alexametrics
26.5 C
Malang
Friday, 27 May 2022

Recovery Singkat, Coach Arema Optimis Tak Pengaruhi Performa Pemain

JOGJAKARTA – Ini kabar kurang baik bagi Arema FC setelah menghadapi Madura United senin lalu (1/11). Di laga selanjutnya, Sabtu nanti (6/11), mereka akan bersua Persebaya Surabaya. Jeda waktu persiapan kedua tim dipastikan jomplang. Tim Singo Edan hanya punya waktu persiapan selama empat hari. Sementara Green Force-julukan Persebaya, punya waktu lima hari sebelum turun di duel bergengsi itu.

Sadar bila waktu persiapan berbeda, Fisioterapi Sport Arema FC Reta Arroyan menyebut bila timnya bakal langsung fokus pada recovery pemain. Dia juga memastikan bila waktu empat hari sudah cukup bagi timnya untuk mengembalikan kondisi fisik pemain. ”Pemain dan tim medis akan saling bekerja sama untuk memaksimalkan recovery,” tuturnya.

Saat ini, tercatat Arema FC sudah melakoni tiga pertandingan dalam tempo 10 hari. Pertama lawan Persiraja Banda Aceh pada 23 Oktober. Berikutnya meladeni Persita Tangerang 27 Oktober, terakhir berjumpa Madura United. ”Semoga efeknya tidak berpengaruh di lapangan,” harap Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida

Senada dengan Reta, dia juga optimistis program recovery pemainnya bisa berjalan baik. ”Kami mengerjakan segala sesuatu bersama-sama. Untuk recovery, tentu sudah ada yang menanganinya,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Eduardo juga berharap tidak ada pemainnya yang mengalami cedera. (gp/by/rmc)

JOGJAKARTA – Ini kabar kurang baik bagi Arema FC setelah menghadapi Madura United senin lalu (1/11). Di laga selanjutnya, Sabtu nanti (6/11), mereka akan bersua Persebaya Surabaya. Jeda waktu persiapan kedua tim dipastikan jomplang. Tim Singo Edan hanya punya waktu persiapan selama empat hari. Sementara Green Force-julukan Persebaya, punya waktu lima hari sebelum turun di duel bergengsi itu.

Sadar bila waktu persiapan berbeda, Fisioterapi Sport Arema FC Reta Arroyan menyebut bila timnya bakal langsung fokus pada recovery pemain. Dia juga memastikan bila waktu empat hari sudah cukup bagi timnya untuk mengembalikan kondisi fisik pemain. ”Pemain dan tim medis akan saling bekerja sama untuk memaksimalkan recovery,” tuturnya.

Saat ini, tercatat Arema FC sudah melakoni tiga pertandingan dalam tempo 10 hari. Pertama lawan Persiraja Banda Aceh pada 23 Oktober. Berikutnya meladeni Persita Tangerang 27 Oktober, terakhir berjumpa Madura United. ”Semoga efeknya tidak berpengaruh di lapangan,” harap Pelatih Kepala Arema FC Eduardo Almeida

Senada dengan Reta, dia juga optimistis program recovery pemainnya bisa berjalan baik. ”Kami mengerjakan segala sesuatu bersama-sama. Untuk recovery, tentu sudah ada yang menanganinya,” jelas pelatih berlisensi UEFA Pro tersebut. Eduardo juga berharap tidak ada pemainnya yang mengalami cedera. (gp/by/rmc)

Wajib Dibaca

Artikel Terbaru

/