4 di babak tos-tosan tersebut.

Meski positif,  namun catatan sektor penjaga gawang tersebut diharapkan tidak membuat para penjaga gawang Singo Edan puas. Ini karena dinilai setiap laga yang dihadapi pasti berbeda. Alhasil, butuh terus bekerja keras untuk bisa menjaga konsistensi.

“Perihal tidak kebobolan saya pikir sudah biasa. Di liga 1 lalu kami berapa kali tidak kebobolan,”jelas pelatih kiper Arema FC Jarot Supriadi.

Saat ini total kiper Singo Edan sudah mencatatkan cukup banyak nirbobol sepanjang pertandingan telah dijalani sepanjang pre-sesion ini. Jumlahnya ada 9 kali dari 12 laga telah dijalani.

Bersikap biasa akan capaian para penjaga gawang diakui Jarot Supriadi bukanlah tanpa alasan. Menurutnya tujuan utama saat ini adalah bagaimana menyiapkan semua kiper semaksimal mungkin. Tujuannya supaya saat  Liga 1 kiper bisa dalam performa positif. “Fokus kami adalah bagaimana membuat semua kiper siap,”tutur eks pelatih kiper Timnas U-19 itu.

Menurutnya jika nantinya tiba-tiba Adilson Maringa ada problem, Teguh Amiruddin bisa menggantikannya. Lalu saat keduanya absen, Andriyas Fransisco siap bermain mengisi pos yang ditinggalkan dua rekannya itu. Alhasil, performa semua pengaja bawah mistar tidak mengalami penurunan.

Pengisi pos di bawah mistar bisa dibilang tidak selalu didominasi satu pemain. Ada saatnya pemain berhalangan tampil. Contoh terbarunya adalah pertandingan kedua Piala Presiden 2022 lalu. Teguh harus tampil mengantikan Maringa mengalami problem cedera. Kondisi serupa juga terjadi di BRI Liga 1 lalu. (gp/abm)

Para penjaga gawang Arema FC melanjutkan catatan nirbobol. Apabila sebelumnya di dua pertandingan terakhir fase grup Piala Presiden dan Trofeo bersama Ronaldinho. Kemarin Sabtu (2/7) giliran di babak 8 besar Piala Presiden. Di mana Adilson Maringa sepanjang 2X45 menit tidak kemasukan gol.

Tercatat kiper asal Brasil tersebut membuat 2-3 save di babak pertama dan kedua. Puncaknya adalah saat membantu tim Singo Edan menang babak penalti. Kemampuan membendung tendangan Dedi Hartono membuat tim menang 5-4 di babak tos-tosan tersebut.

Meski positif,  namun catatan sektor penjaga gawang tersebut diharapkan tidak membuat para penjaga gawang Singo Edan puas. Ini karena dinilai setiap laga yang dihadapi pasti berbeda. Alhasil, butuh terus bekerja keras untuk bisa menjaga konsistensi.

“Perihal tidak kebobolan saya pikir sudah biasa. Di liga 1 lalu kami berapa kali tidak kebobolan,”jelas pelatih kiper Arema FC Jarot Supriadi.

Saat ini total kiper Singo Edan sudah mencatatkan cukup banyak nirbobol sepanjang pertandingan telah dijalani sepanjang pre-sesion ini. Jumlahnya ada 9 kali dari 12 laga telah dijalani.

Bersikap biasa akan capaian para penjaga gawang diakui Jarot Supriadi bukanlah tanpa alasan. Menurutnya tujuan utama saat ini adalah bagaimana menyiapkan semua kiper semaksimal mungkin. Tujuannya supaya saat  Liga 1 kiper bisa dalam performa positif. “Fokus kami adalah bagaimana membuat semua kiper siap,”tutur eks pelatih kiper Timnas U-19 itu.

Menurutnya jika nantinya tiba-tiba Adilson Maringa ada problem, Teguh Amiruddin bisa menggantikannya. Lalu saat keduanya absen, Andriyas Fransisco siap bermain mengisi pos yang ditinggalkan dua rekannya itu. Alhasil, performa semua pengaja bawah mistar tidak mengalami penurunan.

Pengisi pos di bawah mistar bisa dibilang tidak selalu didominasi satu pemain. Ada saatnya pemain berhalangan tampil. Contoh terbarunya adalah pertandingan kedua Piala Presiden 2022 lalu. Teguh harus tampil mengantikan Maringa mengalami problem cedera. Kondisi serupa juga terjadi di BRI Liga 1 lalu. (gp/abm)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/